alexametrics
28.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

APD Dangintukadaya Sampaikan Mosi Tak Percaya Pada Kadus Sebual

NEGARA, BALI EXPRESS – Sejumlah warga Banjar Sebual, Desa Dangintukadaya yang mengatasnamakan dirinya Aliansi Peduli Desa (APD) Dangintukadaya, Senin (29/3) mendatangi kantor Desa setempat. Kedatangan itu untuk menyampaikan mosi tidak percaya terhadap Kepala Dusun (Kadus) Sebual.

 

Koordinator APD Dangintukadaya Putu Oka Margana dan Made Widiarsa mengatakan kedatangan mereka untuk menyampaikan surat pernyataan terhadap kinerja Kadus Sebual Ketut PA. Mereka mengaku tidak mempercayai kepemimpinan dan kinerja Kadus yang dinilai sering bertindak di luar kewajaran sebagai pelayan masyarakat, sehingga menurunkan wibawa Banjar.

 

“Kami sepakat menuntut sikap Kepala Desa agar menindaklanjuti dugaan pelanggaran mengingat jabatan Kadus sebagai perangkat desa yang harus tetap dijaga kewibawaannya baik etika, moral maupun norma hukum,” ujar Oka Margana.

 

Prilaku Kadus selama ini dinilai sering terindikasi lepas dari tugas pokok fungsi layaknya sebagai Kadus. Seperti adanya dugaan pungli terhadap warga pindahan di luar masyarakat Sebual.

 

“Ini harus ditindaklanjuti dengan tegas karena jelas melanggar Peraturan Presiden No 87 tahun  2016 tentang Satgas Saber Pungli,” jelasnya.

 

Pihaknya pada pertemuan itu, tidak menuntut perbekel /pemerintah untuk melakukan eksekusi. Namun hanya ingin mendengar pernyataan bahwa apa yang dilakukan Ketut PA selaku Kadus itu melanggar. Dengan adanya  pernyataan dari Kepala Desa, bahwa Kadus sudah diberikan SP 1 dan perbuatannya itu merupakan suatu bentuk pelanggaran, pihak APD mengaku menerima. 

 

“Untuk kelanjutannya nanti Kami akan koordinasikan lagi,” tegasnya. 

 

Sementara Kepala Desa Dangintukadaya Gusti Putu Murdi mengatakan pihaknya menyampaikan terimakasih kepada aliansi yang datang ke Kantor Desa untuk menyampaikan aspirasinya.

 

Pihaknya lanjut Gusti Putu Murdi sejatinya sebelumnya sudah menindaklanjuti dengan turun ke lapangan bersama BPD dn Aparat Desa juga Banjar. Sehingga dari keterangan yang didapat  di lapangan pihaknya sudah memberikan surat peringatan kepada Kadus. Pihaknya juga berharap Ketut PA selaku Kadus tidak mengulangi lagi hal itu dan mau memperbaiki  karakternya serta lebih banyak bersosialisasi dengan masyarakat. 

 

“Sebelum aliansi datang, Kami jauh-jauh hari sudah menindaklanjuti informasi itu (prilaku Kadus, Red). Apalagi itu sempat diunggah di media sosial. Namun Kami tetap praduga tidak bersalah dan Kami berikan peringatan. Kami harap dengan peringatan itu tidak terjadi lagi hal seperti itu,” pungkasnya. 


NEGARA, BALI EXPRESS – Sejumlah warga Banjar Sebual, Desa Dangintukadaya yang mengatasnamakan dirinya Aliansi Peduli Desa (APD) Dangintukadaya, Senin (29/3) mendatangi kantor Desa setempat. Kedatangan itu untuk menyampaikan mosi tidak percaya terhadap Kepala Dusun (Kadus) Sebual.

 

Koordinator APD Dangintukadaya Putu Oka Margana dan Made Widiarsa mengatakan kedatangan mereka untuk menyampaikan surat pernyataan terhadap kinerja Kadus Sebual Ketut PA. Mereka mengaku tidak mempercayai kepemimpinan dan kinerja Kadus yang dinilai sering bertindak di luar kewajaran sebagai pelayan masyarakat, sehingga menurunkan wibawa Banjar.

 

“Kami sepakat menuntut sikap Kepala Desa agar menindaklanjuti dugaan pelanggaran mengingat jabatan Kadus sebagai perangkat desa yang harus tetap dijaga kewibawaannya baik etika, moral maupun norma hukum,” ujar Oka Margana.

 

Prilaku Kadus selama ini dinilai sering terindikasi lepas dari tugas pokok fungsi layaknya sebagai Kadus. Seperti adanya dugaan pungli terhadap warga pindahan di luar masyarakat Sebual.

 

“Ini harus ditindaklanjuti dengan tegas karena jelas melanggar Peraturan Presiden No 87 tahun  2016 tentang Satgas Saber Pungli,” jelasnya.

 

Pihaknya pada pertemuan itu, tidak menuntut perbekel /pemerintah untuk melakukan eksekusi. Namun hanya ingin mendengar pernyataan bahwa apa yang dilakukan Ketut PA selaku Kadus itu melanggar. Dengan adanya  pernyataan dari Kepala Desa, bahwa Kadus sudah diberikan SP 1 dan perbuatannya itu merupakan suatu bentuk pelanggaran, pihak APD mengaku menerima. 

 

“Untuk kelanjutannya nanti Kami akan koordinasikan lagi,” tegasnya. 

 

Sementara Kepala Desa Dangintukadaya Gusti Putu Murdi mengatakan pihaknya menyampaikan terimakasih kepada aliansi yang datang ke Kantor Desa untuk menyampaikan aspirasinya.

 

Pihaknya lanjut Gusti Putu Murdi sejatinya sebelumnya sudah menindaklanjuti dengan turun ke lapangan bersama BPD dn Aparat Desa juga Banjar. Sehingga dari keterangan yang didapat  di lapangan pihaknya sudah memberikan surat peringatan kepada Kadus. Pihaknya juga berharap Ketut PA selaku Kadus tidak mengulangi lagi hal itu dan mau memperbaiki  karakternya serta lebih banyak bersosialisasi dengan masyarakat. 

 

“Sebelum aliansi datang, Kami jauh-jauh hari sudah menindaklanjuti informasi itu (prilaku Kadus, Red). Apalagi itu sempat diunggah di media sosial. Namun Kami tetap praduga tidak bersalah dan Kami berikan peringatan. Kami harap dengan peringatan itu tidak terjadi lagi hal seperti itu,” pungkasnya. 


Most Read

Artikel Terbaru

/