alexametrics
26.5 C
Denpasar
Tuesday, July 5, 2022

Sopir Bus dan Kondektur Terminal Mengwi Disweeping

BALI EXPRESS, BADUNG – Dalam rangka Operasi Ketupat Agung 2019 dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah Tahun 2019, Direktorat Narkoba Polda Bali bersama Polres Badung dan Dinas Perhubungan Kabupaten Badung melaksanakan kegiatan sweeping dan tes urin kepada sopir bus dan kondektur angkutan darat di Terminal Mengwi Badung Bali, Rabu (29/5).

Para sopir bus yang berhenti di Terminal Mengwi diminta petugas untuk turun dari kendaraannya, dan diarahkan menuju tempat dilaksanakannya tes urin oleh Biddokes Polda Bali. Di sela-sela pelaksanaan tes urine, Binops Ditresnarkoba Polda Bali AKBP I Gede Sujana mengatakan, kegiatan seperti untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat pengemudi yang eror karena terpengaruh oleh narkoba.

“Saya sangat bersyukur, dari hasil tes urin, hasilnya semua negatif. Dari sekitar 30 sopir yang dites urine, petugas tidak menemukan sopir yang positif mengkonsumsi narkoba,” ungkap Sujana.

Selain untuk deteksi dini terhadap adanya penyalahgunaan narkoba yang dilakukan oleh awak bus, baik itu sopir bus maupun kondektur, hal ini juga untuk memastikan sopir yang mengantar pemudik terbebas dari penggunaan narkoba sehingga mengantar pemudik hingga tempat tujuan dengan selamat.

 “Apabila ada sopir bus yang kedapatan menggunakan narkoba, jelas akan diberikan sanksi tegas sesuai amanat undang-Undang,” tutupnya.


BALI EXPRESS, BADUNG – Dalam rangka Operasi Ketupat Agung 2019 dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah Tahun 2019, Direktorat Narkoba Polda Bali bersama Polres Badung dan Dinas Perhubungan Kabupaten Badung melaksanakan kegiatan sweeping dan tes urin kepada sopir bus dan kondektur angkutan darat di Terminal Mengwi Badung Bali, Rabu (29/5).

Para sopir bus yang berhenti di Terminal Mengwi diminta petugas untuk turun dari kendaraannya, dan diarahkan menuju tempat dilaksanakannya tes urin oleh Biddokes Polda Bali. Di sela-sela pelaksanaan tes urine, Binops Ditresnarkoba Polda Bali AKBP I Gede Sujana mengatakan, kegiatan seperti untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat pengemudi yang eror karena terpengaruh oleh narkoba.

“Saya sangat bersyukur, dari hasil tes urin, hasilnya semua negatif. Dari sekitar 30 sopir yang dites urine, petugas tidak menemukan sopir yang positif mengkonsumsi narkoba,” ungkap Sujana.

Selain untuk deteksi dini terhadap adanya penyalahgunaan narkoba yang dilakukan oleh awak bus, baik itu sopir bus maupun kondektur, hal ini juga untuk memastikan sopir yang mengantar pemudik terbebas dari penggunaan narkoba sehingga mengantar pemudik hingga tempat tujuan dengan selamat.

 “Apabila ada sopir bus yang kedapatan menggunakan narkoba, jelas akan diberikan sanksi tegas sesuai amanat undang-Undang,” tutupnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/