alexametrics
27.8 C
Denpasar
Saturday, June 25, 2022

Viral! Gerombolan Orang Mabuk Keroyok dan Tebas Warga di Kuta

BADUNG, BALI EXPRESS – Viral di media sosial aksi brutal nan anarkis diduga dilakukan sekelompok pria di Kuta, Badung. Mirisnya, seorang warga terpaksa dilarikan ke rumah sakit akibat dikeroyok, bahkan ditebas oleh kelompok tersebut.

Informasi yang dihimpun Koran Bali Express (Jawa Pos Grup), peristiwa itu terjadi pada Minggu (31/10) sekitar pukul 02.00. Berawal saat korban berinisial HP sedang membonceng temannya di Jalan Raya Kuta dari arah barat menuju timur. “Korban bonceng temannya dari arah pasar ke timur atau arah KFC Gelael,” ujar sumber, Minggu (31/10).

Pria asal Banjar Dharma Semadi, Kuta, Badung yang membonceng temannya asal Banjar Pengabetan, melihat di depan mereka gerombolan yang dimaksud juga berkendara ke arah timur. Kemudian, HP meminggirkan sepeda motor dan berhenti tepat di depan Banjar Temacun.

Dia disebut hendak menelepon seseorang kala itu. Akan tetapi, kelompok tersebut malah berbalik arah dan ternyata menghampiri mereka. Tanpa basa-basi langsung memukuli keduanya. “Ada sekita belasan orang kelompok itu, ciri-ciri dan gaya ngomong persis orang Timor, datang dari Jalan Legian, diduga mabuk dan bawa sajam,” lanjutnya.

Beruntung teman dari HP berhasil kabur, bamun nasib berkata lain bagi HP. Karena selain dipukuli, dia ditebas pada kepalanya menggunakan senjata tajam disebut jenis celurit. Alhasil korban bersimbah darah di TKP. Tindakan brutal itu terekam CCTV yang ada di sekitar lokasi dan diharapkan sebagai barang bukti bagi aparat untuk segera mengusut kasus ini.

Pria malang itu kemudian dilarikan oleh warga ke RSUP Sanglah guna penanganan yang tepat. “Permasalahan awal itu sepertinya ndak ada , tapi entah kenapa kelompok itu menyerang, sangat disayangkan sebagai warga kuta, orang luar begitu arogannya bawa sajam menebas,” tandasnya. 

Sumber pun prihatin dengan keadaan korban saat ini karena memerlukan uang tidak sedikit untuk pengobatan. Dia mengalami pendarahan karena pendarahan hebat. Terkait insiden ini, Kanit Reskrim Polsek Kuta Iptu Putra Yudistira belum bisa berkomentar. 

“Coba langsung ke Kapolsek ya,” jawabnya. Namun ketika menghubungi Kapolsek Kuta, Kompol Orpa SM Takalapeta juga belum bisa memberikan keterangan. “Langsung ke Kanit Reskrim ya,” ucapnya.

Begitu juga Bendesa Adat Kuta, Wayan Wasista mengaku belum mendapat laporan dari warga, namun, dirinya mengaku mengetahui kejadian itu melalui media sosial. “Saya taunya dari media sosial, kronologi pasti ini belum saya ketahui, lebih baik ditanyakan langsung kepada kepolisian,” kata dia.


BADUNG, BALI EXPRESS – Viral di media sosial aksi brutal nan anarkis diduga dilakukan sekelompok pria di Kuta, Badung. Mirisnya, seorang warga terpaksa dilarikan ke rumah sakit akibat dikeroyok, bahkan ditebas oleh kelompok tersebut.

Informasi yang dihimpun Koran Bali Express (Jawa Pos Grup), peristiwa itu terjadi pada Minggu (31/10) sekitar pukul 02.00. Berawal saat korban berinisial HP sedang membonceng temannya di Jalan Raya Kuta dari arah barat menuju timur. “Korban bonceng temannya dari arah pasar ke timur atau arah KFC Gelael,” ujar sumber, Minggu (31/10).

Pria asal Banjar Dharma Semadi, Kuta, Badung yang membonceng temannya asal Banjar Pengabetan, melihat di depan mereka gerombolan yang dimaksud juga berkendara ke arah timur. Kemudian, HP meminggirkan sepeda motor dan berhenti tepat di depan Banjar Temacun.

Dia disebut hendak menelepon seseorang kala itu. Akan tetapi, kelompok tersebut malah berbalik arah dan ternyata menghampiri mereka. Tanpa basa-basi langsung memukuli keduanya. “Ada sekita belasan orang kelompok itu, ciri-ciri dan gaya ngomong persis orang Timor, datang dari Jalan Legian, diduga mabuk dan bawa sajam,” lanjutnya.

Beruntung teman dari HP berhasil kabur, bamun nasib berkata lain bagi HP. Karena selain dipukuli, dia ditebas pada kepalanya menggunakan senjata tajam disebut jenis celurit. Alhasil korban bersimbah darah di TKP. Tindakan brutal itu terekam CCTV yang ada di sekitar lokasi dan diharapkan sebagai barang bukti bagi aparat untuk segera mengusut kasus ini.

Pria malang itu kemudian dilarikan oleh warga ke RSUP Sanglah guna penanganan yang tepat. “Permasalahan awal itu sepertinya ndak ada , tapi entah kenapa kelompok itu menyerang, sangat disayangkan sebagai warga kuta, orang luar begitu arogannya bawa sajam menebas,” tandasnya. 

Sumber pun prihatin dengan keadaan korban saat ini karena memerlukan uang tidak sedikit untuk pengobatan. Dia mengalami pendarahan karena pendarahan hebat. Terkait insiden ini, Kanit Reskrim Polsek Kuta Iptu Putra Yudistira belum bisa berkomentar. 

“Coba langsung ke Kapolsek ya,” jawabnya. Namun ketika menghubungi Kapolsek Kuta, Kompol Orpa SM Takalapeta juga belum bisa memberikan keterangan. “Langsung ke Kanit Reskrim ya,” ucapnya.

Begitu juga Bendesa Adat Kuta, Wayan Wasista mengaku belum mendapat laporan dari warga, namun, dirinya mengaku mengetahui kejadian itu melalui media sosial. “Saya taunya dari media sosial, kronologi pasti ini belum saya ketahui, lebih baik ditanyakan langsung kepada kepolisian,” kata dia.


Most Read

Artikel Terbaru

/