alexametrics
24.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Ratusan Guru Pensiun, Disdikpora Karangasem Butuh Ribuan

AMLAPURA, BALI EXPRESS – Ratusan guru di Karangasem, baik di SD maupun SMP, telah pensiun pada tahun ini. Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga (Disdikpora) Karangasem telah melepas guru-guru yang purnatugas tersebut belum lama ini.

Kepala Disdikpora Karangasem I Gusti Ngurah Kartika mengakui, jumlah guru yang pensiun pada 2020 sebanyak 147 guru. Dia menyebut, kebutuhan guru mencapai ribuan orang karena tiap tahun ada guru pensiun.

Tahun kemarin, pengangkatan guru hanya sebanyak 146 orang. Penambahan tenaga pendidik memang perlu, mengingat beban kerja guru juga bertambah. “Tiap tahun sebenarnya kita perlu tenaga pendidik karena ratusan orang pensiun setiap tahunnya,” jelas Ngurah Kartika.

Situasi ini, diakui cukup sulit. Apalagi selama pandemi, sistem pembelajaran pun diubah. Dari yang awalnya tatap muka, menjadi pembelejaran dalam jaringan (daring) atau online. 

Guru-guru diminta melakukan inovasi untuk sementara ini. “Memang kita dihadapkan situasi yang sulit. Tapi kita tetap berusaha,” imbuhnya.

Tenaga pendidik yang pensiun tahun depan sebanyak 153 guru. Sedangkan tahun 2022 sebanyak 269 guru. Sementara kebutuhan guru mencapai ratusan orang, baik di SD maupun SMP. Namun Gusti Ngurah Kartika mengaku lupa angka pastinya.


AMLAPURA, BALI EXPRESS – Ratusan guru di Karangasem, baik di SD maupun SMP, telah pensiun pada tahun ini. Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga (Disdikpora) Karangasem telah melepas guru-guru yang purnatugas tersebut belum lama ini.

Kepala Disdikpora Karangasem I Gusti Ngurah Kartika mengakui, jumlah guru yang pensiun pada 2020 sebanyak 147 guru. Dia menyebut, kebutuhan guru mencapai ribuan orang karena tiap tahun ada guru pensiun.

Tahun kemarin, pengangkatan guru hanya sebanyak 146 orang. Penambahan tenaga pendidik memang perlu, mengingat beban kerja guru juga bertambah. “Tiap tahun sebenarnya kita perlu tenaga pendidik karena ratusan orang pensiun setiap tahunnya,” jelas Ngurah Kartika.

Situasi ini, diakui cukup sulit. Apalagi selama pandemi, sistem pembelajaran pun diubah. Dari yang awalnya tatap muka, menjadi pembelejaran dalam jaringan (daring) atau online. 

Guru-guru diminta melakukan inovasi untuk sementara ini. “Memang kita dihadapkan situasi yang sulit. Tapi kita tetap berusaha,” imbuhnya.

Tenaga pendidik yang pensiun tahun depan sebanyak 153 guru. Sedangkan tahun 2022 sebanyak 269 guru. Sementara kebutuhan guru mencapai ratusan orang, baik di SD maupun SMP. Namun Gusti Ngurah Kartika mengaku lupa angka pastinya.


Most Read

Artikel Terbaru

/