alexametrics
26.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Waspadai Musim Penghujan, DLH Terkendala Mobil Pemangkas Pohon

AMLAPURA, BALI EXPRESS – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karangasem sebenarnya sudah gencar memangkas pohon perindang yang telah lebat, tinggi, dan dirasa akan membahayakan pengendara. Bahkan pemangkasan sudah dilakukan sebelum hujan intens mengguyur kota dan sekitarnya.

Namun, DLH Karangasem masih alami kendala mobil operasional. Mobil pemangkas pohon hanya ada satu unit dan usianya cukup tua. Kepala DLH Karangasem I Gede Ngurah Yudiantara mengaku telah mengajukan anggaran untuk pengadaan mobil pemangkas pohon itu. Usulan sudah disetujui di tahun anggaran 2021 oleh DPRD Karangasem. Termasuk ajukan pengadaaan mesin pemotong kayu chain saw.

“Kami sangat berharap tahun depan bisa ada tambahan mobil pemangkas pohon itu untuk memaksimalkan kerja di lapangan. Mudah-mudahan tidak ada perubahan anggaran karena Covid-19. Kalau misalnya ada (perubahan anggaran), nantinya dari pusat, bisa kemungkinan dialihkan ke sana,” ucap Yudiantara, Rabu (30/12).

Pihaknya cukup keteteran dengan mengandalkan satu unit mobil. Sebab wilayah Karangasem cukup luas sehingga tak dapat terjangkau secara cepat. “Luas wilayah ini jelas kami tidak bisa bekerja maksimal. Umur mobil sudah tergolong tua, sering rusak terlalu sering dipakai,” ungkapnya.

Memasuki musim penghujan disertai angin kencang, membuat DLH Karangasem makin kerja ekstra. Pohon perindang yang dinilai membahayakan keselamatan sudah dipangkas. Kata dia, belakangan ini sering turun hujan dan angin kencang yang dikhawatirkan berakibat fatal.

Sejumlah kerusakan terjadi di sejumlah titik akibat pohon tumbang. “Kami sudah lakukan pemangkasan pohon hampir di semua kecamatan yang ada di Karangasem,” pungkasnya.


AMLAPURA, BALI EXPRESS – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karangasem sebenarnya sudah gencar memangkas pohon perindang yang telah lebat, tinggi, dan dirasa akan membahayakan pengendara. Bahkan pemangkasan sudah dilakukan sebelum hujan intens mengguyur kota dan sekitarnya.

Namun, DLH Karangasem masih alami kendala mobil operasional. Mobil pemangkas pohon hanya ada satu unit dan usianya cukup tua. Kepala DLH Karangasem I Gede Ngurah Yudiantara mengaku telah mengajukan anggaran untuk pengadaan mobil pemangkas pohon itu. Usulan sudah disetujui di tahun anggaran 2021 oleh DPRD Karangasem. Termasuk ajukan pengadaaan mesin pemotong kayu chain saw.

“Kami sangat berharap tahun depan bisa ada tambahan mobil pemangkas pohon itu untuk memaksimalkan kerja di lapangan. Mudah-mudahan tidak ada perubahan anggaran karena Covid-19. Kalau misalnya ada (perubahan anggaran), nantinya dari pusat, bisa kemungkinan dialihkan ke sana,” ucap Yudiantara, Rabu (30/12).

Pihaknya cukup keteteran dengan mengandalkan satu unit mobil. Sebab wilayah Karangasem cukup luas sehingga tak dapat terjangkau secara cepat. “Luas wilayah ini jelas kami tidak bisa bekerja maksimal. Umur mobil sudah tergolong tua, sering rusak terlalu sering dipakai,” ungkapnya.

Memasuki musim penghujan disertai angin kencang, membuat DLH Karangasem makin kerja ekstra. Pohon perindang yang dinilai membahayakan keselamatan sudah dipangkas. Kata dia, belakangan ini sering turun hujan dan angin kencang yang dikhawatirkan berakibat fatal.

Sejumlah kerusakan terjadi di sejumlah titik akibat pohon tumbang. “Kami sudah lakukan pemangkasan pohon hampir di semua kecamatan yang ada di Karangasem,” pungkasnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/