28.7 C
Denpasar
Friday, December 9, 2022

Gedong Penyimpenan Alat Upacara Terbakar, Korban Alami Kerugian 70 Juta

GIANYAR, BALI EXPRESS – Sebuah bangunan gedong penyimpanan alat-alat kelengkapan upacara dilalap si jago merah Kamis (29/9) di Puri Kelodan, Lingkungan Padangtegal, Kelurahan Ubud, Kecamatan Ubud, Gianyar. Akibatnya korban diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp 70 Juta.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, peristiwa itu menimpa bangunan gedong penyimpenan peralatan kelengkapan upacara berukuran 4 x 5 meter milik Anak Agung Oka Kacipta, 84, sekitar pukul 11.30 WITA. Saat itu saksi AA Gede Bayu Paramarta yang kebetulan melintas di Jalan Sugriwa sepulangnya dari membayar pajak kendaraan bermotor kebetulan bertemu dengan temannya yang menyampaikan bahwa gedong penyimpenan alat-alat upacara miliknya mengeluarkan asap dari atapnya.

Atas informasi tersebut, kemudian masuk kerumahnya dan membangunkan saksi AA Alit Sri yang kebetulan sedang tidur di kamar dan menyampaikan bahwa ada kebakaran. Sehingga saksi AA Gede Bayu Paramarta dan saksi AA Alit Sri langsung mengecek ke merajan dan memang benar disaksikan gedong penyimpenan alat-alat upacara terbakar. Kemudian saksi berteriak meminta tolong sehingga satu per satu warga mulai berdatangan dan melakukan upaya pemadaman api dengan peralatan seadanya sembari menunggu petugas Pemadam Kebakatan Gianyar tiba di lokasi.

Baca Juga :  Desa Tusan Dideadline 60 Hari untuk Tindaklanjuti Hasil Audit Kerugian Negara

Akhirnya sekitar pukul 12.00 WITA, 3 unit mobil Pemadam Kebakaran Kabupaten Gianyar tiba di TKP dan melakukan upaya pemadaman dengan menyemprotkan air ke bangunan gedong penyimpenan alat upacara. Sekitar pukul 12.15 WITA api pun berhasil dipadamkan dan tidak sampai merembet kebangunan lainnya.

Kapolsek Ubud Kompol I Gusti Ngurah Yudistira membenarkan perihal peristiwa kebakaran tersebut. Dirinya menjelaskan bahwa setelah menerima laporan dari warga pihaknya langsung turun ke TKP dan melakukan olah TKP setelah api berhasil dipadamkam. “Untuk sebab-sebab terjadinya peristiwa  kebakaran, sementara diduga diakibatkan oleh api pembakaran dupa, dimana sebelum terjadinya kebakaran dari pihak keluarga sempat menghaturkan sesajen,” ujarnya.

Akibat peristiwa tersebut, bangunan gedong penyimpenan alat-alat upacara milik korban terbakar beserta isinya seperti wastra, tedung, dan alat upacara lainnya. “Tidak ada korban jiwa hanyanya saja korban mengalami kerugian materil yang diperkirakan kurang lebih sebesar Rp 70.000.000. Korban tidak melaporkan kejadian itu ke Polsek Ubud dan menerima kejadian itu sebagai musibah,” tandasnya.

Baca Juga :  Ngayah Bikin Pondasi Penyengker Pura, Warga Bitra Tewas Tertimbun

GIANYAR, BALI EXPRESS – Sebuah bangunan gedong penyimpanan alat-alat kelengkapan upacara dilalap si jago merah Kamis (29/9) di Puri Kelodan, Lingkungan Padangtegal, Kelurahan Ubud, Kecamatan Ubud, Gianyar. Akibatnya korban diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp 70 Juta.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, peristiwa itu menimpa bangunan gedong penyimpenan peralatan kelengkapan upacara berukuran 4 x 5 meter milik Anak Agung Oka Kacipta, 84, sekitar pukul 11.30 WITA. Saat itu saksi AA Gede Bayu Paramarta yang kebetulan melintas di Jalan Sugriwa sepulangnya dari membayar pajak kendaraan bermotor kebetulan bertemu dengan temannya yang menyampaikan bahwa gedong penyimpenan alat-alat upacara miliknya mengeluarkan asap dari atapnya.

Atas informasi tersebut, kemudian masuk kerumahnya dan membangunkan saksi AA Alit Sri yang kebetulan sedang tidur di kamar dan menyampaikan bahwa ada kebakaran. Sehingga saksi AA Gede Bayu Paramarta dan saksi AA Alit Sri langsung mengecek ke merajan dan memang benar disaksikan gedong penyimpenan alat-alat upacara terbakar. Kemudian saksi berteriak meminta tolong sehingga satu per satu warga mulai berdatangan dan melakukan upaya pemadaman api dengan peralatan seadanya sembari menunggu petugas Pemadam Kebakatan Gianyar tiba di lokasi.

Baca Juga :  Bakar Sampah, Meru Pura Dadia Pasek Bebetin Tebakar

Akhirnya sekitar pukul 12.00 WITA, 3 unit mobil Pemadam Kebakaran Kabupaten Gianyar tiba di TKP dan melakukan upaya pemadaman dengan menyemprotkan air ke bangunan gedong penyimpenan alat upacara. Sekitar pukul 12.15 WITA api pun berhasil dipadamkan dan tidak sampai merembet kebangunan lainnya.

Kapolsek Ubud Kompol I Gusti Ngurah Yudistira membenarkan perihal peristiwa kebakaran tersebut. Dirinya menjelaskan bahwa setelah menerima laporan dari warga pihaknya langsung turun ke TKP dan melakukan olah TKP setelah api berhasil dipadamkam. “Untuk sebab-sebab terjadinya peristiwa  kebakaran, sementara diduga diakibatkan oleh api pembakaran dupa, dimana sebelum terjadinya kebakaran dari pihak keluarga sempat menghaturkan sesajen,” ujarnya.

Akibat peristiwa tersebut, bangunan gedong penyimpenan alat-alat upacara milik korban terbakar beserta isinya seperti wastra, tedung, dan alat upacara lainnya. “Tidak ada korban jiwa hanyanya saja korban mengalami kerugian materil yang diperkirakan kurang lebih sebesar Rp 70.000.000. Korban tidak melaporkan kejadian itu ke Polsek Ubud dan menerima kejadian itu sebagai musibah,” tandasnya.

Baca Juga :  Paska Terbakar, Siswa SDN 3 Patas Belajar Pakai Sistem Shift

Most Read

Artikel Terbaru

/