alexametrics
27.6 C
Denpasar
Wednesday, August 17, 2022

Berkilah Faktor Ekonomi, Asep Nekat Curi Sapi

TABANAN, BALI EXPRESS – Wayan Asep Saputra, 24, akhirnya diamankan Polres Tabanan karena mencuri sapi betina milik Ketut Suarya di Banjar Batutampih Kangin, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri. Pelaku berdalih nekat mencuri karena kebutuhan ekonomi.

Kanit Reskrim Polres Tabanan, Ipda Anggi Wahyu Romadhoni ketika gelar pekara kasus ini pada Rabu (29/6) menyebutkan, Asep diamankan di rumahnya, di Banjar Baturiti Kaja, Desa Baturiti, Kerambitan.

“Kejadian terjadi pada awal bulan Juni lalu, setelah melakukan penyelidikan sesuai dengan petunjuk yang didapat dan laporan korban. Pelaku diamankan pada 17 Juni 2022,” jelasnya.

Modus operandi yang digunakan pelaku yakni dengan melepaskan tali pengikat sapi dari patok besi yang berlokasi di areal perkebunan milik korban.

Baca Juga :  Dilindas Truk di Lampu Merah, Motor Ringsek, Siswa SMK Melaya Selamat

Kronologi kejadian, diuraikan Ipda Anggi, pada 1 Juni, korban yang memiliki dua ekor sapi bermaksud memberi air sapi-sapinya tersebut. Namun ketika dilihat di kebunnya, satu sapinya sudah hilang, atas kejadin tersebut, korban langsung melapor ke Polres Tabanan.

“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian Rp 13 juta. Barang bukti yang diamankan adalah uang Rp 2 juta yang merupakan sisa penjualan sapi, satu unit sepeda motor dan satu unit pikap,” tambahnya.

 






Reporter: IGA Kusuma Yoni

TABANAN, BALI EXPRESS – Wayan Asep Saputra, 24, akhirnya diamankan Polres Tabanan karena mencuri sapi betina milik Ketut Suarya di Banjar Batutampih Kangin, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri. Pelaku berdalih nekat mencuri karena kebutuhan ekonomi.

Kanit Reskrim Polres Tabanan, Ipda Anggi Wahyu Romadhoni ketika gelar pekara kasus ini pada Rabu (29/6) menyebutkan, Asep diamankan di rumahnya, di Banjar Baturiti Kaja, Desa Baturiti, Kerambitan.

“Kejadian terjadi pada awal bulan Juni lalu, setelah melakukan penyelidikan sesuai dengan petunjuk yang didapat dan laporan korban. Pelaku diamankan pada 17 Juni 2022,” jelasnya.

Modus operandi yang digunakan pelaku yakni dengan melepaskan tali pengikat sapi dari patok besi yang berlokasi di areal perkebunan milik korban.

Baca Juga :  Ditinggal Beli Rokok, Rumah di Banyuning Terbakar

Kronologi kejadian, diuraikan Ipda Anggi, pada 1 Juni, korban yang memiliki dua ekor sapi bermaksud memberi air sapi-sapinya tersebut. Namun ketika dilihat di kebunnya, satu sapinya sudah hilang, atas kejadin tersebut, korban langsung melapor ke Polres Tabanan.

“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian Rp 13 juta. Barang bukti yang diamankan adalah uang Rp 2 juta yang merupakan sisa penjualan sapi, satu unit sepeda motor dan satu unit pikap,” tambahnya.

 






Reporter: IGA Kusuma Yoni

Most Read

Artikel Terbaru

/