Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Dikubur Hari Ini, Tut Herky Tinggalkan Banyak Cerita Bagi Keluarganya

I Dewa Gede Rastana • Rabu, 5 Juli 2023 | 20:49 WIB
BERDUKA : I Nyoman Parta saat memberi support ibunda alm Tut Herky di rumah duka.
BERDUKA : I Nyoman Parta saat memberi support ibunda alm Tut Herky di rumah duka.

GIANYAR, BALI EXPRESS – Yang tidak kalah terpukul atas kepergian Tut Herky untuk selama-lamanya adalah keluarga yang ditinggalkannya. Pihak keluarga tak pernah menyangka jika demam tinggi yang dialami Tut Herky sejak Minggu (2/7) akan menjadi awal kepergian pemuda bernama asli Ketut Budiana, 22, tersebut.

Ditemui di kediamannya di Banjar Silungan, Desa Lodtunduh, Kecamatan Ubud, Gianyar, Ni Made Dewi, 36, kakak sulung Tut Herky menuturkan jika saat itu Tut Herky demam bahkan sampai 39°C. "Beberapa hari yang lalu badannya panas, saya ajak ke RS Ari Canti. Lalu dicek panasnya, setelah itu dinebul (nebulizer). Nah saat observasi 2 jam mau turun panasnya sehingga dipulangkan," ungkapnya.

Namun Senin sore Tut Herky kembali demam tinggi dan tidak bisa bisa makan. Sehingga pihaknya kembali membawa Tut Herky ke RS Ari Canti. “Dikasi makan dia muntah, kan takut. Jadi dilarikan lagi ke rumah sakit. Senin sekitar jam 7 itu sudah di UGD lagi,” imbuhnya.

Setelah mendapatkan penanganan di rumah sakit, kondisi sang adiknya nyatanya memburuk sehingga harus dirawat di ICCU. Sampai akhirnya Tut Herky tak kuat bertahan lagi dan dinyatakan meninggal dunia Rabu (5/7) sekitar pukul 07.09 WITA. “Sempat ngobrol, tapi tidak ada dia bilang apa. Saat di rumah sakit negatoif Covid-19, tapi memang dia kan gemuk jadi agak sesak nafas,” sambungnya.

Dan menurut diagnosa dari dokter, paru-paru Tut Herky kotor karena banyak terdapat racun akibat gaya hidup yang tidak sehat. “Makanya semua kaget, awalnya cuma demam saja. Dia juga bukan perokok, tapi memang perokok pasif,” tuturnya.

 

Ditambahkannya jika sejak Tut Herky dilarikan ke UGD, anggota DPR RI Dapil Bali, I Nyoman Parta senantiasa menemani Tut Herky. “Dari pertama masuk UGD Pak Man (Parta) sudah datang. Lalu kemarin dua kali datang, dan tadi dari pagi sampai ngantar jenazah pulang Pak Man ikut,” lanjut Dewi.

Seperti halnya yang terlihat di media sosial, Tut Herky merupakan sosok yang penuh semangat, meskipun sejak kecil ia didiagnosa hiperaktif dan perkembangannya lambat. “Adik saya dulu sekolah di SLB Gianyar, kalau membaca tidak bisa karena memang perkembangannya lambat. Kalau menulis bisa mengikuti,” lanjutnya lagi.

Sejatinya kata dia, keluarga tidak tahu menahu bagaimana bisa Tut Herky viral dan dikenal banyak netizen. Sampai-sampai ada yang memberikan sepeda gayung hingga sepeda listrik.  “HP kalau gak salah dikasi DPR di Badung, sepeda dikasi Pak Polisi, terus ada dua set kasur dikasi tamu, sama pintu diganti karena rusak, saya heran mereka kenal dimana,” ujarnya.

Meskipun mengalami keterbatasan, Tut Herky sering kali menari bondres bersama sanggar Sadu Muju Payangan bahkan beberapa tahun lalu sempat masuk 10 besar lomba lawak se-Bali. Sang adik, kata Dewi juga merupakan anak yang berbakti. Ketika memiliki uang tidak akan ia gunakan sendiri, ia akan menyerahkan kepada sang ibu dan selalu peduli dengan orang lain.

Tut Herky merupakan anak bungsu dari 3 bersaudara pasangan I Made Gredeg dengan Ni Made Kani. Jenazah pemuda yang kerap menghibur netizen dengan tingkah dan ucapan kocak itu pun akan dikubur di Setra Banjar Silungan, Rabu sore sekitar pukul 15.00 WITA. “Ikhlas gak ikhlas harus ikhlas agar Ketut tenang disana,” tandasnya sembari mengusap air mata. (*)

Editor : I Dewa Gede Rastana
#tut herky #I Nyoman Parta SH #tut herki #gianyar #sakit #meninggal dunia