alexametrics
27.8 C
Denpasar
Saturday, June 25, 2022

Tes SKB CPNS Buleleng, 529 Peserta Perebutkan 231 Formasi

SINGARAJA, BALI EXPRESS – Pelaksanaan tes SKB CPNS Buleleng Tahun 2021 dilaksanakan di kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Bali, Sabtu (27/11) pagi. Sebanyak 529 peserta yang lolos dalan tes SKD beberapa waktu lalu mengikuti tes SKB untuk memperebutkan 231 formasi yang dibuka Kabupaten Buleleng.

Pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Bidang ini pun dipantau langsung Sekda Buleleg Gede Suyasa serta Kapolres Buleleng AKBP Andrian Pramudianto. Tes SKB dilakukan dengan metode Computer Assisted Test (CAT). Suyasa menyampaikan pelaksanaan SKB telah dilakukan dengan memedomani petunjuk teknis (juknis) dari pusat. Protokol Kesehatan (prokes) juga dilakukan dengan ketat. Jumlah peserta SKB yang jauh lebih sedikit dibandingkan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).  “Tentu lebih mudah mengatur karena pesertanya lebih sedikit, semua yang perlu dijalankan sudah dijalankan,” ungkapnya.

Suyasa menambahkan, CPNS yang didapatkan dari hasil seleksi dengan sistem CAT akan memberikan pegawai negeri yang memiliki kualitas baik. Dengan proses seleksi yang banyak mengadopsi digitalisasi, transparansi menurutnya sangat dikedepankan. “Kita berharap CPNS yang dihasilkan mampu mendorong pemerintah menjalankan program-program dengan lebih baik dan lebih cepat serta berkualitas. Dengan proses seleksi yang semuanya sudah digitalisasi jadi transparansi dan akuntabilitas nya sudah terjaga,” pungkasnya.

Berkaitan dengan teknis pelaksanaan SKB CPNS Kabupaten Buleleng Tahun 2021. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Buleleng I Gede Wisnawa menjelaskan bahwa SKB dilaksanakan selama 2 hari.  Dari total 536 peserta, terdapat 7 orang yang absen mengikuti tes. “Seluruh peserta dibagi menjadi 6 sesi. Hari pertama dilaksanakan 4 sesi, dan hari kedua dilaksanakan 2 sesi. 7 Peserta tidak hadir mengikuti SKB,” ujarnya.  

salah satu peserta yang mengikuti tes SKB CPNS tahun 2021, Luh Ayu Agustini menuturkan, teknis pelaksanaan tes serupa dengan teknis pelaksanaan SKD sebelumnya. Pengenalan wajah juga dilakukan untuk menghindari adanya kecurangan saat tes. Selanjutnya melakukan pemenuhan kelengkapan administrasi lalu mulai tes. Ayu sapaan akrab gadis 26 tahun itu pun mengaku menjawab 100 soal dengan metode CAT.

Ayu yang melamar pada formasi jurnalis mengatakan soal-soal yang dikerjakan cukup sulit dan mengecoh. Pertanyaan didominasi dengan soal sejarah serta perkembangan media masa. Sisanya terkait dengan Kode Etik Jurnalistik, tugas wartawan serta Undang-Undang Pers Nmor 40 tahun 1999. Pun demikian, Ayu yang berlatar belakang seorang jurnalis mampu melewati tes dengan lancar dan memperoleh nilai tertinggi yakni 320. “Pertanyaan terkait dengan wartawan sedikit di soal itu. Lebih banyak teori komunikasi. Intinya soal-soal lumayan sulit tapi sesuai dengan formasinya. Untuk hasilnya nanti digabung dengan nilai SKD, baru ada nilai akhir,” terangnya. 


SINGARAJA, BALI EXPRESS – Pelaksanaan tes SKB CPNS Buleleng Tahun 2021 dilaksanakan di kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Bali, Sabtu (27/11) pagi. Sebanyak 529 peserta yang lolos dalan tes SKD beberapa waktu lalu mengikuti tes SKB untuk memperebutkan 231 formasi yang dibuka Kabupaten Buleleng.

Pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Bidang ini pun dipantau langsung Sekda Buleleg Gede Suyasa serta Kapolres Buleleng AKBP Andrian Pramudianto. Tes SKB dilakukan dengan metode Computer Assisted Test (CAT). Suyasa menyampaikan pelaksanaan SKB telah dilakukan dengan memedomani petunjuk teknis (juknis) dari pusat. Protokol Kesehatan (prokes) juga dilakukan dengan ketat. Jumlah peserta SKB yang jauh lebih sedikit dibandingkan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).  “Tentu lebih mudah mengatur karena pesertanya lebih sedikit, semua yang perlu dijalankan sudah dijalankan,” ungkapnya.

Suyasa menambahkan, CPNS yang didapatkan dari hasil seleksi dengan sistem CAT akan memberikan pegawai negeri yang memiliki kualitas baik. Dengan proses seleksi yang banyak mengadopsi digitalisasi, transparansi menurutnya sangat dikedepankan. “Kita berharap CPNS yang dihasilkan mampu mendorong pemerintah menjalankan program-program dengan lebih baik dan lebih cepat serta berkualitas. Dengan proses seleksi yang semuanya sudah digitalisasi jadi transparansi dan akuntabilitas nya sudah terjaga,” pungkasnya.

Berkaitan dengan teknis pelaksanaan SKB CPNS Kabupaten Buleleng Tahun 2021. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Buleleng I Gede Wisnawa menjelaskan bahwa SKB dilaksanakan selama 2 hari.  Dari total 536 peserta, terdapat 7 orang yang absen mengikuti tes. “Seluruh peserta dibagi menjadi 6 sesi. Hari pertama dilaksanakan 4 sesi, dan hari kedua dilaksanakan 2 sesi. 7 Peserta tidak hadir mengikuti SKB,” ujarnya.  

salah satu peserta yang mengikuti tes SKB CPNS tahun 2021, Luh Ayu Agustini menuturkan, teknis pelaksanaan tes serupa dengan teknis pelaksanaan SKD sebelumnya. Pengenalan wajah juga dilakukan untuk menghindari adanya kecurangan saat tes. Selanjutnya melakukan pemenuhan kelengkapan administrasi lalu mulai tes. Ayu sapaan akrab gadis 26 tahun itu pun mengaku menjawab 100 soal dengan metode CAT.

Ayu yang melamar pada formasi jurnalis mengatakan soal-soal yang dikerjakan cukup sulit dan mengecoh. Pertanyaan didominasi dengan soal sejarah serta perkembangan media masa. Sisanya terkait dengan Kode Etik Jurnalistik, tugas wartawan serta Undang-Undang Pers Nmor 40 tahun 1999. Pun demikian, Ayu yang berlatar belakang seorang jurnalis mampu melewati tes dengan lancar dan memperoleh nilai tertinggi yakni 320. “Pertanyaan terkait dengan wartawan sedikit di soal itu. Lebih banyak teori komunikasi. Intinya soal-soal lumayan sulit tapi sesuai dengan formasinya. Untuk hasilnya nanti digabung dengan nilai SKD, baru ada nilai akhir,” terangnya. 


Most Read

Artikel Terbaru

/