BALI EXPRESS, BADUNG – Lagi-lagi, di tengah cuaca panas kemarin (8/9), kebakaran terjadi di wilayah Kabupaten Badung. Sekitar pukul 16.15 kemarin, kebakaran hebat melanda kawasan rumah bedeng atau semipermanen di belakang Musholla Al Ikhlas, Jalan Bypass Ngurah Rai Lingkungan Bualu, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.
Setidaknya, 20 unit rumah bedeng hangus terbakar. Kawasan rumah bedeng itu sendiri cukup padat. Dihuni sebanyak 88 kepala keluarga (KK) atau sekitar 300 jiwa. Kawasan itu juga penuh dengan barang rongsokan. Karena selain digunakan sebagai tempat tinggal juga digunakan menyimpan barang rongsokan, mengingat sebagian besar penghuni berprofesi sebagai pemulung. Sementara, pemilik lahan rumah bedeng adalah Nyoman Redes, warga Lingkungan Bualu, Kelurahan Benoa, Kuta Selatan.
Berdasar keterangan salah seorang saksi, Haji Arwi, 53, yang juga pengurus kawasan rumah bedeng, dia awalnya melihat asap membumbung tinggi. “Setelah cari informasi, asap itu ternyata berasal dari rumah salah seorang warga bernama Pak Niman,” ujar Arwi.
Salah seorang korban, Tarmini, 57, mengaku api dengan cepat merembet dari satu rumah ke rumah lainnya. Termasuk kamar tempat tinggalnya. Perempuan asal Jember ini di kawasan tersebut memiliki tujuh kamar bedeng. Dia awalnya juga melihat asap dan api muncul dari bedeng Niman yang juga masih saudaranya. “Angin bertiup cukup kencang dan api sangat cepat merembet ke bedeng yang lain termasuk milik saya,” kata Tarmini.
Kontan dia langsung berteriak ada kebakaran dan saat itu juga para penghuni rumah bedeng berupaya memadamkan api ala kadarnya. Sekitar pukul 17.30 api akhirnya berhasil dipadamkan dengan bantuan dua unit mobil pemadam kebakaran. Dugaan sementara, kebakaran terjadi akibat korsleting listrik arus pendek. Sejauh ini, kerugian belum bisa diperkirakan. Namun, barang-barang rumah tangga dan rongsokan para penghuni hangus.
Editor : I Putu Suyatra