alexametrics
26.5 C
Denpasar
Wednesday, May 18, 2022

Tahun Baru di Bali Diamankan 12 Ribu Personil Gabungan

DENPASAR, BALI EXPRESS – Tahun Baru 2022 tinggal menghitung hari, namun Pulau Dewata masih dijangkiti pandemi Covid-19. Sehingga Polda Bali bersinergi dengan TNI dan instansi terkait lainnya, untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat serta kepadatan arus lalu lintas terutama menuju lokasi wisata. Karena dapat memicu kerumunan yang berpotensi mempermudah penularan virus tersebut.

Tak tanggung-tanggung, sebanyak 12 ribu personil gabungan pun disiagakan. Hal itu disampaikan Wakapolda Bali, Brigjen Pol I Ketut Suardana dalam rilis akhir tahun 2021 di Gedung Perkasa Raga Garwita Mapolda Bali, Rabu (29/12). “12 personil yang kami siagakan adalah kolaborasi antara Polri, TNI, Satpol PP, dan instansi terkait lainnya, selain itu untuk Nataru Polri sendiri serentak menggelar Operasi Lilin di setiap wilayah,” tuturnya.

Personil gabungan tersebut akan disebar di beberapa pos pengamanan. Pihaknya juga akan melakukan penebalan pengamanan di pintu-pintu masuk Bali, yakni Pelabuhan Padangbai Karangasem, Pelabuhan Gilimanuk Jembrana. Tindakan serupa juga dilaksanakan di obyek-obyek wisata, seperti daerah Kuta, Sanur serta Ubud. Bukan hanya penebalan pengamanan, Polda menggandeng Dinas Perhubungan Provinsi Bali untuk melakukan rekayasa lalulintas di wilayah Kuta.

Bahkan rencananya akan dilakukan penutupan bagi kendaraan khususnya akses menuju Pantai, sehingga harus berjalan kaki untuk mencapainya. Mengingat Kuta selalu padat dengan wisatawan saat tahun baru dan berpotensi menjadi kemacetan. Kemudian agar pengunjung tidak lanjut berkerumun, batas buka obyek wisata pun dibatasi hingga pukul 23.00 sesuai dengan Surat Edaran (SE) Gubernur Bali.

“Dilaksanakan seperti tahun lalu, rekayasa lalu lintas dan ada penutupan, tujuannya agar proses perjalanan trasnportasi, baik barang, orang dan kendaraan bisa lancar dan tidak tersendat. Namun lihat perkembangan nanti, yang pasti kerumunan-kerumunan itu kami jaga semua dengan mengawasi prokesnya,” tandasnya. Lebih lanjut, Brigjen Suardana menekankan pihaknya untuk mengencarkan Testing, Tracing dan Treatment (3T) sebagai antisipasi masuknya varian baru Omicron.

Begitupun vaksinasi masyarakat digencarkan. Karena dinilai ampuh untuk menghadapi varian yang digadang-gadang lima kali lebih cepat penyebarannya ini. Dirinya merasa bersyukur karena vaksinasi Bali sendiri saat ini sudah mencapai 102 persen lebih untuk dosis pertama dan 90 persen lebih untuk dosis kedua.

Sejalan dengan vaksinasi anak-anak dari usia 6-11 tahun yang disebut sudah mencapai diangka 85 persen dari target yang ditentukan. “Kami harap vaksinasi masyarakat segera rampung, untuk vaksinasi anak kami targetkan rampung akhir Desember tahun ini, kami juga membentuk satgas Covid-19 di seluruh Polsek jajaran dan melanjutkan satgas yustisi, agar pandemi ini cepat berakhir,” pungkasnya.






Reporter: I Gede Paramasutha

DENPASAR, BALI EXPRESS – Tahun Baru 2022 tinggal menghitung hari, namun Pulau Dewata masih dijangkiti pandemi Covid-19. Sehingga Polda Bali bersinergi dengan TNI dan instansi terkait lainnya, untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat serta kepadatan arus lalu lintas terutama menuju lokasi wisata. Karena dapat memicu kerumunan yang berpotensi mempermudah penularan virus tersebut.

Tak tanggung-tanggung, sebanyak 12 ribu personil gabungan pun disiagakan. Hal itu disampaikan Wakapolda Bali, Brigjen Pol I Ketut Suardana dalam rilis akhir tahun 2021 di Gedung Perkasa Raga Garwita Mapolda Bali, Rabu (29/12). “12 personil yang kami siagakan adalah kolaborasi antara Polri, TNI, Satpol PP, dan instansi terkait lainnya, selain itu untuk Nataru Polri sendiri serentak menggelar Operasi Lilin di setiap wilayah,” tuturnya.

Personil gabungan tersebut akan disebar di beberapa pos pengamanan. Pihaknya juga akan melakukan penebalan pengamanan di pintu-pintu masuk Bali, yakni Pelabuhan Padangbai Karangasem, Pelabuhan Gilimanuk Jembrana. Tindakan serupa juga dilaksanakan di obyek-obyek wisata, seperti daerah Kuta, Sanur serta Ubud. Bukan hanya penebalan pengamanan, Polda menggandeng Dinas Perhubungan Provinsi Bali untuk melakukan rekayasa lalulintas di wilayah Kuta.

Bahkan rencananya akan dilakukan penutupan bagi kendaraan khususnya akses menuju Pantai, sehingga harus berjalan kaki untuk mencapainya. Mengingat Kuta selalu padat dengan wisatawan saat tahun baru dan berpotensi menjadi kemacetan. Kemudian agar pengunjung tidak lanjut berkerumun, batas buka obyek wisata pun dibatasi hingga pukul 23.00 sesuai dengan Surat Edaran (SE) Gubernur Bali.

“Dilaksanakan seperti tahun lalu, rekayasa lalu lintas dan ada penutupan, tujuannya agar proses perjalanan trasnportasi, baik barang, orang dan kendaraan bisa lancar dan tidak tersendat. Namun lihat perkembangan nanti, yang pasti kerumunan-kerumunan itu kami jaga semua dengan mengawasi prokesnya,” tandasnya. Lebih lanjut, Brigjen Suardana menekankan pihaknya untuk mengencarkan Testing, Tracing dan Treatment (3T) sebagai antisipasi masuknya varian baru Omicron.

Begitupun vaksinasi masyarakat digencarkan. Karena dinilai ampuh untuk menghadapi varian yang digadang-gadang lima kali lebih cepat penyebarannya ini. Dirinya merasa bersyukur karena vaksinasi Bali sendiri saat ini sudah mencapai 102 persen lebih untuk dosis pertama dan 90 persen lebih untuk dosis kedua.

Sejalan dengan vaksinasi anak-anak dari usia 6-11 tahun yang disebut sudah mencapai diangka 85 persen dari target yang ditentukan. “Kami harap vaksinasi masyarakat segera rampung, untuk vaksinasi anak kami targetkan rampung akhir Desember tahun ini, kami juga membentuk satgas Covid-19 di seluruh Polsek jajaran dan melanjutkan satgas yustisi, agar pandemi ini cepat berakhir,” pungkasnya.






Reporter: I Gede Paramasutha

Most Read

Artikel Terbaru

/