alexametrics
26.5 C
Denpasar
Wednesday, August 17, 2022

Barang Bukti Dimusnahkan, Ada Tembakau Gorila, Samurai hingga Bahan Peledak

SINGARAJA, BALI EXPRESS – Sejumlah barang bukti yang disita dari beberapa kasus berjejer sarpi di atas meja. Dari ujng meja hingga ujung meja satunya penuh dengan barang bukti. Seluruh barang-barang itu dimusnahkan sebab sudah memiliki keputusan hukum tetap atau inkracht, Kamis (30/6) siang.

 

Kepala Kejaksaan Negeri Buleleng, Rizal Syah Nyaman menjelaskan, sejumlah barang bukti yang dimusnahkan tersebut berasal dari 50 perkara. Perkara yang masih mendominasi masih seputar narkotika sebanyak 16 perkara. Kemudian disusul perkara persetubuhan serta kehutanan masing-masing sebanyak 6 perkara. “Tertinggi masih narkotika, diantaranya sabu-sabu 15,19 gram bruto atau 12,34 gram netto. Lalu ada tembakau gorila atau tembakau sintetis seberat 19,04 gram bruto atau 17,75 gram netto. Kemudian ada obat keras jenis Trihexy phenidyl seberat 2 gram atau setara dengan 800 butir,” terangnya.

Baca Juga :  Hutan Lereng Gunung Agung Terbakar, Pura Madya Hangus

 

Barang bukti yang dimusnahkan di Kantor Kejaksaan Negeri Buleleng itu merupakan kumulasi kasus dari Januari 2022 hingga Juni 2022. “Itu semua adalah barang bukti dari perkara tindak pidana. Entah itu pelecehan, narkotika, perjudian, pencurian. Semuanya diakumulasi dan hari ini dimusnahkan tanpa sisa. Dan tentunya yang sudah berkekuatan hukum tetap,” ujarnya.

 

Pemusnahan barang bukti dilakukan dengan tiga metode. Yakni penghancuran lewat blender, pembakaran serta pemotongan. Sejumlah barang bukti seperti sabu-sabu, tembakau gorila dan bahan narkotika dihancurkan dengan menggunakan blender dan dicampur dengan detergen. Sementara barng-barang berupa potongan baju, tas, berkas, beberapa handpohone dilakukn dengan pembakaran. Sedangkan barang bukti berupa linggis, samurai serta sajam lainnya dipotong menjadi beberapa bagian menggunakan mesin pemotong gerinda.

Baca Juga :  Ketua LPD Anturan dan Tamblang Jadi Tersangka Korupsi





Reporter: Dian Suryantini

SINGARAJA, BALI EXPRESS – Sejumlah barang bukti yang disita dari beberapa kasus berjejer sarpi di atas meja. Dari ujng meja hingga ujung meja satunya penuh dengan barang bukti. Seluruh barang-barang itu dimusnahkan sebab sudah memiliki keputusan hukum tetap atau inkracht, Kamis (30/6) siang.

 

Kepala Kejaksaan Negeri Buleleng, Rizal Syah Nyaman menjelaskan, sejumlah barang bukti yang dimusnahkan tersebut berasal dari 50 perkara. Perkara yang masih mendominasi masih seputar narkotika sebanyak 16 perkara. Kemudian disusul perkara persetubuhan serta kehutanan masing-masing sebanyak 6 perkara. “Tertinggi masih narkotika, diantaranya sabu-sabu 15,19 gram bruto atau 12,34 gram netto. Lalu ada tembakau gorila atau tembakau sintetis seberat 19,04 gram bruto atau 17,75 gram netto. Kemudian ada obat keras jenis Trihexy phenidyl seberat 2 gram atau setara dengan 800 butir,” terangnya.

Baca Juga :  Tebing Tujuh Meter Longsor, Terjang Rumah, Penghuni Sempat Terjebak

 

Barang bukti yang dimusnahkan di Kantor Kejaksaan Negeri Buleleng itu merupakan kumulasi kasus dari Januari 2022 hingga Juni 2022. “Itu semua adalah barang bukti dari perkara tindak pidana. Entah itu pelecehan, narkotika, perjudian, pencurian. Semuanya diakumulasi dan hari ini dimusnahkan tanpa sisa. Dan tentunya yang sudah berkekuatan hukum tetap,” ujarnya.

 

Pemusnahan barang bukti dilakukan dengan tiga metode. Yakni penghancuran lewat blender, pembakaran serta pemotongan. Sejumlah barang bukti seperti sabu-sabu, tembakau gorila dan bahan narkotika dihancurkan dengan menggunakan blender dan dicampur dengan detergen. Sementara barng-barang berupa potongan baju, tas, berkas, beberapa handpohone dilakukn dengan pembakaran. Sedangkan barang bukti berupa linggis, samurai serta sajam lainnya dipotong menjadi beberapa bagian menggunakan mesin pemotong gerinda.

Baca Juga :  Putusan Ashari Inkrah, BPD Celukan Bawang Diminta Proses PAW





Reporter: Dian Suryantini

Most Read

Artikel Terbaru

/