BALI EXPRESS.ID - Dalam upaya menghadirkan layanan listrik yang lebih cepat, stabil, dan andal, PLN Bali terus berinovasi melalui penerapan teknologi digital dalam sistem distribusi kelistrikan di Bali.
Langkah ini menjadi bagian dari transformasi digital PLN untuk memastikan masyarakat Bali mendapatkan pasokan listrik yang efisien, tangguh, dan berkualitas tinggi.
Melalui Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Bali, PLN Bali berhasil menuntaskan program Otomatisasi Jaringan Distribusi 20 kV pada tahun 2025.
Program ini menjadi tonggak penting dalam pembangunan jaringan listrik cerdas (smart grid) yang mampu mendeteksi dan menangani gangguan secara otomatis.
Baca Juga: Binaan Astra Honda Melesat Kencang di Barcelona Ciptakan Sejarah untuk Indonesia
Dengan sistem otomatis yang kini terintegrasi penuh dan dipantau langsung dari pusat pengendalian (control center), kondisi jaringan listrik mulai dari beban, aliran daya, hingga titik gangguan dapat diketahui secara realtime.
Hal ini memungkinkan petugas PLN Bali melakukan penanganan lebih cepat, akurat, dan efisien, sehingga waktu pemulihan listrik (restorasi) bagi pelanggan menjadi jauh lebih singkat.
“Otomatisasi ini merupakan wujud nyata komitmen PLN UP2D Bali dalam meningkatkan keandalan dan efisiensi jaringan listrik. Kami mengganti peralatan manual menjadi sistem digital terintegrasi yang dapat dikendalikan secara remote,”
ujar Manager PLN UP2D Bali, Petrus Irwan Ichwansaputra.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem, DLH Bangli Terbentur Fasilitas Minim untuk Pangkas Pohon Berisiko
Petrus menjelaskan bahwa sistem otomatisasi ini memperkuat kemampuan pengawasan dan pengendalian jaringan listrik di seluruh wilayah Bali.
Dengan sistem digital yang terhubung secara menyeluruh, petugas dapat melakukan tindakan korektif langsung dari pusat kendali, tanpa harus menunggu proses manual di lapangan.
“PLN Bali berkomitmen untuk terus meningkatkan efisiensi dan keandalan sistem kelistrikan. Ke depan, kami akan melakukan penggantian dan pengembangan peralatan secara bertahap sesuai kebutuhan energi masyarakat Bali,” tambahnya.
Bagi masyarakat, manfaat dari jaringan listrik pintar (smart grid) ini sudah bisa dirasakan secara langsung:
-
Pasokan listrik lebih stabil dan minim gangguan.
-
Proses pemulihan lebih cepat saat terjadi kendala teknis.
-
Kenyamanan pelanggan meningkat, karena sistem mampu bekerja secara efisien dan terpantau 24 jam.
Langkah inovatif ini mempertegas komitmen PLN Bali dalam menghadirkan layanan modern, tanggap, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan, sekaligus mendukung pertumbuhan kebutuhan energi dan pembangunan ekonomi di Pulau Bali.
Editor : Ninuk Febriani