alexametrics
29.8 C
Denpasar
Wednesday, May 25, 2022

TPP Belum Cair, PNS di Badung Wajib Meningkatkan Disiplin

MANGUPURA, BALI EXPRESS – Nasib Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Abdung ini masin uring-uringan. Pasalnya Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) tak kunjung cair sejak awal tahun, malahan diwajibkan untuk melakukan absensi online. Absensi melalui scan wajah ini pun dinilai untuk meningkatkan kedisiplinan pegawai.

Kebijakan tersebut pun tertuang dalam Surat Edaran Nomor 800/1794/SEKDA/BKPSDM yang ditandatangani Sekda Badung Wayan Adi Arnawa pada Selasa (29/3). Kebijakan pemberlakuan kembali absensi online ini mulai diterapkan pada Jumat (1/4)

Untuk memastikan dapat melakukan absensi sejumlah pegawai pun mencoba pengaplikasian mesin absensi. Pengoperasian mesi ini mulai dicoba kembali setelah dilakukan maintenance oleh teknisi Dinas Komunikasi dan Informatika, Kamis (31/1)

Sementara Bupati Badung Nyoman Giri Prasta usai menghadiri Rapat Paripurna belum lama ini menegaskan, pencairan TPP menjadi wewenang dari Bupati. Meski telah ada keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait regulasi yang mengatur tentang pencairan TPP. Bahkan Bupati asal Pelaga ini menyebutkan TPP bukan lah sesuatu yang wajib diberikan kepada pegawai.

“Kami sedang proses. Kami sedang menghitung siapa yang pantas mendapatkan lebih banyak, siapa yang sedikit. Itu kewenangan bupati lo. Mau bupati (memberikan) yaa dapat, tidak mau, ngak dapat. Karena itu tidak wajib,” ungkapnya.

Terkait besaran TPP yang diberikan, menurut orang nomor satu di Badung ini telah ada interval. Tolak ukur ini akan mengatur besaran TPP terendah dan tertinggi yang dapat diperoleh PNS. Disinggung terkait apakah ada kepastian TPP akan diterima PNS, ia hanya menjawab dengan singkat. “Astungkara ya, astungkara,” ucapnya sembari tertawa.






Reporter: I Putu Resa Kertawedangga

MANGUPURA, BALI EXPRESS – Nasib Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Abdung ini masin uring-uringan. Pasalnya Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) tak kunjung cair sejak awal tahun, malahan diwajibkan untuk melakukan absensi online. Absensi melalui scan wajah ini pun dinilai untuk meningkatkan kedisiplinan pegawai.

Kebijakan tersebut pun tertuang dalam Surat Edaran Nomor 800/1794/SEKDA/BKPSDM yang ditandatangani Sekda Badung Wayan Adi Arnawa pada Selasa (29/3). Kebijakan pemberlakuan kembali absensi online ini mulai diterapkan pada Jumat (1/4)

Untuk memastikan dapat melakukan absensi sejumlah pegawai pun mencoba pengaplikasian mesin absensi. Pengoperasian mesi ini mulai dicoba kembali setelah dilakukan maintenance oleh teknisi Dinas Komunikasi dan Informatika, Kamis (31/1)

Sementara Bupati Badung Nyoman Giri Prasta usai menghadiri Rapat Paripurna belum lama ini menegaskan, pencairan TPP menjadi wewenang dari Bupati. Meski telah ada keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait regulasi yang mengatur tentang pencairan TPP. Bahkan Bupati asal Pelaga ini menyebutkan TPP bukan lah sesuatu yang wajib diberikan kepada pegawai.

“Kami sedang proses. Kami sedang menghitung siapa yang pantas mendapatkan lebih banyak, siapa yang sedikit. Itu kewenangan bupati lo. Mau bupati (memberikan) yaa dapat, tidak mau, ngak dapat. Karena itu tidak wajib,” ungkapnya.

Terkait besaran TPP yang diberikan, menurut orang nomor satu di Badung ini telah ada interval. Tolak ukur ini akan mengatur besaran TPP terendah dan tertinggi yang dapat diperoleh PNS. Disinggung terkait apakah ada kepastian TPP akan diterima PNS, ia hanya menjawab dengan singkat. “Astungkara ya, astungkara,” ucapnya sembari tertawa.






Reporter: I Putu Resa Kertawedangga

Most Read

Artikel Terbaru

/