alexametrics
24.8 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Senderan Sungai Jebol, Rumah Warga Loloan Barat Terancam Rendam Air

BALI EXPRESS, NEGARA –  Senderan Sungai Ijogading di Lingkungan Terusan, Kelurahan Loloan Barat, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, amblas. Senderan setinggi empat meter yang amblas itu di atasnya dimanfaatkan sebagai jalan pintas dan joging track. Ada dua titik disisi sebelah barat yang amblas. Dimana panjang senderan yang amblas pada titik pertama (ujung utara, Red) kurang lebih sekitar 100 meter. Sedangkan pada titik kedua panjang senderan yang amblas sekitar 50 meter.

Beberapa warga yang ditemui Bali Express (Jawa Pos Group) di lokasi mengatakan, senderan tersebut pertamakali diketahui amblas Rabu (28/11) siang.Saat itu terjadi luapan air sungai akibat hujan deras dan menerjang senderan tersebut. Terlebih lagi disepanjang area pinggir Sungai Ijogading tersebut kondisi tanahnya labil, sehingga air dengan mudah menggerus bagian bawah senderan yang berakibat amblas di dua titik.

Baca Juga :  Genjot Promosi Pariwisata, Bupati Artha Kukuhkan BPPD Jembrana

 “Tanah tersebut merupakan tanah urug. Kalau dulu tanah aslinya itu jalannya sempit, kemudian diperlebar dengan penambahan tanah urug sehingga kondisinya labil,” ujar Arifin,45 saat ditemui dilokasi.

Dirinya mengaku khawatir jika senderan yang jebol tersebut tidak segera ditangani akan bertambah parah bahkan bisa putus. Dan kalau sampai putus, air malah akan masuk ke pemukiman warga yang berada di sebelahnya. Sedang Kepala Dinas Pekerjaan Umum  dan Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Jembrana, I Wayan Darwin mengaku, pihaknya belum mengetahui senderan sungai Ijogading ada yang jebol. Pihaknya akan segera turun kelokasi untuk melakukan pengecekan.

Sementara Bupati Jembrana, I Putu Artha Kamis (29/11) mengunjun para korban banjir dan tanah longsor. Itu dilakukan seusai memimpin upacara peringatan Hut Korpri. Ikut sejumlah pejabat lainnya,Wabup Kembang Hartawan, Sekda, Made Sudiada dan pejabat OPD (Organisasi Perangkat Daerah).

Baca Juga :  Kejari Denpasar Sita Dokumen Dugaan Korupsi LPD Serangan

Korban longsor yang dikunjungi di Kelurahan Pendem, yakni I Wayan Sunardi atau yang sering dipanggil Mangku Cu. Bupati menyerahkan paket bantuan Foodware (alat makan), paket lauk, alat masak dan paket sandang. Bantuan tersebut diharapkan bisa meringankan beban korban bencana meskipun nilainya tidak seberapa jika dibandingkan dengan bencana yang dialami.


BALI EXPRESS, NEGARA –  Senderan Sungai Ijogading di Lingkungan Terusan, Kelurahan Loloan Barat, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, amblas. Senderan setinggi empat meter yang amblas itu di atasnya dimanfaatkan sebagai jalan pintas dan joging track. Ada dua titik disisi sebelah barat yang amblas. Dimana panjang senderan yang amblas pada titik pertama (ujung utara, Red) kurang lebih sekitar 100 meter. Sedangkan pada titik kedua panjang senderan yang amblas sekitar 50 meter.

Beberapa warga yang ditemui Bali Express (Jawa Pos Group) di lokasi mengatakan, senderan tersebut pertamakali diketahui amblas Rabu (28/11) siang.Saat itu terjadi luapan air sungai akibat hujan deras dan menerjang senderan tersebut. Terlebih lagi disepanjang area pinggir Sungai Ijogading tersebut kondisi tanahnya labil, sehingga air dengan mudah menggerus bagian bawah senderan yang berakibat amblas di dua titik.

Baca Juga :  Setahun 70 Perkara, Kejari Buleleng Musnahkan 106.57 Gram Sabu

 “Tanah tersebut merupakan tanah urug. Kalau dulu tanah aslinya itu jalannya sempit, kemudian diperlebar dengan penambahan tanah urug sehingga kondisinya labil,” ujar Arifin,45 saat ditemui dilokasi.

Dirinya mengaku khawatir jika senderan yang jebol tersebut tidak segera ditangani akan bertambah parah bahkan bisa putus. Dan kalau sampai putus, air malah akan masuk ke pemukiman warga yang berada di sebelahnya. Sedang Kepala Dinas Pekerjaan Umum  dan Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Jembrana, I Wayan Darwin mengaku, pihaknya belum mengetahui senderan sungai Ijogading ada yang jebol. Pihaknya akan segera turun kelokasi untuk melakukan pengecekan.

Sementara Bupati Jembrana, I Putu Artha Kamis (29/11) mengunjun para korban banjir dan tanah longsor. Itu dilakukan seusai memimpin upacara peringatan Hut Korpri. Ikut sejumlah pejabat lainnya,Wabup Kembang Hartawan, Sekda, Made Sudiada dan pejabat OPD (Organisasi Perangkat Daerah).

Baca Juga :  Lahan Mangrove di Jembrana Diurug Tanpa Izin

Korban longsor yang dikunjungi di Kelurahan Pendem, yakni I Wayan Sunardi atau yang sering dipanggil Mangku Cu. Bupati menyerahkan paket bantuan Foodware (alat makan), paket lauk, alat masak dan paket sandang. Bantuan tersebut diharapkan bisa meringankan beban korban bencana meskipun nilainya tidak seberapa jika dibandingkan dengan bencana yang dialami.


Most Read

Artikel Terbaru

/