28.7 C
Denpasar
Friday, December 9, 2022

Kebakaran Merembet, Tiga Bangunan Ludes, Kerugian Capai Setengah Miliar Lebih

GIANYAR, BALI EXPRESS – Selain di Kecamatan Ubud, peristiwa kebakaran juga terjadi di wilayah Kecamatan Sukawati dihari yang sama. Dimana sebuah kebakaran menimpa tiga bangunan di Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Kamis (29/9) sekitar pukul 11.00 WITA.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan bahwa peristiwa itu bermula ketika muncul percikan api di bangunan lantai 2 milik I Ketut Kaler, 68. Dimana bangunan lantai 2 tersebut merupakan kamar tidur dan lantai 1 digunakan untuk membuat kerajinan perak. Saat dicek oleh salah seorang saksi yang ada di TKP, api sudah membesar di lantai 2 dan dengan cepat membakar bangunan lantaran pada lantai 2 terbuat dari kayu.

Baca Juga :  Jelang Indonesian Badminton Festival, Hotel di Bali Mulai Dibooking

Atas kondisi tersebut, saksi  kemudian meminta bantuan kepada warga sekitar untuk mencoba memadamkan api serta warga turut menghubungi Bhabinkamtibmas. Selanjutnya Bhabinkamtibmas melaporkan kejadian ini ke Polsek Sukawati yang kemudian Polsek Sukawati menghubungi Damkar Gianyar.

Naas, saat warga sedang fokus memadamkan api dilokasi tersebut, tertiup angin kencang sehingga percikan api mengenai salah satu bangunan  piasan dengan ukuran 5 x 5 meter yang beratapkan ijuk milik I Made Sudarmanta, 52. Tak hanya disitu, percikan api juga terbawa angin hingga mengenai bangunan Sanggah Kemulan (Rong Telu) beratapkan ijuk milik I Wayan Sulastra, 55. Selanjutnya empat unit armada Damkar Gianyar tiba di TKP dan langsung memadamkan api. Sekitar pukul 12.45 WITA api berhasil dipadamkan.

Baca Juga :  Gasak Motor Usai Pesta Miras, Pria NTT Diciduk, Rekannya Buron

Kapolsek Sukawati, Kompol Decky Hendra Wijaya membenarkan perihal peristiwa kebakaran tersebut. Dirinya mengatakan bahwa akibat kebakaran tersebut bangunan lantai berukuran 10 x 10 meter milik I Ketut Kaler, kemudian bangunan piasan ukuran 5 x 5 meter milik I Made Sudarmanta dan bangunan Sanggah Kemulan milik I Wayan Sulstra ludes terbakar. “Diprediksi kerugian yang dialami masing-masing Rp 450 Juta, Rp 100 Juta dan Rp 25 Juta,” ujarnya saat dikonfirmasi terpisah.

Penyebab kebakaran kata dia untuk sementara diduga akibat konsleting listrik yang terjadi di lantai 2 bangunan milik I Ketut Kaler.


GIANYAR, BALI EXPRESS – Selain di Kecamatan Ubud, peristiwa kebakaran juga terjadi di wilayah Kecamatan Sukawati dihari yang sama. Dimana sebuah kebakaran menimpa tiga bangunan di Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Kamis (29/9) sekitar pukul 11.00 WITA.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan bahwa peristiwa itu bermula ketika muncul percikan api di bangunan lantai 2 milik I Ketut Kaler, 68. Dimana bangunan lantai 2 tersebut merupakan kamar tidur dan lantai 1 digunakan untuk membuat kerajinan perak. Saat dicek oleh salah seorang saksi yang ada di TKP, api sudah membesar di lantai 2 dan dengan cepat membakar bangunan lantaran pada lantai 2 terbuat dari kayu.

Baca Juga :  Jelang Indonesian Badminton Festival, Hotel di Bali Mulai Dibooking

Atas kondisi tersebut, saksi  kemudian meminta bantuan kepada warga sekitar untuk mencoba memadamkan api serta warga turut menghubungi Bhabinkamtibmas. Selanjutnya Bhabinkamtibmas melaporkan kejadian ini ke Polsek Sukawati yang kemudian Polsek Sukawati menghubungi Damkar Gianyar.

Naas, saat warga sedang fokus memadamkan api dilokasi tersebut, tertiup angin kencang sehingga percikan api mengenai salah satu bangunan  piasan dengan ukuran 5 x 5 meter yang beratapkan ijuk milik I Made Sudarmanta, 52. Tak hanya disitu, percikan api juga terbawa angin hingga mengenai bangunan Sanggah Kemulan (Rong Telu) beratapkan ijuk milik I Wayan Sulastra, 55. Selanjutnya empat unit armada Damkar Gianyar tiba di TKP dan langsung memadamkan api. Sekitar pukul 12.45 WITA api berhasil dipadamkan.

Baca Juga :  Jika Pariwisata Dibuka, Bali Terapkan New Normal Terintegrasi

Kapolsek Sukawati, Kompol Decky Hendra Wijaya membenarkan perihal peristiwa kebakaran tersebut. Dirinya mengatakan bahwa akibat kebakaran tersebut bangunan lantai berukuran 10 x 10 meter milik I Ketut Kaler, kemudian bangunan piasan ukuran 5 x 5 meter milik I Made Sudarmanta dan bangunan Sanggah Kemulan milik I Wayan Sulstra ludes terbakar. “Diprediksi kerugian yang dialami masing-masing Rp 450 Juta, Rp 100 Juta dan Rp 25 Juta,” ujarnya saat dikonfirmasi terpisah.

Penyebab kebakaran kata dia untuk sementara diduga akibat konsleting listrik yang terjadi di lantai 2 bangunan milik I Ketut Kaler.


Most Read

Artikel Terbaru

/