alexametrics
28.8 C
Denpasar
Saturday, May 28, 2022

Murid dan Guru Positif Covid-19, PTM SD/MI Dihentikan Dua Minggu

DENPASAR, BALI EXPRESS – Atas ditemukannya murid dan guru yang terpapar Covid-19 di beberapa sekolah dan kebanyakan di Sekolah Dasar di Kota Denpasar membuat proses PTM dihentikan sementara hingga dua minggu ke depan. Namun karena saat diinformasikannya hal itu oleh Disdikpora Kota Denpasar, bertepatan dengan Penilaian Akhir Semester (PAS) yang dimulai pada Senin (29/11) maka proses ujian masih bisa dilakukan asal bersurat terlebih dahulu. 

 

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, Dewa Gede Rai menjelaskan dari hasil tes PCR yang dilakukan kepada siswa dan guru peserta Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Denpasar, ditemukan beberapa yang positif. Kebanyakan siswa maupun guru yang positif ini berasal di SD/MI.

 

“Ada beberapa sekolah dan menyebar di Denpasar yang positif. Makanya bagi sekolah yang ada siswa dan guru yang positif Covid-19, PTM dihentikan,” kata Dewa Rai. 

 

Prosesnya selama diberhentikannya selama dua minggu itu, para siswa kembali melakukan pembelajaran lewat daring. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19 di sekolah agar tidak meluas. Disamping antisipasi kasus meningkat, juga antisipasi liburan akhir tahun.

 

Selain itu, mulai Senin kemarin di SD/MI juga dilaksanakan Penilaian Akhir Semester (PAS) untuk semester ganjil tahun pelajaran 2021/2022. Berkenaan dengan hal tersebut, bagi kepala sekolah yang akan melakasanakan PAS secara PTMT agar membuat surat keterangan kepada Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar.

 

Sementara salah satu sekolah di Denpasar Barat, SDN 11 Dauh Puri menyatakan tetap menggelar PAS tersebut. Selain karena soal-soal sudah tercetak, hasil Swab PCR secara massal beberapa waktu lalu di sekolah ini semuanya hasilnya negatif baik siswa, guru maupun pegawai. 

 

“Memang informasi ini kami terima mendadak sekali, tapi kembali ke kebijakan masing-masing sekolah. Terpenting kami wajib bersurat terlebih dahulu ke Disdikpora,” ujar Kepala Sekolah SDN 11 Dauh Puri, Dewa Ayu Nyoman Widiasari saat diwawancarai ketika PAS berlangsung di sekolah setempat. 

 

Dan juga dalam proses PAS tersebut, siswa datang sesuai dengan jadwal dan sesi yang telah ditetapkan. SDN 11 Dauh Puri sendiri tergabung dalam Gugus Ki Hajar Dewantara dengan empat sekolah lainnya yakni SD Anugrah, SD Santo Yoseph 1, SD Santo Yoseph 2, dan SD 15 Dauh Puri yang notabene SD inti di gugus ini.

 

Adapun jadwal PAS tersebut dimulai dari tanggal 29 November hingga 11 Desember mendatang. Dalam jadwal juga tertulis siswa mengikuti PAS dua sesi dengan jam yang sudah diatur. 

 

Jam pertama untuk sesi pertama dimulai pukul  07.30 hingga 08.30 Wita. Kemudian sesi kedua mulai pukul 10.00 – 11.00 Wita.

 

Lalu untuk jam kedua sesi pertama dimulai pukul 08.30 Wita hingga 09.30 Wita, dan sesi kedua dimulai pukul 11.00 – 12.00 Wita. Dan jam ketiga sesi pertama dimulai pukul 09.00 – 10.00 Wita serta sesi kedua dimulai pukul 12.00 – 12.30 Wita.

 


DENPASAR, BALI EXPRESS – Atas ditemukannya murid dan guru yang terpapar Covid-19 di beberapa sekolah dan kebanyakan di Sekolah Dasar di Kota Denpasar membuat proses PTM dihentikan sementara hingga dua minggu ke depan. Namun karena saat diinformasikannya hal itu oleh Disdikpora Kota Denpasar, bertepatan dengan Penilaian Akhir Semester (PAS) yang dimulai pada Senin (29/11) maka proses ujian masih bisa dilakukan asal bersurat terlebih dahulu. 

 

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, Dewa Gede Rai menjelaskan dari hasil tes PCR yang dilakukan kepada siswa dan guru peserta Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Denpasar, ditemukan beberapa yang positif. Kebanyakan siswa maupun guru yang positif ini berasal di SD/MI.

 

“Ada beberapa sekolah dan menyebar di Denpasar yang positif. Makanya bagi sekolah yang ada siswa dan guru yang positif Covid-19, PTM dihentikan,” kata Dewa Rai. 

 

Prosesnya selama diberhentikannya selama dua minggu itu, para siswa kembali melakukan pembelajaran lewat daring. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19 di sekolah agar tidak meluas. Disamping antisipasi kasus meningkat, juga antisipasi liburan akhir tahun.

 

Selain itu, mulai Senin kemarin di SD/MI juga dilaksanakan Penilaian Akhir Semester (PAS) untuk semester ganjil tahun pelajaran 2021/2022. Berkenaan dengan hal tersebut, bagi kepala sekolah yang akan melakasanakan PAS secara PTMT agar membuat surat keterangan kepada Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar.

 

Sementara salah satu sekolah di Denpasar Barat, SDN 11 Dauh Puri menyatakan tetap menggelar PAS tersebut. Selain karena soal-soal sudah tercetak, hasil Swab PCR secara massal beberapa waktu lalu di sekolah ini semuanya hasilnya negatif baik siswa, guru maupun pegawai. 

 

“Memang informasi ini kami terima mendadak sekali, tapi kembali ke kebijakan masing-masing sekolah. Terpenting kami wajib bersurat terlebih dahulu ke Disdikpora,” ujar Kepala Sekolah SDN 11 Dauh Puri, Dewa Ayu Nyoman Widiasari saat diwawancarai ketika PAS berlangsung di sekolah setempat. 

 

Dan juga dalam proses PAS tersebut, siswa datang sesuai dengan jadwal dan sesi yang telah ditetapkan. SDN 11 Dauh Puri sendiri tergabung dalam Gugus Ki Hajar Dewantara dengan empat sekolah lainnya yakni SD Anugrah, SD Santo Yoseph 1, SD Santo Yoseph 2, dan SD 15 Dauh Puri yang notabene SD inti di gugus ini.

 

Adapun jadwal PAS tersebut dimulai dari tanggal 29 November hingga 11 Desember mendatang. Dalam jadwal juga tertulis siswa mengikuti PAS dua sesi dengan jam yang sudah diatur. 

 

Jam pertama untuk sesi pertama dimulai pukul  07.30 hingga 08.30 Wita. Kemudian sesi kedua mulai pukul 10.00 – 11.00 Wita.

 

Lalu untuk jam kedua sesi pertama dimulai pukul 08.30 Wita hingga 09.30 Wita, dan sesi kedua dimulai pukul 11.00 – 12.00 Wita. Dan jam ketiga sesi pertama dimulai pukul 09.00 – 10.00 Wita serta sesi kedua dimulai pukul 12.00 – 12.30 Wita.

 


Most Read

Artikel Terbaru

/