BALI EXPRESS, DENPASAR – Lampu taman yang difungsikan untuk menerangi jalan ataupun mempercantik suasana pada malam hari sangatlah penting. Namun akan sangat merusak pemandangan jika halnya tidak berfungsi ataupun rusak di tempat yang strategis. Seperti lampu taman yang ada di salah satu sisi Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung nampak rusak dan tidak berfungsi pada malam hari.
Diwawancarai Bali Express (Jawa Pos Group), salah satu warga mengaku bernama Dewa Arcana mengaku, lampu itu sudah beberapa bulan lalu rusak. Bahkan hanya tingga satu saja, sehingga pada malam harinya ia mengatakan menjadi kurang menarik dilihat. “Itu kan ada seperti tiang sebagai penyangga dua buah lampu, namun yang selatannya saja masih. Nah, yang di utaranya ini entah kemana, jadinya kurang mempercantik pemandangan,” jelasnya di Denpasar, Minggu kemarin (8/4).
Lanjutnya, selain lampu yang ada di arah barat laut lapangan tersebut yang rusak, Arcana mengatakan di selatan lapangan juga banyak yang pecah. Sehingga ia menyimpulkan kemungkinan yang menyala hanya beberapa lampu saja. Menurutnya pada malam hari sangat memperngaruhi penerangan pada jogging track tersebut jika ada yang berolahraga sampai malam. Sedangkan jika pagi hari, sangat tidak enak dilihat karena ada yang pecah dan hilang.
Dikonfirmasi soal itu, Kepala Bidang Pertamanan Kota Denpasar, I Putu Sandika ditanyakan terkait lampu taman tersebut mengaku belum tahu bahwa ada yang rusak. Karena menurutnya terkait penerangan dan lampu yang ada di seputaran taman adalah berhubungan dengan Dishub pada bagian LPJU. Hal itu ia katakan disebabkan aliran listrik yang ada di sana diurus oleh Dinas Perhubungan.
“Kami akan melakukan koordinasi dengan Dishub bidang LPJU, karena itu kan salurannya listriknya kan langsung dari sana. Tetapi memang ada taman yang kita tangani terkait lampu tamannya, sedangkan yang itu kita akan coba tanyakan ke Dishub. Karena LPJU di bidang penerangannya, kalau tamannya baru kita yang punya ranah,” tandasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Seksi LPJU Dishub Kota Denpasar, Ketut Ronca ketika ditelepon tidak diangkat. Hanya saja pesan singkat via WA dibalas dengan jawaban sibuk persiapan upacara yadnya. Sehingga ia tidak dapat menjawab terkait lampu taman yang rusak tersebut. “Maaf saya masih persiapan anak mau prosesi masekeb, besok akan potong gigi. Mohon maaf dulu ya,” demikian tulis Ronca.
Editor : I Putu Suyatra