alexametrics
28.8 C
Denpasar
Saturday, May 28, 2022

DLH Mulai Aktifkan Lagi Pengangkutan Sampah ke TPA Mandung

TABANAN, BALI EXPRESS – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabanan kembali mengoperasikan layanan angkut sampah menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mandung setelah sempat terhenti akibat kerusakan yang terjadi pada dua dua ekskavator yang dimiliki.

 

Layanan tersebut mulai diefektifkan kembali sejak kemarin, Minggu (29/8). Seperti dijelaskan Kepala DLH Tabanan I Made Subagia.

 

“Sudah beroperasi secara normal hari ini. Alat beratnya sudah kami perbaiki. Truk-truk sudah mulai mengangkut sampah di beberapa TPS di seputaran Tabanan,” jelas Subagia.

 

Hanya saja, Subagia menyebutkan bahwa perlu waktu seminggu untuk mengangkut sampah yang tertunda pemindahannya dari TPS ke TPA tersebut.

 

Mengingat penundaan yang sempat terjadi selama seminggu lamanya membuat volume sampah di TPS yang mesti diangkut ke TPA cukup banyak.

 

Selain itu, pihaknya bahkan sampai menambahn jam operasional petugas. “Agar lebih cepat tuntas,” katanya.

 

Dia menjelaskan, untuk sementara ini baru dua alat berat di TPA Mandung yang dioperasikan. Selebihnya, satu unit lagi masih perlu perbaikan. Ketiga alat berat itu terhitung sudah uzur. Perlu peremajaan. Apalagi setiap hari dioperasikan.

 

“Kerusakan kemarin akibat ada mesinnya yang terbakar,” jelasnya lagi.

 

Selama ini, ekskavator itu dioperasikan untuk meratakan sampah di TPA. Sehingga sampah-sampah yang baru bisa didrop. Terlebih selama ini, sampah yang masuk ke TPA Mandung dalam seharinya bisa mencapai 80 ton.


TABANAN, BALI EXPRESS – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabanan kembali mengoperasikan layanan angkut sampah menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mandung setelah sempat terhenti akibat kerusakan yang terjadi pada dua dua ekskavator yang dimiliki.

 

Layanan tersebut mulai diefektifkan kembali sejak kemarin, Minggu (29/8). Seperti dijelaskan Kepala DLH Tabanan I Made Subagia.

 

“Sudah beroperasi secara normal hari ini. Alat beratnya sudah kami perbaiki. Truk-truk sudah mulai mengangkut sampah di beberapa TPS di seputaran Tabanan,” jelas Subagia.

 

Hanya saja, Subagia menyebutkan bahwa perlu waktu seminggu untuk mengangkut sampah yang tertunda pemindahannya dari TPS ke TPA tersebut.

 

Mengingat penundaan yang sempat terjadi selama seminggu lamanya membuat volume sampah di TPS yang mesti diangkut ke TPA cukup banyak.

 

Selain itu, pihaknya bahkan sampai menambahn jam operasional petugas. “Agar lebih cepat tuntas,” katanya.

 

Dia menjelaskan, untuk sementara ini baru dua alat berat di TPA Mandung yang dioperasikan. Selebihnya, satu unit lagi masih perlu perbaikan. Ketiga alat berat itu terhitung sudah uzur. Perlu peremajaan. Apalagi setiap hari dioperasikan.

 

“Kerusakan kemarin akibat ada mesinnya yang terbakar,” jelasnya lagi.

 

Selama ini, ekskavator itu dioperasikan untuk meratakan sampah di TPA. Sehingga sampah-sampah yang baru bisa didrop. Terlebih selama ini, sampah yang masuk ke TPA Mandung dalam seharinya bisa mencapai 80 ton.


Most Read

Artikel Terbaru

/