Minggu, 24 Oct 2021
Bali Express
Home / Bali
icon featured
Bali

PPKM Berbasis Desa Diperpanjang, Satgas Awasi Jalur Penyeberangan

30 Juni 2021, 18: 18: 24 WIB | editor : Nyoman Suarna

PPKM Berbasis Desa Diperpanjang, Satgas Awasi Jalur Penyeberangan

Sekretaris Satgas Covid-19 Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa.

Share this      

SINGARAJA, BALI EXPRESS – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis desa/kelurahan kembali diperpanjang. Perpanjangan PPKM ini berlaku mulai dari 29 Juli 2021 hingga 13 Juli 2021. Dengan adanya perpanjangan PPKM lewat SE Bupati Nomor 1600/COVID-19/VI/2021 Tentang perpanjangan PPKM, maka SE Bupati Buleleng Nomor 1509/SE/Pem/VI/2021 tanggal 9 Juni 2021 tentang Penanganan Corona Viris Disease 2019 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku lagi.

Dalam SE Bupati Buleleg yang baru tentang perpanjangan PPKM disebutkan, WHO untuk perkantoran tetap dilakukan 50 persen. Diperbolehkan melakukan pembelajaran tatap muka untuk perguruan tinggi dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Untuk sector esensial seperti industry, pelayanan dasar, utilitas public, proyek vital nasional, pasar, toko, swalayan, supermarket, mall dapat beroperasi 100 persen dengan penerapan protokol kesehatan dan jam operasional hingga pukul 22.00 wita.

Untuk restoran serta warung makan yang melayani makan di temapt dilakukan pembatasan jam operasional hingga jam 22.00 wita. Kapasitas pengunjung diatur 50 persen dari daya tamping biasanya. Namun untuk restoran yang hanya melayani pesan antar diperbolehkan buka hingga 24 jam.

Baca juga: KMP Yunicee Tenggelam, Sopir Jawa-Bali Asal Pedawa Selamat Dari Maut

Dalam SE terbaru itu juga menegaskan penyelenggaraan pelabuhan dan transportasi darat agar mengatur dan memperketat pelaksanaan protokol kesehatan dan pemeriksaan persyaratan perjalanan PPDN, termasuk mengatur ketersediaan SDM dan peralatan serta memberikan laporan harian kepada satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Buleleng. selain itu juga melaksanakan pemeriksaan secara insidentil terhadap PPDN yang menggunakan pelabuhan dan jalan nasional dengan mengaktifkan pos pemeriksaan yang bersinergi dengan aparat TNI/POLRI pada perbatasan wilayah guna memastikan pelaksanaan protokol kesehatan dan persyaratan perjalanan bagi PPDN.

Sekretaris Satgas Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa mengatakan pemantauan dan pemeriksaan terus dilakukan secara ketat terhadap PPDN. Termasuk penumpang kapal yang datang dari luar daerah pada pelabuhan yang ada di Buleleng. Baik yang ada di Pelabuhan Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak dan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Sangsit, Kecamatan Sawan. Sebelumnya juga ada Pelabuhan Pegametan namun sekarang tidak beroperasi lagi. “ Sudah dipantau semua. Jadi ada di Celukan Bawang dan juga di Sangsit,” jelasnya.

(bx/dhi/man/JPR)

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia