alexametrics
24.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

TWA Gunung Batur Bukit Payang Terbakar, Diduga Oknum Buka Lahan

BANGLI, BALI EXPRESS – Kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Batur Bukit Payang, wilayah Desa Batur Selatan, Kecamatan Kintamani mengalami kebakaran, Selasa (29/9) sore. Setelah sempat dipadamkan Rabu (30/9) dini hari, titik api kembali muncul beberapa jam kemudian. Sekitar dua hektare lahan terbakar. Hasil penyelidikan Polres Bangli, kebakaran terjadi diduga berawal dari oknum yang membuka lahan di hutan. Demikian ditegaskan Kapolres Bangli AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan, Rabu (30/9).

Dhana Aryawan menyampaikan, berdasarkan hasil olah TKP, ditemukan 14 titik api. Pihaknya juga menduga ada penebangan pohon untuk pembukaan lahan oleh oknum. Itu berada sekitar 50 meter dari titik awal api yang dilihat oleh saksi. Di tempat itu juga ada sisa-sisa pembakaran ranting dari pohon yang ditebang. “Kami menduga sumber api ini melompat (merembet) menjadi sumber kebakaran hutan. Ini baru dugaan,” terang Dhana Aryawan.

Untuk membuktikan dugaan tersebut, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Mantan Kapolres Mappi, Papua tersebut juga memastikan bahwa polisi akan mencari oknum yang membuka lahan di hutan karena melanggar Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan. “Kami sedang melakukan lidik, siapa oknum yang melakukan pembukaan hutan dimaksud,” jelas kapolres asal Tabanan itu.

Informasi yang didapat Bali Express (Jawa Pos Group), kebakaran diketahui warga Selasa sekitar pukul 17.00. Warga melihat titik api di pinggir jalan raya jalur Bubung Kelambu menuju Culali, kawasan TWA Gunung Batur Bukit Payang.  Mendapat informasi itu, petugas pemadam kebakaran Pemkab Bangli langsung ke lokasi. Pemadaman dilakukan bersama TNI, Polri, warga dan pihak terkait lainnya. Api sempat padam Rabu sekitar  pukul 02.00. Namun beberapa jam setelah itu, api kembali muncul. Petugas pemadam yang sudah sempat balik ke kantornya di Kota Bangli  kembali ke lokasi.

Kasatpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Bangli Dewa Agung Suryadarma mengungkapkan, pihaknya menurunkan dua unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi Selasa sore. Pemadam juga dibantu pihak terkait dan masyarakat dengan menggunakan mobil tangki serta pemadaman secara manual. Terutama kobaran api di atas bukit yang tidak bisa dijangkau mobil pemadam. Sehingga harus dilakukan secara manual, seperti penyekatan dan tindakan lain.  Pemadam, lanjut dia juga dibantu hujan gerimis Selasa malam sekitar pukul 21.00.


BANGLI, BALI EXPRESS – Kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Batur Bukit Payang, wilayah Desa Batur Selatan, Kecamatan Kintamani mengalami kebakaran, Selasa (29/9) sore. Setelah sempat dipadamkan Rabu (30/9) dini hari, titik api kembali muncul beberapa jam kemudian. Sekitar dua hektare lahan terbakar. Hasil penyelidikan Polres Bangli, kebakaran terjadi diduga berawal dari oknum yang membuka lahan di hutan. Demikian ditegaskan Kapolres Bangli AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan, Rabu (30/9).

Dhana Aryawan menyampaikan, berdasarkan hasil olah TKP, ditemukan 14 titik api. Pihaknya juga menduga ada penebangan pohon untuk pembukaan lahan oleh oknum. Itu berada sekitar 50 meter dari titik awal api yang dilihat oleh saksi. Di tempat itu juga ada sisa-sisa pembakaran ranting dari pohon yang ditebang. “Kami menduga sumber api ini melompat (merembet) menjadi sumber kebakaran hutan. Ini baru dugaan,” terang Dhana Aryawan.

Untuk membuktikan dugaan tersebut, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Mantan Kapolres Mappi, Papua tersebut juga memastikan bahwa polisi akan mencari oknum yang membuka lahan di hutan karena melanggar Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan. “Kami sedang melakukan lidik, siapa oknum yang melakukan pembukaan hutan dimaksud,” jelas kapolres asal Tabanan itu.

Informasi yang didapat Bali Express (Jawa Pos Group), kebakaran diketahui warga Selasa sekitar pukul 17.00. Warga melihat titik api di pinggir jalan raya jalur Bubung Kelambu menuju Culali, kawasan TWA Gunung Batur Bukit Payang.  Mendapat informasi itu, petugas pemadam kebakaran Pemkab Bangli langsung ke lokasi. Pemadaman dilakukan bersama TNI, Polri, warga dan pihak terkait lainnya. Api sempat padam Rabu sekitar  pukul 02.00. Namun beberapa jam setelah itu, api kembali muncul. Petugas pemadam yang sudah sempat balik ke kantornya di Kota Bangli  kembali ke lokasi.

Kasatpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Bangli Dewa Agung Suryadarma mengungkapkan, pihaknya menurunkan dua unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi Selasa sore. Pemadam juga dibantu pihak terkait dan masyarakat dengan menggunakan mobil tangki serta pemadaman secara manual. Terutama kobaran api di atas bukit yang tidak bisa dijangkau mobil pemadam. Sehingga harus dilakukan secara manual, seperti penyekatan dan tindakan lain.  Pemadam, lanjut dia juga dibantu hujan gerimis Selasa malam sekitar pukul 21.00.


Most Read

Artikel Terbaru

/