Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Sambut IMF, Dua Patung di Badung akan Dihias Air Mancur Menari

I Putu Suyatra • Senin, 29 Januari 2018 | 15:00 WIB
Sambut IMF, Dua Patung di Badung akan Dihias Air Mancur Menari
Sambut IMF, Dua Patung di Badung akan Dihias Air Mancur Menari

BALI EXPRESS, MANGUPURA - Menjelang Annual Meeting International Monetary Fund (IMF) atau pertemuan tahunan organisasi Dana Moneter Internasional, Oktober 2018 mendatang, Pemerintah Kabupaten Badung akan melakukan penataan taman dengan air mancur. Taman yang disasar untuk dipercantik di antaranya Patung Dewa Ruci di simpang Dewa Ruci, Bypass Ngurah Rai, Badung, dan Patung Satria Gatot Kaca di pintu masuk Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.


Kepala DLHK Badung, I Putu Eka Merthawan, Minggu (28/1) mengatakan, tujuan penataan taman air mancur ini tak terlepas tujuan guna menarik datangnya wisatawan mancanagera dan domestik ke daerah itu, maupun menambah kesan artistik dan estetik, terlebih ketiga kawasan tersebut merupakan ikon Kabupaten Badung dan berada di kawasan strategis. Demikian pula Oktober mendatang, Bali menjadi tuan rumah IMF. "Dua patung ini sudah kami rancang untuk dibuatkan taman air mancur yang spektakuler," ungkapnya.


Mengenai konsep penataan dua patung itu, kata dia, sudah ada dan segera digarap. Pihaknya juga sudah mengajukan dana kepada pemerintah daerah setempat. Guna penataan taman air mancur di Patung Dewa Ruci, diperkirakan menghabiskan dana Rp 5 miliar, sedangkan Patung Satria Gatot Kaca (Patung Kuda) Rp2,8 miliar. "Ini rencana anggaran yang telah kami ajukan, namun apabila tidak bisa cair pada anggaran induk, kami upayakan bisa masuk dianggaran perubahan," terangnya.


Tidak hanya melakukan penataan di dua patung tersebut, DLHK Badung juga sudah merancang pembuatan patung di area Ground Zero, Kuta, yang diyakini akan menjadi ikon destinasi wisata berkelas dunia. "Setelah semua taman di Badung selatan kami tata, baru penataan kami lanjutkan di Badung Tengah hingga Badung Utara, seperti Taman Rama Shinta di Kecamatan Mengwi yang juga digarap tahun 2018 dengan perkiraa dana Rp1,5 miliar,” jelasnya.


Karena penataa patung yang ditambah taman air mancur ini tidak berskala besar, maka untuk penyusunan Detail Engineering Design (DED) dan masterplan pembangunan proyek taman ini akan bersamaan dengan pengerjaan fisiknya.


Eka Merthawan melanjutkan, penataan dua patung itu sudah dibahas tahun 2017. Sementara, mengenai dana, pihaknya juga mengupayakan bantuan CSR. "Kalau bukan dari dukungan pelaku pariwisata siapa lagi, sehingga dua patung ini kami usahakan agar mendapat bantuan dari dana CSR perusahaan. Kalau semua dari Pemkab badung saja, artinya pelaku pariwisata kan cuma menikmati saja tanpa ikut berkontribusi untuk daerah ini," tandasnya. 

Editor : I Putu Suyatra