alexametrics
25.8 C
Denpasar
Sunday, May 29, 2022

Baru 156 Warga Asing di Sanur Pemegang Kitas Ikuti Vaksinasi 

DENPASAR, BALI EXPRESS – Pemerintah Kota Denpasar tak luput melakukan vaksinasi bagi warga negara asing (WNA) yang tinggal di Kota Denpasar, khususnya di wilayah Sanur. Berdasarkan laporan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, sudah ada 156 WNA yang mendapat vaksin.

“Ya sudah ada 156 orang, tapi mereka yang menetap dengan syarat memiliki Kartu Izin Tinggal Terbatas atau Kitas,” ungkap Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, Dewa Gede Rai, Selasa (30/3).

Dari ratusan orang itu memiliki beragam profesi seperti  guru, bekerja di hotel, dan lainnya. Mengingat, di Sanur khususnya, terdapat sekolah internasional juga serta hotel bertaraf internasional yang pekerjanya juga ada orang asing. 

Lanjut Dewa Rai, Sanur diprioritaskan untuk zona hijau, makanya seluruh penduduk yang tinggal di kawasan Sanur wajib menjadi sasaran vaksinasi, termasuk WNA yang memiliki Kitas tersebut. “Kalau jumlah 156 itu termasuk sedikit, hanya nol koma sekian dari total 30 ribu lebih sasaran di Sanur,” terang Dewa Rai. 

Namun, jumlah itu bisa saja bertambah mengingat masih ada WNA yang belum tervaksin, terutama izin dari negara asal mereka. Terkait hal ini, Pemerintah Kota Denpasar juga telah melakukan konsultasi dengan Konsulat Jenderal (Konjen) Jepang, India, dan Korea Selatan yang ada di Denpasar.

Dari koordinasi ini, yang sudah mengajukan untuk vaksinasi, yakni Konjen Korea Selatan dan Jepang. Pelaksanaan vaksinasi WNA ini harus mendapat persetujuan dari negara asalnya demi keselamatan. Jika belum mendapat persetujuan, pihaknya tak berani melakukan vaksinasi.

Di samping itu, pihaknya juga mengedukasi kepada WNA yang sudah tervaksin untuk mensosialisasikan program ini, bahwa Pemerintah Indonesia, baik Pemprov Bali dan Kota Denpasar secara khusus, serius dalam menangani pandemi Covid-19 ini.

“Nantinya, jika Sanur maupun daerah pariwisata sudah dibuka, para WNA yang menetap di Bali maupun Denpasar ini dapat menginformasikan kepada keluarga, kerabat atau teman-temannya untuk datang ke Indonesia, terutama Bali dan juga Sanur,” tandas Dewa Rai. 


DENPASAR, BALI EXPRESS – Pemerintah Kota Denpasar tak luput melakukan vaksinasi bagi warga negara asing (WNA) yang tinggal di Kota Denpasar, khususnya di wilayah Sanur. Berdasarkan laporan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, sudah ada 156 WNA yang mendapat vaksin.

“Ya sudah ada 156 orang, tapi mereka yang menetap dengan syarat memiliki Kartu Izin Tinggal Terbatas atau Kitas,” ungkap Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, Dewa Gede Rai, Selasa (30/3).

Dari ratusan orang itu memiliki beragam profesi seperti  guru, bekerja di hotel, dan lainnya. Mengingat, di Sanur khususnya, terdapat sekolah internasional juga serta hotel bertaraf internasional yang pekerjanya juga ada orang asing. 

Lanjut Dewa Rai, Sanur diprioritaskan untuk zona hijau, makanya seluruh penduduk yang tinggal di kawasan Sanur wajib menjadi sasaran vaksinasi, termasuk WNA yang memiliki Kitas tersebut. “Kalau jumlah 156 itu termasuk sedikit, hanya nol koma sekian dari total 30 ribu lebih sasaran di Sanur,” terang Dewa Rai. 

Namun, jumlah itu bisa saja bertambah mengingat masih ada WNA yang belum tervaksin, terutama izin dari negara asal mereka. Terkait hal ini, Pemerintah Kota Denpasar juga telah melakukan konsultasi dengan Konsulat Jenderal (Konjen) Jepang, India, dan Korea Selatan yang ada di Denpasar.

Dari koordinasi ini, yang sudah mengajukan untuk vaksinasi, yakni Konjen Korea Selatan dan Jepang. Pelaksanaan vaksinasi WNA ini harus mendapat persetujuan dari negara asalnya demi keselamatan. Jika belum mendapat persetujuan, pihaknya tak berani melakukan vaksinasi.

Di samping itu, pihaknya juga mengedukasi kepada WNA yang sudah tervaksin untuk mensosialisasikan program ini, bahwa Pemerintah Indonesia, baik Pemprov Bali dan Kota Denpasar secara khusus, serius dalam menangani pandemi Covid-19 ini.

“Nantinya, jika Sanur maupun daerah pariwisata sudah dibuka, para WNA yang menetap di Bali maupun Denpasar ini dapat menginformasikan kepada keluarga, kerabat atau teman-temannya untuk datang ke Indonesia, terutama Bali dan juga Sanur,” tandas Dewa Rai. 


Most Read

Artikel Terbaru

/