Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pengakuan Arif, Sopir Hiace dalam Kecelakaan yang Tewaskan 5 Wisatawan di Buleleng

I
Penulis: I Made Mertawan❯

 

Pemeriksaan kendaraan yang ditumpangi oleh wisatawan Tiongkok ketika terjadi kecelakaan maut di Desa Padangbulia.
Pemeriksaan kendaraan yang ditumpangi oleh wisatawan Tiongkok ketika terjadi kecelakaan maut di Desa Padangbulia.


Advertisement

BALIEXPRESS.ID- Satlantas Polres Buleleng masih melakukan penyelidikan kasus kecelakaan tunggal yang menewaskan lima wisatawan asal Tiongkok di jalur Singaraja–Denpasar, wilayah Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng.

Pihak kepolsian bergerak menyisir setiap potongan informasi yang bisa mengungkap yang sebenarnya terjadi. 

Sejak kejadian pada Jumat (14/11/2025), Sat Lantas telah memanggil sejumlah saksi, menelusuri rekaman CCTV di sepanjang rute yang dilalui rombongan, hingga menggelar kembali olah TKP bersama tim teknis dari Polda Bali.

Advertisement

Langkah ini ditempuh karena benturan yang dialami mobil travel Toyota Hiace bernopol N 7605 TA begitu fatal, membuat lima penumpangnya tak terselamatkan dan delapan lainnya luka-luka.

Kasat Lantas Polres Buleleng, AKP Bachtiar Arifin, menjelaskan bahwa penyidik harus menelusuri banyak aspek—mulai kondisi kendaraan, rute perjalanan, hingga kelayakan operasional perusahaan travel yang mengangkut wisatawan tersebut.

Pemeriksaan terhadap pihak travel menjadi sorotan karena status legalitas kendaraan masih perlu diuji.

Advertisement

Dinas Perhubungan sebelumnya memastikan kendaraan itu laik jalan, namun kepolisian tetap menunggu analisis teknis dari Agen Tunggal Pemegang Merk (ATPM) untuk memastikan tidak ada masalah mekanis yang luput dari pemeriksaan awal.

Sementara itu, pengemudi Hiace, Arif Al Akbar, 40, masih dimintai keterangan intensif.

Kepada polisi, Arif mengaku mengenal medan jalan Singaraja–Denpasar dan menolak anggapan bahwa dirinya mengantuk saat mengemudi.  

“Kalau ngantuk sih dia mengaku nggak. Dia mengaku sebulan sekali atau seminggu sekali pasti lewat Jalan Raya Singaraja-Denpasar kalau memang lagi high season," kata Bachtiar. Senin (17/11/2025).

Pengemudi masih diamankan di Satlantas Polres Buleleng. Penetapan status hukumnya akan diputuskan setelah seluruh rangkaian penyelidikan rampung dan gelar perkara dilakukan.

Untuk mendapatkan gambaran teknis yang presisi, polisi menggunakan metode traffic analysis accident, termasuk simulasi ulang arah laju kendaraan.

Hasil pemeriksaan ini nantinya akan menentukan apakah ada kelalaian manusia, persoalan teknis kendaraan, atau faktor lain yang memicu kecelakaan.

Diketahui, mobil Hiace terguling di Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada, Buleleng.

Mobil yang ditumpangi 13 WNA Tiongkok itu diduga mengalami rem blong. Akibatnya, 5 WNA Tiongkok meninggal dunia dan 8 lainnya luka-luka. 

Kelima jenazah WNA Tiongkok itu hingga kini masih dititipkan di ruang jenazah RSUD Buleleng. (*)

 

 

Advertisement
Editor : I Made Mertawan
Sumber : Radar Buleleng

Artikel Terkait

Motor Terjun dari Jembatan Tukad Gelagah Tabanan, Wanita 51 Tahun Tak Tertolong

Motor Terjun dari Jembatan Tukad Gelagah Tabanan, Wanita 51 Tahun Tak Tertolong

Kecelakaan lalu lintas yang menewaskan korban kembali terjadi di Kabupaten Tabanan, tepatnya di Banjar Gelagah, Desa Payangan, Kecamatan Marga, pada Jumat (30/10/2026).

Jenazah PMI Asal Kintamani Ni Putu Gita Cahyani Masih di AS, Pemulangan Butuh Rp200 Juta

Jenazah PMI Asal Kintamani Ni Putu Gita Cahyani Masih di AS, Pemulangan Butuh Rp200 Juta

Jenazah Ni Putu Gita Cahyani, 28, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Songan B, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, masih berada di Amerika Serikat. Keluarga kini menunggu proses pembalseman selesai sebelum jenaz

Bukan Laka Lantas, Polisi Usut Kematian Warga Sukawana Kintamani yang Ditemukan Tertindih Motor

Bukan Laka Lantas, Polisi Usut Kematian Warga Sukawana Kintamani yang Ditemukan Tertindih Motor

Satreskrim Polres Bangli bersama Polsek Kintamani mendalami kematian Ketut Selamat,49, warga Banjar Desa, Desa Sukawana, Kecamatan Kintamani, Bangli.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer