alexametrics
27.6 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Gadaikan Mobil Sewaan, IRT Ditangkap Di Kamar Kost

TABANAN, BALI EXPRESS- Dengan alasan terhimpit masalah ekonomi, seorang ibu rumah tangga (IRT),  Ni Gusti Ketut Harwati, 54, nekat menggadaikan satu unit mobil MPV yang disewanya dari Usaha Makmur Rent Car yang beralamat di Banjar Anyar Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan.

 

Kapolsek Kediri, Kompol Kadek Ardika, menyebutkan akibat ulahnya tersebut, Harwati ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat pasal 378 KUHP tentang Penipuan dengan ancama. Hukuman maksimal 4 tahun penjara.

 

“Statusnya sudah ditetapkan sebagai tersangka setelah dilakukan penngkapan di kamar kos yang beralamat di banjar Dukuh Gong, Mengwitani, Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung pada tanggal 29 Juli 2022,” jelasnya.

 

Adapun kronologi kejadian dari kasus penipuan ini dilanjutkan Kompol Ardika, Tersangka Harwati, pada tanggal 25 Mei 2022 menyewa sebuah mobil jenis MPV di Rent Car Usaha Makmur milik korban, H.Moch Irfansyah. Dalam perjanian sewa disebutkan tersangka menyewa kendaraan tersebut selama empat hari untuk digunakan ke Jembrana.

Baca Juga :  Dibantu Ojek, Duktang Tanpa KTP Lolos Masuk Bali

 

Namun setelah lewat empat hari, tersangka tidak mengembalikan kendaraan sesuai dengan perjanjian sewa. Karena merasa curiga kepada tersangka yang tidak memberikan respon dan korban mendapatkan informasi jika kendaraan miliknya sudah digadaikan, akhirnya Korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kediri.

 

Dari hasil.pemeriksaan yang dilakukan, menurut Kompol Ardika, tersangka menggadaikan lendaraan tersebut karena terhimpit masalah ekonomi dan harus membayar beberapa kewajiban hutang. “Akibat kejadian tersebut, Korban menderita kerugian hingga Rp 160 juta,” tambah Kapolsek Ardika.






Reporter: IGA Kusuma Yoni

TABANAN, BALI EXPRESS- Dengan alasan terhimpit masalah ekonomi, seorang ibu rumah tangga (IRT),  Ni Gusti Ketut Harwati, 54, nekat menggadaikan satu unit mobil MPV yang disewanya dari Usaha Makmur Rent Car yang beralamat di Banjar Anyar Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan.

 

Kapolsek Kediri, Kompol Kadek Ardika, menyebutkan akibat ulahnya tersebut, Harwati ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat pasal 378 KUHP tentang Penipuan dengan ancama. Hukuman maksimal 4 tahun penjara.

 

“Statusnya sudah ditetapkan sebagai tersangka setelah dilakukan penngkapan di kamar kos yang beralamat di banjar Dukuh Gong, Mengwitani, Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung pada tanggal 29 Juli 2022,” jelasnya.

 

Adapun kronologi kejadian dari kasus penipuan ini dilanjutkan Kompol Ardika, Tersangka Harwati, pada tanggal 25 Mei 2022 menyewa sebuah mobil jenis MPV di Rent Car Usaha Makmur milik korban, H.Moch Irfansyah. Dalam perjanian sewa disebutkan tersangka menyewa kendaraan tersebut selama empat hari untuk digunakan ke Jembrana.

Baca Juga :  Terhimpit Masalah Ekonomi, IRT Nekat Gadaikan Mobil Sewaan

 

Namun setelah lewat empat hari, tersangka tidak mengembalikan kendaraan sesuai dengan perjanjian sewa. Karena merasa curiga kepada tersangka yang tidak memberikan respon dan korban mendapatkan informasi jika kendaraan miliknya sudah digadaikan, akhirnya Korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kediri.

 

Dari hasil.pemeriksaan yang dilakukan, menurut Kompol Ardika, tersangka menggadaikan lendaraan tersebut karena terhimpit masalah ekonomi dan harus membayar beberapa kewajiban hutang. “Akibat kejadian tersebut, Korban menderita kerugian hingga Rp 160 juta,” tambah Kapolsek Ardika.






Reporter: IGA Kusuma Yoni

Most Read

Artikel Terbaru

/