alexametrics
25.8 C
Denpasar
Sunday, May 29, 2022

Desa Tangguh Dewata Rancang Kesehatan dan Pangan Warga Tangguh

GIANYAR, BALI EXPRESS-Polres Gianyar bersama instansi terkait menata masyarakat di wilayah hukumnya. Salah satunya adalah menjadikan sebuah desa yang tangguh menjaga kesehatan masyarakatnya, baik dalam menghadapi Covid -19, juga tangguh dalam ketahanan pangan. 

Desa Tanggguh Dewata  merupakan program terobosan Kapolres Gianyar, yang salah satunya dititik-beratkan guna menekan penyebaran Covid-19, sekaligus mempertahankan ketahanan pangan.

Kali ini yang didapuk jadi Desa Tangguh Dewata adalah Banjar Tarukan, Desa Mas, Kecamatan Ubud, Gianyar.  Banjar Tarukan dipilih karena ada desa wisata juga ketersediaan bahan pangan.

Kapolres Gianyar AKBP l Dewa Made Adnyana, Senin (28/12), menyampaikan ucapan terimakasih kepada warga Desa Mas, khususnya Banjar Tarukan atas launchingnya Desa Tangguh Dewata.  

Dikatakannya, ada tiga bidang yang ditangguhkan atau dikuatkan masing-masing, yaitu bidang kesehatan, salah satunya menerapkan hidup bersih guna mencegah penyebaran Covid-19.

Kemudian bidang ekonomi, salah satunya ketahanan pangan dengan aktif menanam dan menebar bibit ikan.

Khusus di bidang keamanan, labjutnya, bila ada permasalahan yang ringan diluar jalur hukum dipersilakan untuk diselesaikan secara kekeluargaan, guna mencarikan solusi terbaik, dan penerapan jalur hukum langkah paling terakhir.

“Melalui launching Desa Tangguh Dewata tidak ada yang terkonfirmasi Covid-19, penyebaran Covid-19 terputus, dan   stok pangan juga mencukupi, ” jelasnya. 

Diharapkan, Kapolsek Ubud agar  setiap bulan melakukan evaluasi Desa Wisata Tangguh Dewata. 

“Tujuan dilaksanakannya Desa Tangguh Dewata untuk mengajak masyarakat bersama sama membangun desa yang bersih, sehat, bebas dari Covid-19, tangguh pangan dan tangguh wisata,” jelasnya.

Perbekel Desa Mas I Wayan Gede Dharma Yuda menyampaikan terima kasih atas ditunjuknya Banjar Tarukan sebagai Desa Tangguh Dewata. Desa Mas juga telah mulai melakukan penataan lingkungan dan telah terbukti Banjar Nyuh Kuning berhasil meraih juara dua tingkat nasional. 

“Desa Mas selalu siap bila ditunjuk sebagai Desa Percontohan dan Desa Mas salah satunya desa yang  aktif dalam penanggulangan Covid-19 dan Desa Adat Mas telah membuat pararem (aturan adat) wajib menggunakan masker,” tandasnya. 

 


GIANYAR, BALI EXPRESS-Polres Gianyar bersama instansi terkait menata masyarakat di wilayah hukumnya. Salah satunya adalah menjadikan sebuah desa yang tangguh menjaga kesehatan masyarakatnya, baik dalam menghadapi Covid -19, juga tangguh dalam ketahanan pangan. 

Desa Tanggguh Dewata  merupakan program terobosan Kapolres Gianyar, yang salah satunya dititik-beratkan guna menekan penyebaran Covid-19, sekaligus mempertahankan ketahanan pangan.

Kali ini yang didapuk jadi Desa Tangguh Dewata adalah Banjar Tarukan, Desa Mas, Kecamatan Ubud, Gianyar.  Banjar Tarukan dipilih karena ada desa wisata juga ketersediaan bahan pangan.

Kapolres Gianyar AKBP l Dewa Made Adnyana, Senin (28/12), menyampaikan ucapan terimakasih kepada warga Desa Mas, khususnya Banjar Tarukan atas launchingnya Desa Tangguh Dewata.  

Dikatakannya, ada tiga bidang yang ditangguhkan atau dikuatkan masing-masing, yaitu bidang kesehatan, salah satunya menerapkan hidup bersih guna mencegah penyebaran Covid-19.

Kemudian bidang ekonomi, salah satunya ketahanan pangan dengan aktif menanam dan menebar bibit ikan.

Khusus di bidang keamanan, labjutnya, bila ada permasalahan yang ringan diluar jalur hukum dipersilakan untuk diselesaikan secara kekeluargaan, guna mencarikan solusi terbaik, dan penerapan jalur hukum langkah paling terakhir.

“Melalui launching Desa Tangguh Dewata tidak ada yang terkonfirmasi Covid-19, penyebaran Covid-19 terputus, dan   stok pangan juga mencukupi, ” jelasnya. 

Diharapkan, Kapolsek Ubud agar  setiap bulan melakukan evaluasi Desa Wisata Tangguh Dewata. 

“Tujuan dilaksanakannya Desa Tangguh Dewata untuk mengajak masyarakat bersama sama membangun desa yang bersih, sehat, bebas dari Covid-19, tangguh pangan dan tangguh wisata,” jelasnya.

Perbekel Desa Mas I Wayan Gede Dharma Yuda menyampaikan terima kasih atas ditunjuknya Banjar Tarukan sebagai Desa Tangguh Dewata. Desa Mas juga telah mulai melakukan penataan lingkungan dan telah terbukti Banjar Nyuh Kuning berhasil meraih juara dua tingkat nasional. 

“Desa Mas selalu siap bila ditunjuk sebagai Desa Percontohan dan Desa Mas salah satunya desa yang  aktif dalam penanggulangan Covid-19 dan Desa Adat Mas telah membuat pararem (aturan adat) wajib menggunakan masker,” tandasnya. 

 


Most Read

Artikel Terbaru

/