28.8 C
Denpasar
Monday, January 30, 2023

Anggaran Upasaksi Ngaben Massal di Bangli Diusulkan Tambah Rp 600 Juta

BANGLI, BALI EXPRESS- Banyak upacara ngaben massal di Bangli tahun ini. Anggaran belanja banten upasaksi ngaben massal yang sediakan Pemkab Bangli pun menipis. Dengan demikian, perlu ditambah lagi, sehingga tidak ada masyarakat yang menyelenggarakan ngaben massal kecele.

Bagian Kesra Setda Bangli Setda Kabupaten Bangli I Gede Eddy Hartawan, Minggu (28/8) menyatakan sudah mengusulkan penambahan anggaran itu  dalam rancangan Perubahan APBD 2022, yang kini tengah dibahas di DPRD Bangli. Pihaknya mengusulkan Rp 600 juta. Besaran usulan itu dirasa cukup sampai tutup tahun 2022.

Eddy Hartawan menegaskan bahwa pihaknya sudah melakukan pendataan,  sebelum merancang usulan sebesar itu. Pendataan yang dimaksud adalah mencari informasi yang akan melaksanakan ngaben massal hingga akhir tahun ini. Hal itu penting supaya anggaran yang disediakan tidak kurang atau sisa terlalu banyak. “Cari data dulu biar tidak terlalu banyak silpa. Rp 600 itu kelihatan bisa untuk stok 2022,” katanya.

Baca Juga :  Lontar Usada Beber Ramuan Cemcem Bisa Dipakai Beragam Obat

Sementara untuk usulan 2023, Eddy Hartawan mengusulkan Rp 3 miliar. Jumlah ini sama dengan anggaran induk APBD 2022. Pihaknya mengusulkan sebesar itu karena hitung-hitungannya ngaben massal banyak dilaksanakan tahun ini. Kalau toh nanti kurang, maka akan ditambah dalam Perubahan APBD 2023. “Kurang ditambah, kalau kelebihan biar tidak banyak silpa,” ujarnya.

Anggaran bantuan ngaben massal ini sempat disinggung dalam rapat paripurna DPRD Bangli dengan agenda pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Bangli terhadap Ranperda Perubahan APBD 2022, Selasa (23/8). Pada kesempatan itu, Fraksi Demokrat membuka ruang penambahan anggaran. “Fraksi Demokrat berharap ke pemerintah agar tetap menganggarkan dan menambah biaya upacara Pitra Yadnya, bilamana masih dianggap kurang,” kata Ketua Fraksi Demokrat I Made Sudiasa.

 

Baca Juga :  Buang Sampah Sembarangan di Cempaga, Denda 10 Kg Beras

Diberitakan sebelumnya,  anggaran tersebut bisa dicairkan untuk masyarakat yang menggelar upacara ngaben massal. Masyarakat tinggal mengundang bupati untuk hadir pada kegiatan upacara tersebut. Dalam penyalurannya, pemerintah menghitung jumlah sawa yang diupacarai. Per sawa Rp 1 juta, sehingga semakin banyak sawa, semakin besar pula bantuannya. (wan)


BANGLI, BALI EXPRESS- Banyak upacara ngaben massal di Bangli tahun ini. Anggaran belanja banten upasaksi ngaben massal yang sediakan Pemkab Bangli pun menipis. Dengan demikian, perlu ditambah lagi, sehingga tidak ada masyarakat yang menyelenggarakan ngaben massal kecele.

Bagian Kesra Setda Bangli Setda Kabupaten Bangli I Gede Eddy Hartawan, Minggu (28/8) menyatakan sudah mengusulkan penambahan anggaran itu  dalam rancangan Perubahan APBD 2022, yang kini tengah dibahas di DPRD Bangli. Pihaknya mengusulkan Rp 600 juta. Besaran usulan itu dirasa cukup sampai tutup tahun 2022.

Eddy Hartawan menegaskan bahwa pihaknya sudah melakukan pendataan,  sebelum merancang usulan sebesar itu. Pendataan yang dimaksud adalah mencari informasi yang akan melaksanakan ngaben massal hingga akhir tahun ini. Hal itu penting supaya anggaran yang disediakan tidak kurang atau sisa terlalu banyak. “Cari data dulu biar tidak terlalu banyak silpa. Rp 600 itu kelihatan bisa untuk stok 2022,” katanya.

Baca Juga :  Buang Sampah Sembarangan di Cempaga, Denda 10 Kg Beras

Sementara untuk usulan 2023, Eddy Hartawan mengusulkan Rp 3 miliar. Jumlah ini sama dengan anggaran induk APBD 2022. Pihaknya mengusulkan sebesar itu karena hitung-hitungannya ngaben massal banyak dilaksanakan tahun ini. Kalau toh nanti kurang, maka akan ditambah dalam Perubahan APBD 2023. “Kurang ditambah, kalau kelebihan biar tidak banyak silpa,” ujarnya.

Anggaran bantuan ngaben massal ini sempat disinggung dalam rapat paripurna DPRD Bangli dengan agenda pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Bangli terhadap Ranperda Perubahan APBD 2022, Selasa (23/8). Pada kesempatan itu, Fraksi Demokrat membuka ruang penambahan anggaran. “Fraksi Demokrat berharap ke pemerintah agar tetap menganggarkan dan menambah biaya upacara Pitra Yadnya, bilamana masih dianggap kurang,” kata Ketua Fraksi Demokrat I Made Sudiasa.

 

Baca Juga :  Kerabat Kru Meninggal, Ajang Uji Nyali di Bekas RSU Bangli Batal

Diberitakan sebelumnya,  anggaran tersebut bisa dicairkan untuk masyarakat yang menggelar upacara ngaben massal. Masyarakat tinggal mengundang bupati untuk hadir pada kegiatan upacara tersebut. Dalam penyalurannya, pemerintah menghitung jumlah sawa yang diupacarai. Per sawa Rp 1 juta, sehingga semakin banyak sawa, semakin besar pula bantuannya. (wan)


Most Read

Artikel Terbaru