alexametrics
26.5 C
Denpasar
Wednesday, May 18, 2022

Pokdarwis Mekar Sejati Buka Agro Wisata Munduk Nangka

NEGARA, BALI EXPRESS – Pokdarwis Mekar Sejati, Banjar Tangi Meyeh, Desa Brangbang, Kecamatan Negara mengembangkan agro wisata pedesaan. 

Agrowisata  yang  berada ditengah-tengah persawahan subak Pangkung Jelepung 1 Desa Brangbang itu dinamai Daerah Tujuan Wisata (DTW) Munduk Nangka.

Sejak dibuka untuk umum sekitar tiga bulan yang lalu, tepatnya September 2020, tercatat sebanyak 15 ribu pengunjung mendatangi  tempat tersebut. Panorama persawahan teras sering Subak Pangkung Jelepung 1 dan juga beberapa ornamen dan bangunan ikonik untuk berswafoto menjadi daya tarik tersendiri yang ditawarkan DTW Munduk Nangka.

Kelian Banjar Tangi Meyeh, Made Widi saat ditemui pekan kemarin, mengaku sejatinya DTW Munduk Nangka  dirintis sejak 2018 lalu. Namun baru terwujud dan dibuka untuk umum tiga bulan lalu (September 2020). 

“Kami rintis 2018 lalu. Sempat mandeg, kemudian bersama-sama Pokdarwis dan didukung Pemerintah Desa Berangbang, kami berhasil mewujudkan pembangunannya seperti sekarang,” ujarnya.

Dalam prosesnya, sebagai daya tarik wisata baru, Munduk Nangka juga menawarkan wisata edukasi semisal membajak sawah  (ngelampit) serta cara menanam padi yang pengelolaannya bekerjasama dengan krama subak setempat. 

Sedangkan wahana lainnya yang juga bisa dijadikan pilihan untuk pengunjung, seperti taman kelinci, wisata  adventure berupa motor ATV dengan trek menyusuri jalanan subak Pangkung Jelepung 1 serta ikon menara bambu kembar untuk melihat pemandangan alam areal Munduk Nangka yang asri.

Made Widi menegaskan pengunjung yang datang tetap diwajibkan menaati protokol Covid-19. “Pengunjung wajib mematuhi protokol kesehatan. Tetap memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan di tempat yang sudah kami sediakan,” pungkasnya.


NEGARA, BALI EXPRESS – Pokdarwis Mekar Sejati, Banjar Tangi Meyeh, Desa Brangbang, Kecamatan Negara mengembangkan agro wisata pedesaan. 

Agrowisata  yang  berada ditengah-tengah persawahan subak Pangkung Jelepung 1 Desa Brangbang itu dinamai Daerah Tujuan Wisata (DTW) Munduk Nangka.

Sejak dibuka untuk umum sekitar tiga bulan yang lalu, tepatnya September 2020, tercatat sebanyak 15 ribu pengunjung mendatangi  tempat tersebut. Panorama persawahan teras sering Subak Pangkung Jelepung 1 dan juga beberapa ornamen dan bangunan ikonik untuk berswafoto menjadi daya tarik tersendiri yang ditawarkan DTW Munduk Nangka.

Kelian Banjar Tangi Meyeh, Made Widi saat ditemui pekan kemarin, mengaku sejatinya DTW Munduk Nangka  dirintis sejak 2018 lalu. Namun baru terwujud dan dibuka untuk umum tiga bulan lalu (September 2020). 

“Kami rintis 2018 lalu. Sempat mandeg, kemudian bersama-sama Pokdarwis dan didukung Pemerintah Desa Berangbang, kami berhasil mewujudkan pembangunannya seperti sekarang,” ujarnya.

Dalam prosesnya, sebagai daya tarik wisata baru, Munduk Nangka juga menawarkan wisata edukasi semisal membajak sawah  (ngelampit) serta cara menanam padi yang pengelolaannya bekerjasama dengan krama subak setempat. 

Sedangkan wahana lainnya yang juga bisa dijadikan pilihan untuk pengunjung, seperti taman kelinci, wisata  adventure berupa motor ATV dengan trek menyusuri jalanan subak Pangkung Jelepung 1 serta ikon menara bambu kembar untuk melihat pemandangan alam areal Munduk Nangka yang asri.

Made Widi menegaskan pengunjung yang datang tetap diwajibkan menaati protokol Covid-19. “Pengunjung wajib mematuhi protokol kesehatan. Tetap memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan di tempat yang sudah kami sediakan,” pungkasnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/