alexametrics
25.8 C
Denpasar
Sunday, May 29, 2022

Diajak Cari Pandan Harum, Wajah Siswa Kelas 4 SD Diterkam Anjing

KARANGASEM, BALI EXPRESS – NKDP, 11, anak asal Banjar Dinas Bukit Catu, Desa Selumbung, Manggis, harus dilarikan ke RSUP Sanglah, Jumat (29/4). Pasalnya, ia mengalami luka di bagian kelopak mata dan bibir akibat diterkam anjing peliharaan milik warga di Banjar Dinas Siig, Desa/Kecamatan Manggis.

Kapolsek Manggis, Kompol I Ketut Eka Jaya menjelaskan, korban mendatangi rumah tersebut lantaran disuruh bibinya membeli minyak goreng (migor) dan pandan harum (pudak). Korban pun menyanggupi permintaan bibinya, dan bergegas berangkat berjalan kaki, karena jarak rumah dengan tempat yang disuruh oleh bibinya berdekatan.

Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), korban pun dibawakan minyak goreng oleh Ni Ketut Sartini. Karena tidak ada pandan harum, Ni Ketut Sartini kemudian mengajak korban untuk ke kebun. Saat itu, anjing yang menggigit korban sedang tidur di teras rumah bersama kucing peliharaannya. “Anjingnya tiba tiba langsung bangun dan menerjang dan kemudian menggigit mukanya,” ujar Kapolsek Manggis Kompol I Ketut Eka Jaya dikonfirmasi Sabtu (30/4).

Setelah menerkam korban, anjing lokal berwarna putih tersebut diusir oleh pemiliknya, sedangkan korban diantar pulang ke rumahnya oleh saksi I Wayan Renis yang kebetulan saat itu lewat di lokasi kejadian. Karena mengalami luka yang cukup parah, paman dan bibi korban pun melarikan korban ke Puskesmas Manggis 1 untuk mendapatkan pertolongan pertama.

“Kemarin (Jumat) langsung dibawa ke RSUP Sanglah sama keluarga dan dokter di RSUD Karangasem, karena ditakutkan rabies,” lanjut Eka Jaya.

Sedangkan anjing yang menggigit korban, belum diketahui apakah rabies karena kabur setelah dipukul oleh pemiliknya. (dir)

 


KARANGASEM, BALI EXPRESS – NKDP, 11, anak asal Banjar Dinas Bukit Catu, Desa Selumbung, Manggis, harus dilarikan ke RSUP Sanglah, Jumat (29/4). Pasalnya, ia mengalami luka di bagian kelopak mata dan bibir akibat diterkam anjing peliharaan milik warga di Banjar Dinas Siig, Desa/Kecamatan Manggis.

Kapolsek Manggis, Kompol I Ketut Eka Jaya menjelaskan, korban mendatangi rumah tersebut lantaran disuruh bibinya membeli minyak goreng (migor) dan pandan harum (pudak). Korban pun menyanggupi permintaan bibinya, dan bergegas berangkat berjalan kaki, karena jarak rumah dengan tempat yang disuruh oleh bibinya berdekatan.

Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), korban pun dibawakan minyak goreng oleh Ni Ketut Sartini. Karena tidak ada pandan harum, Ni Ketut Sartini kemudian mengajak korban untuk ke kebun. Saat itu, anjing yang menggigit korban sedang tidur di teras rumah bersama kucing peliharaannya. “Anjingnya tiba tiba langsung bangun dan menerjang dan kemudian menggigit mukanya,” ujar Kapolsek Manggis Kompol I Ketut Eka Jaya dikonfirmasi Sabtu (30/4).

Setelah menerkam korban, anjing lokal berwarna putih tersebut diusir oleh pemiliknya, sedangkan korban diantar pulang ke rumahnya oleh saksi I Wayan Renis yang kebetulan saat itu lewat di lokasi kejadian. Karena mengalami luka yang cukup parah, paman dan bibi korban pun melarikan korban ke Puskesmas Manggis 1 untuk mendapatkan pertolongan pertama.

“Kemarin (Jumat) langsung dibawa ke RSUP Sanglah sama keluarga dan dokter di RSUD Karangasem, karena ditakutkan rabies,” lanjut Eka Jaya.

Sedangkan anjing yang menggigit korban, belum diketahui apakah rabies karena kabur setelah dipukul oleh pemiliknya. (dir)

 


Most Read

Artikel Terbaru

/