BALI EXPRESS- Pura Kedatuan Raksa Sidhi menjadi salah satu rekomendasi tempat melakukan spiritual healing atau melukat.
Lokasinya ada Banjar Soka Desa Senganan Kabupaten Tabanan Bali.
Pura Kedatuan Raksa Sidhi ini berada di tempat yang masih sangat asri dengan aliran air dari sumber mata air yang begitu bersih dan bening.
Baca Juga: 31 Ribu Wisatawan Kunjungi DTW Tanah Lot Bali Selama Libur Lebaran 2024
Keindahan tempat penglukatan ini juga akan membuat umat yang datang merasa betah dan membuat pikiran tenang.
Bagi kalian yang ingin datang melukat ke Pura Kedatuan Raksa Sidhi, kalian bisa membawa saran penglukatan berupa pejati yang berjumlah 3 dan juga canang secukupnya.
Untuk mencapai penglukatan (tempat melukat) dari tempat parkir membutuhkan waktu sekitar 10 menit berjalan kaki, dengan melewati anak tangga dan jalan setapak.
Di Pura Kedatuan Raksa Sidhi ada banyak pelinggih dan juga tempat melukat.
Kalian yang ingin tangkil ke pura tidak perlu khwatir karena sudah ada petunjuk lengkap urutan melukat.
Bahkan bagi kalian yang masih bingung akan diarahkan oleh pemangku yang ada di pura tersebut.
Nah berikut ini merupakan melukat di Pura Kedatuan Sidhi dimulai dari pelinggih yang paling hilir yakni Tirtha Pelukatan Dukuh Sakti.
Tujuannya adalah untuk menghilangkan beban pikiran (stress).
Setelah itu para pemedek melanjutkan ke sumber-sumber Tirtha Penglukatan yang berjejer bawah tebing yang airnya sangat besar dan sangat dingin.
Berikut ini urutan tempat Tirtha Penglukatan setelah Penglukatan Dukuh Sakti : (1) Penglukatan Sanghyang Pewenang Tapa (Ibu Pertiwi untuk memohon keturunan atau Pratisentana; (2) Penglukatan Bunda Kanjeng Ratu (mohon Kharisma atau wibawa); (3) Penglukatan Ratu Niang Sakti (memohon usada atau pengobatan); (4) Penglukatan Arca Buddha (mohon kebijaksanaan-Tatagata); (5) Penglukatan Sanghyang Semara-Ratih (memohon jodoh bagi yang belum dapat jodoh); (6) Penglukatan Bathari Gangga (mohon keberlimpahan); (7) Penglukatan Sanghyang Brahma/Bathara Brahma (untuk menghilangkan mala, terhindar dari mara bahaya atau penyakit); (8) Penglukatan Leluhur (mencegah terkena kutukan leluhur); (9) Penglukatan Bethari Melanting (mohon keberlimpahan rejeki); (10) Penglukatan Bethara Wisnu dengan 3 Arca Naga (mohon agar terhindarkan dari musuh (satru); (11) Penglukatan Sang Hyang Wismaya/Semar (Tualen) untuk memohon kesidhian; (12) Penglukatan Sanghyang Aji Saraswati (untuk memohon ilmu pengetahuan (Jnana); (13) Penglukatan Bethari Danu (memohon keharmonisan dengan semua ciptaan Tuhan (sarwa prani); (14) Penglukatan Sanghyang Siwa juntuk memohon kekuatan lahir – bathin.
Pemedek secara begiliran melukat sesuai dengan urutan nama-nama tersebut.
Editor : Wiwin Meliana