Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Dua Lansia di Gianyar Tewas Tertimpa Longsor, Tembok Rumah Ambruk Diterjang Hujan

I Wayan Ananda Mustika Putra • Kamis, 11 September 2025 | 14:58 WIB
Tembok rumah ambruk di Kabupaten Gianyar menelan korban jiwa, Rabu (10/9/2025).
Tembok rumah ambruk di Kabupaten Gianyar menelan korban jiwa, Rabu (10/9/2025).

BALIEXPRESS.ID- Dua orang warga lanjut usia (lansia) di Kabupaten Gianyar, Bali, tewas akibat bencana longsor yang terjadi di dua desa berbeda.

Korban Ni Made Rupet,87, merupakan warga Desa Lebih dan Ni Made Latip,75, dari Desa Temesi.

Keduanya tewas setelah tembok rumah mereka ambruk diterjang longsor pada Rabu (10/09/2025).

Kejadian tragis ini terjadi di tengah tingginya intensitas hujan di Bali.

Menanggapi hal tersebut, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Gianyar bergerak meninjau lokasi bencana.

Peninjauan ini dipimpin oleh Kapolres Gianyar, AKBP Chandra C. Kesuma, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Gianyar, Gusti Bagus Adi Widya Utama.

Saat peninjauan, Forkopimda juga memberikan bantuan berupa paket sembako sebagai bentuk empati dan dukungan moral bagi keluarga korban.

“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah yang menimpa warga. Kehadiran kami di sini bukan hanya untuk melihat langsung kondisi, tetapi juga untuk memastikan penanganan berjalan baik serta memberikan dukungan moril,” ujar Chandra.

Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di daerah rawan longsor, mengingat curah hujan yang masih tinggi.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap berhati-hati. Segera laporkan jika melihat tanda-tanda kerawanan agar dapat dilakukan langkah cepat guna mencegah jatuhnya korban,” tambahnya.

Selain longsor, banjir juga dilaporkan merendam sejumlah rumah di beberapa lokasi lain di Gianyar. Petugas pun telah mengevakuasi warga yang terdampak ke kantor desa.

Gusti Bem, sapaan akrab Gusti Bagus Adi Widya Utama, menegaskan bahwa penanganan bencana ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah, TNI, dan Polri.

"Ini bentuk sinergi kami. Membantu masyarakat untuk menuntaskan bencana," jelasnya.

Peninjauan dan respons cepat ini menjadi bukti nyata komitmen Forkopimda Gianyar dalam memastikan keselamatan warga serta mendorong semangat gotong royong dalam menghadapi bencana. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#bali #bencana #gianyar #banjir