alexametrics
28.8 C
Denpasar
Saturday, May 28, 2022

Wabup Patriana Hadiri Pujawali di Pura Pasimpangan Besakih

NEGARA, BALI EXPRESS – Pujawali Ida Bethara di Pura Pasimpangan Besakih, Karangasem puncaknya jatuh pada Anggarakasih Julungwangi, Selasa (30/3). Pada puncak karya, Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna bersama Ny. Inda Krisna, didampingi para asisten dan pimpinan OPD hadir untuk menghaturkan sembah bhakti.

Pamangku Pura Pasimpangan Besakih, I Gusti Ngurah Putu Astika, mengatakan, kalau pujawali Ida Bethara di Pura Pesimpangan Besakih dilaksanakan setiap 6 (enam) bulan sekali. “Pujawali ini rutin dilaksanakan setiap enam bulan sekali dan puncaknya jatuh pada Anggarakasih Julungwangi,” ujarnya.

Mangku Astika juga menjelaskan meski dalam kondisi pandemi Covid-19, pujawali tetap dilaksanakan dengan menyesuaikan protokol kesehatan (prokes). “Pujawali berlangsung selama 2 (dua) hari, hingga panyineban (berakhir) Rabu (31/3). Selama pujawali kita tetap terapkan prokes,” terangnya.

Terkait dengan tingkat upakara, lanjut Mangku Astika, menggunakan tingkatan Upakara Bebangkit, Sekar Taman Pula Gembal. Dimana sebelum prosesi diawali dengan melakukan pacaruan dengan tingkatan caru Manca Sata. “Seluruh rangkaian upakara dipuput oleh Ida  Pedanda Gede Manu Sangkan Gunung dari Grya Sidan, Karangasem,” imbuhnya.

Sementara itu Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna usai meghaturkan bhakti, mengatakan, kalau kehadirannya dalam upacara pujawali ini merupakan bentuk sujud bhakti kehadapan Ida Bethara yang berstana di Pura Pasimpangan Besakih. “Tentunya kehadiran kami beserta rombongan dari Pemkab Jembrana ini memohon diberikan keselamatan dan kerahayuan,” ujarnya.

Wabup yang populer dengan nama Ipat ini,   juga berharap melalui pujawali ini krama umat selalu diberikan kedamaian dan keselamatan . “Kami selalu berdoa kehadapan Ida Hyang Widhi dalam segala manifestainya agar umat dan segala ciptaannya dapat diberikan keselamatan,” pungkasnya. 


NEGARA, BALI EXPRESS – Pujawali Ida Bethara di Pura Pasimpangan Besakih, Karangasem puncaknya jatuh pada Anggarakasih Julungwangi, Selasa (30/3). Pada puncak karya, Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna bersama Ny. Inda Krisna, didampingi para asisten dan pimpinan OPD hadir untuk menghaturkan sembah bhakti.

Pamangku Pura Pasimpangan Besakih, I Gusti Ngurah Putu Astika, mengatakan, kalau pujawali Ida Bethara di Pura Pesimpangan Besakih dilaksanakan setiap 6 (enam) bulan sekali. “Pujawali ini rutin dilaksanakan setiap enam bulan sekali dan puncaknya jatuh pada Anggarakasih Julungwangi,” ujarnya.

Mangku Astika juga menjelaskan meski dalam kondisi pandemi Covid-19, pujawali tetap dilaksanakan dengan menyesuaikan protokol kesehatan (prokes). “Pujawali berlangsung selama 2 (dua) hari, hingga panyineban (berakhir) Rabu (31/3). Selama pujawali kita tetap terapkan prokes,” terangnya.

Terkait dengan tingkat upakara, lanjut Mangku Astika, menggunakan tingkatan Upakara Bebangkit, Sekar Taman Pula Gembal. Dimana sebelum prosesi diawali dengan melakukan pacaruan dengan tingkatan caru Manca Sata. “Seluruh rangkaian upakara dipuput oleh Ida  Pedanda Gede Manu Sangkan Gunung dari Grya Sidan, Karangasem,” imbuhnya.

Sementara itu Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna usai meghaturkan bhakti, mengatakan, kalau kehadirannya dalam upacara pujawali ini merupakan bentuk sujud bhakti kehadapan Ida Bethara yang berstana di Pura Pasimpangan Besakih. “Tentunya kehadiran kami beserta rombongan dari Pemkab Jembrana ini memohon diberikan keselamatan dan kerahayuan,” ujarnya.

Wabup yang populer dengan nama Ipat ini,   juga berharap melalui pujawali ini krama umat selalu diberikan kedamaian dan keselamatan . “Kami selalu berdoa kehadapan Ida Hyang Widhi dalam segala manifestainya agar umat dan segala ciptaannya dapat diberikan keselamatan,” pungkasnya. 


Most Read

Artikel Terbaru

/