alexametrics
28.7 C
Denpasar
Saturday, January 29, 2022

Ogah Bercinta dan Pijat Pria Lain, Istri Siri Bonyok Dihajar Suami

DENPASAR, BALI EXPRESS – Diliputi rasa cemburu yang tak tertahankan memicu pria bernama Heri, 52, ngamuk tanpa kontrol. Dia bahkan tega menganiaya kekasihnya Misri, 42, sampai bonyok berdarah-darah.

Usut punya usut, insiden itu terjadi di sebuah indekos Jalan Gunung Karang III, Gang Cantik Nomor 5, Pemecutan Klod, Denpasar Barat pada Sabtu (27/11) pukul 15.30. Kapolsek Denpasar Barat, Kompol Doddy Monza didampingi Kanitreskrim Iptu Erik Andrian menerangkan bahwa Heri langsung diamankan, usai pihaknya menerima laporan dari korban.

“Ya hasil koordinasi dengan Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, yang bersangkutan diamankan hari itu juga saat berada di Gilimanuk, Jembrana,” tuturnya Selasa (30/11). Sebetulnya, kasus ini juga sempat diungkap kepada media oleh Polsek Pelabuhan Gilimanuk dan diketahui, keduanya memiliki hubungan kawin siri.

Bahwa peristiwa itu bermula saat pelaku mengunjungi korban di kosnya karena ingin memadu kasih. Tapi setibanya di sana, Pria asal Situbondo, Jawa Timur ini melihat wanitanya sedang memijat seorang pria. Padahal dalam perkawinannya ini, Heri sudah dengan keras melarang Misri bekerja sebagai tukang pijat.

Alhasil kecemburuan pelaku pun memuncak kala itu. Terlebih usai memijat pelanggan, korban menolak ajakan Heri untuk bercinta. Sehingga Pria kelahiran Probolinggo, Jawa Timur tersebut kalap dan tanpa belas kasi menganiaya Misri. “Pelaku memukul, menginjak dan membenturkan kepala korban ke dinding sampai tak sadarkan diri,” beber Perwira Melati Satu ini.

Baca Juga :  Golkar Buka Peluang untuk Selly Mantra dan Rai Iswara dalam Pilwali

Akibatnya, wanita malang mengalami luka lebam di mata kanan juga kiri, pelipis robek kanan kiri hingga mengeluarkan darah cukup banyak, kepala belakang benjol, serta punggung lebam. Tak berselang lama teman korban datang ke kamar tersebut dan terkejut melihat kondisinya. Sementara Heri saat itu sudah kabur.

Misri segera dibawa oleh temannya ke RS dan melaporkan ke Polsek Denbar. Adapun pelaku berniat melarikan diri menaiki sepeda motor menuju kampungnya di Situbondo dan malamnya sudah berada di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana. Tapi, karena Polsek Denbar bergerak cepat menyelidiki dan koordinasi dengan Polsek Pelabuhan Gilimanuk, maka pelarian pelaku dapat digagalkan berujung penangkapan.

“Saat diinterogasi, pelaku mengakui tindakannya dengan motif cemburu,” lanjut Doddy. Selain meringkus pria brutal ini, petugas juga mengamankan barang bukti berupa sprei warna hijau terdapat bekas percikan darah dan sarung bantal berkas percikan darah. Sedangkan atas perbuatannya, Heri diganjar Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan berat. 

DENPASAR, BALI EXPRESS – Diliputi rasa cemburu yang tak tertahankan memicu pria bernama Heri, 52, ngamuk tanpa kontrol. Dia bahkan tega menganiaya kekasihnya Misri, 42, sampai bonyok berdarah-darah.

Usut punya usut, insiden itu terjadi di sebuah indekos Jalan Gunung Karang III, Gang Cantik Nomor 5, Pemecutan Klod, Denpasar Barat pada Sabtu (27/11) pukul 15.30. Kapolsek Denpasar Barat, Kompol Doddy Monza didampingi Kanitreskrim Iptu Erik Andrian menerangkan bahwa Heri langsung diamankan, usai pihaknya menerima laporan dari korban.

“Ya hasil koordinasi dengan Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, yang bersangkutan diamankan hari itu juga saat berada di Gilimanuk, Jembrana,” tuturnya Selasa (30/11). Sebetulnya, kasus ini juga sempat diungkap kepada media oleh Polsek Pelabuhan Gilimanuk dan diketahui, keduanya memiliki hubungan kawin siri.

Bahwa peristiwa itu bermula saat pelaku mengunjungi korban di kosnya karena ingin memadu kasih. Tapi setibanya di sana, Pria asal Situbondo, Jawa Timur ini melihat wanitanya sedang memijat seorang pria. Padahal dalam perkawinannya ini, Heri sudah dengan keras melarang Misri bekerja sebagai tukang pijat.

Alhasil kecemburuan pelaku pun memuncak kala itu. Terlebih usai memijat pelanggan, korban menolak ajakan Heri untuk bercinta. Sehingga Pria kelahiran Probolinggo, Jawa Timur tersebut kalap dan tanpa belas kasi menganiaya Misri. “Pelaku memukul, menginjak dan membenturkan kepala korban ke dinding sampai tak sadarkan diri,” beber Perwira Melati Satu ini.

Baca Juga :  Sering Simpan Sabu di Jok Motor, TES Digerebek Polisi

Akibatnya, wanita malang mengalami luka lebam di mata kanan juga kiri, pelipis robek kanan kiri hingga mengeluarkan darah cukup banyak, kepala belakang benjol, serta punggung lebam. Tak berselang lama teman korban datang ke kamar tersebut dan terkejut melihat kondisinya. Sementara Heri saat itu sudah kabur.

Misri segera dibawa oleh temannya ke RS dan melaporkan ke Polsek Denbar. Adapun pelaku berniat melarikan diri menaiki sepeda motor menuju kampungnya di Situbondo dan malamnya sudah berada di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana. Tapi, karena Polsek Denbar bergerak cepat menyelidiki dan koordinasi dengan Polsek Pelabuhan Gilimanuk, maka pelarian pelaku dapat digagalkan berujung penangkapan.

“Saat diinterogasi, pelaku mengakui tindakannya dengan motif cemburu,” lanjut Doddy. Selain meringkus pria brutal ini, petugas juga mengamankan barang bukti berupa sprei warna hijau terdapat bekas percikan darah dan sarung bantal berkas percikan darah. Sedangkan atas perbuatannya, Heri diganjar Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan berat. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru