alexametrics
27.8 C
Denpasar
Saturday, June 25, 2022

Anak Dibawah Umur Bersekongkol Curi Tabung Gas LPG 3 Kilogram di Ubud

GIANYAR, BALI EXPRESS – Enam orang pemuda dibekuk Satreskrim Polres Gianyar setelah nekat melakukan pencurian 40 tabung gas elpiji 3 kilogram. Parahnya, empat orang diantaranya bahkan masih dibawah umur.

 

Informasi di lapangan menyebutkan jika pengungkapan kasus pencurian tabung gas tersebut bermula dari adanya laporan kepada pihak kepolisian terkait hilangnya puluhan tabung gas elpiji 3 kilogram di Warung Yadnya Sari, Jalan Suweta, Ubud, Gianyar. Korban yang merupakan pasangan suami istri berinisial NWK dan NWAP tersebut mengaku kehilangan puluhan tabung gas. Setelah mengumpulkan keterangan korban dan saksi pihak kepolisian pun melakukan penyelidikan diseputaran TKP.

 

Sampai akhirnya, Senion (29/11) tim Satreskrim Polres Gianyar berhasil mengamankan pelaku yang berjumlah enam orang dengan inisial IGS, 15 asal Nangka Utara, Denpasar; IKS, 17 asal Denpasar; IGNW, 14, asal Denpasar; SA, 15, asal Denpasar; IGMW , 14, asal Denpasar dan PAP, 21, asal Singaraja. “Kita berhasil menangkap 6 orang terduga pelaku pencuri tabung gas elpiji 3 kilogram, diantaranya 4 orang terduga masih dibawah umur dan berstatus pelajar,” tegas Kasat Reskrim Polres Gianyar, AKP Laorens Rajamangapul Heselo, Selasa (30/11).

 

Dijelaskannya bahwa berdasarkan hasil interogasi terhadap para pelaku, diketahui jika pelaku beraksi dengan motif bersama-sama masuk ke tempat kejadian perkara (TKP) dengan cara merusak tempat penyimpanan tabung gas yang terbuat dari besi. “Pelaku ditangkap dengan barang bukti tabung gas dan 1 unit mobil Avansa bernomor polisi DK 1745 UT warna hitam,” sambungnya.

 

Dan para pelaku ini mengakui perbuatannya bahwa telah mengambil 40 tabung gas di Toko Manik Sedana, Jalan Raya Sayan Ubud dan 21 tabung gas di Toko Yadnya Sari, Jalan Suweta Ubud, Gianyar.  Selanjutnya tabung gas hasil curiannyakepada Ibu Sri Yana di Denpasar dengan harga Rp 85.000 per tabung. “Dan uang hasil dari kejahatan sudah habis digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” paparnya.

 

Saat ini pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di Polres Gianyar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. “Sementara kasus ini masih dalam pengambangan. Diduga pelaku telah mencuri kurang lebih 40 tabung elpiji di beberapa TKP. Untuk barang bukti lainnya masih diselidiki,” pungkasnya.


GIANYAR, BALI EXPRESS – Enam orang pemuda dibekuk Satreskrim Polres Gianyar setelah nekat melakukan pencurian 40 tabung gas elpiji 3 kilogram. Parahnya, empat orang diantaranya bahkan masih dibawah umur.

 

Informasi di lapangan menyebutkan jika pengungkapan kasus pencurian tabung gas tersebut bermula dari adanya laporan kepada pihak kepolisian terkait hilangnya puluhan tabung gas elpiji 3 kilogram di Warung Yadnya Sari, Jalan Suweta, Ubud, Gianyar. Korban yang merupakan pasangan suami istri berinisial NWK dan NWAP tersebut mengaku kehilangan puluhan tabung gas. Setelah mengumpulkan keterangan korban dan saksi pihak kepolisian pun melakukan penyelidikan diseputaran TKP.

 

Sampai akhirnya, Senion (29/11) tim Satreskrim Polres Gianyar berhasil mengamankan pelaku yang berjumlah enam orang dengan inisial IGS, 15 asal Nangka Utara, Denpasar; IKS, 17 asal Denpasar; IGNW, 14, asal Denpasar; SA, 15, asal Denpasar; IGMW , 14, asal Denpasar dan PAP, 21, asal Singaraja. “Kita berhasil menangkap 6 orang terduga pelaku pencuri tabung gas elpiji 3 kilogram, diantaranya 4 orang terduga masih dibawah umur dan berstatus pelajar,” tegas Kasat Reskrim Polres Gianyar, AKP Laorens Rajamangapul Heselo, Selasa (30/11).

 

Dijelaskannya bahwa berdasarkan hasil interogasi terhadap para pelaku, diketahui jika pelaku beraksi dengan motif bersama-sama masuk ke tempat kejadian perkara (TKP) dengan cara merusak tempat penyimpanan tabung gas yang terbuat dari besi. “Pelaku ditangkap dengan barang bukti tabung gas dan 1 unit mobil Avansa bernomor polisi DK 1745 UT warna hitam,” sambungnya.

 

Dan para pelaku ini mengakui perbuatannya bahwa telah mengambil 40 tabung gas di Toko Manik Sedana, Jalan Raya Sayan Ubud dan 21 tabung gas di Toko Yadnya Sari, Jalan Suweta Ubud, Gianyar.  Selanjutnya tabung gas hasil curiannyakepada Ibu Sri Yana di Denpasar dengan harga Rp 85.000 per tabung. “Dan uang hasil dari kejahatan sudah habis digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” paparnya.

 

Saat ini pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di Polres Gianyar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. “Sementara kasus ini masih dalam pengambangan. Diduga pelaku telah mencuri kurang lebih 40 tabung elpiji di beberapa TKP. Untuk barang bukti lainnya masih diselidiki,” pungkasnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/