alexametrics
26.8 C
Denpasar
Saturday, June 25, 2022

Dua Pemuda Kepergok Warga Dorong Motor Curian

“Saat itu yang bersangkutan mengira motornya tertukar dengan warga yang lain,” tandasnya.

Karena mengira kuda besinya tertukar, korban menunggu hingga pukul 02.00, Minggu (9/1) dengan harapan warga lain yang membawa motornya kembali ke sana. Sayangnya motornya miliknya tak kunjung muncul. Sehingga dirinya bergegas melapor ke Polsek Kutsel. Menyikapi laporan masyarakat, Tim Resmob Polsek Kutsel langsung melakukan penyelidikan. Hari itu juga sekitar pukul 11.00, dihimpun informasi dari Polsek Denpasar Timur (Dentim) bahwa ada dua orang diamankan warga di Penatih, Dentim.

Dijelaskan, kedua orang yang belakangan diketahui bernama Hurlaipe dan Malseptrio itu dipergoki tengah mendorong sepeda motor Scoopy yang identik dengan milik korban.

“Mereka membawa motor itu cukup jauh dengan cara satu menaiki motor curian, satunya menaiki motor lain dari belakang, lalu mendorong dengan kaki,” tambah perwira melati satu di pundak itu.

Motor Scoopy tersebut juga tampak tidak ada kuncinya, sehingga warga menanyakan surat-surat kendaraan yang tentunya tidak dimiliki kedua orang itu. Temuan ini lantas disampaikan ke Polsek Dentim untuk diamankan terlebih dahulu dan diteruskan ke Polsek Kutsel untuk dijemput. Dari hasil interogasi petugas, benar saja Hurlaipe dan Malseptrio telah mencuri motor milik Gemur tersebut.

Lebih lanjut, kedua pemuda yang sama-sama berasal dari Desa Kawo, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) ini mengakui mencuri karena Hurlaipe tidak punya motor. Untuk itu, rencananya Scoopy tersebut akan dipergunakan sendiri. Atas perbuatannya, mereka disangkakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman pidana penjara paling lama tujuh tahun.






Reporter: I Gede Paramasutha

“Saat itu yang bersangkutan mengira motornya tertukar dengan warga yang lain,” tandasnya.

Karena mengira kuda besinya tertukar, korban menunggu hingga pukul 02.00, Minggu (9/1) dengan harapan warga lain yang membawa motornya kembali ke sana. Sayangnya motornya miliknya tak kunjung muncul. Sehingga dirinya bergegas melapor ke Polsek Kutsel. Menyikapi laporan masyarakat, Tim Resmob Polsek Kutsel langsung melakukan penyelidikan. Hari itu juga sekitar pukul 11.00, dihimpun informasi dari Polsek Denpasar Timur (Dentim) bahwa ada dua orang diamankan warga di Penatih, Dentim.

Dijelaskan, kedua orang yang belakangan diketahui bernama Hurlaipe dan Malseptrio itu dipergoki tengah mendorong sepeda motor Scoopy yang identik dengan milik korban.

“Mereka membawa motor itu cukup jauh dengan cara satu menaiki motor curian, satunya menaiki motor lain dari belakang, lalu mendorong dengan kaki,” tambah perwira melati satu di pundak itu.

Motor Scoopy tersebut juga tampak tidak ada kuncinya, sehingga warga menanyakan surat-surat kendaraan yang tentunya tidak dimiliki kedua orang itu. Temuan ini lantas disampaikan ke Polsek Dentim untuk diamankan terlebih dahulu dan diteruskan ke Polsek Kutsel untuk dijemput. Dari hasil interogasi petugas, benar saja Hurlaipe dan Malseptrio telah mencuri motor milik Gemur tersebut.

Lebih lanjut, kedua pemuda yang sama-sama berasal dari Desa Kawo, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) ini mengakui mencuri karena Hurlaipe tidak punya motor. Untuk itu, rencananya Scoopy tersebut akan dipergunakan sendiri. Atas perbuatannya, mereka disangkakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman pidana penjara paling lama tujuh tahun.






Reporter: I Gede Paramasutha

Most Read

Artikel Terbaru

/