Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Cuaca Ekstrem Landa Gianyar, Sejumlah Wilayah Terendam Banjir

Putu Agus Adegrantika • Selasa, 16 Desember 2025 | 03:20 WIB
RUSAK: Suasana jalan di Jalan Raya Batuan, Sukawati, Gianyar, Senin (15/12).
RUSAK: Suasana jalan di Jalan Raya Batuan, Sukawati, Gianyar, Senin (15/12).

BALI EXPRESS.ID – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Gianyar disertai angin kencang serta kilat dan petir pada Senin (15/12) sejak pukul 14.30 hingga 18.25 WITA mengakibatkan sejumlah titik terdampak bencana hidrometeorologi. Aparat terkait bersama BPBD Kabupaten Gianyar melakukan monitoring intensif di beberapa lokasi rawan guna memastikan kondisi tetap terkendali.

Berdasarkan pantauan dan peringatan dini dari BMKG, wilayah Kabupaten Gianyar khususnya Kecamatan Sukawati dan Blahbatuh berstatus siaga cuaca ekstrem. Kondisi ini berpotensi menimbulkan bencana seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, hingga pohon tumbang akibat tingginya curah hujan yang terjadi dalam waktu cukup lama.

Informasi yang diterima, di Kecamatan Sukawati, banjir sementara terjadi di Jalan Raya Sakah, Batuan sehingga sejumlah kendaraan terjebak dan memilih menepi di lokasi aman. Banjir juga merendam rumah warga atas nama Ni Wayan Padmi di Banjar Dentiyis, Desa Batuan, dengan ketinggian air hampir sepinggang orang dewasa. Selain itu, Simpang Lampu Merah Batuan turut terdampak luapan air yang menggenangi jalan dan menyebabkan kemacetan arus lalu lintas.

"Saya mau pulang ke Tabanan dari Gianyar Kota, harus mutar balik lagi lewat jalur Ubud, " jelas Gus Rai salah satu pengendara yang memutar balik kendaraannya di dekat lampu merah Batuan. 

Sementara itu, di Kecamatan Ubud, luapan banjir terjadi di Jalan Raya Mawang, Desa Lodtunduh. Air setinggi pinggang orang dewasa memaksa sejumlah pengendara menghentikan perjalanan dan menggunakan jalur alternatif demi keselamatan.

Di wilayah Kecamatan Gianyar, banjir terpantau di depan Perumahan Pondok Asri, Jalan Raya Pantai Lebih, Desa Serongga, serta di sepanjang Jalan Raya Serongga. Luapan air menggenangi badan jalan sehingga kendaraan tidak dapat melintas dan memilih menepi di tempat yang lebih aman.

Adapun di Kecamatan Blahbatuh, akses jalur Blangsinga dari arah utara menuju Desa Saba juga terdampak luapan air. Tingginya curah hujan menyebabkan pengendara terpaksa putar balik atau berhenti sementara karena kondisi jalan tidak memungkinkan untuk dilalui.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD Kabupaten Gianyar mengerahkan personel Tim Reaksi Cepat (TRC) beserta armada pendukung dan terus berkolaborasi dengan aparat kewilayahan untuk pendataan serta penanganan dampak bencana. Hingga laporan ini disusun, tidak terdapat korban jiwa akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Gianyar. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat tetap waspada dan mengikuti informasi resmi terkait perkembangan cuaca.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gianyar, Ida Bagus Putu Suamba, saat dikonfirmasi menjelaakan bahwa tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa cuaca ekstrem yang memicu banjir di sejumlah wilayah Gianyar. 

"Satu orang warga yang sempat terseret arus banjir di Desa Batuan berhasil diselamatkan oleh tim di lapangan dan hanya mengalami luka-luka ringan, selanjutnya langsung dilarikan ke RS Ari Canti untuk mendapatkan perawatan medis," jelasnya.

Sementara itu, upaya penanganan pascabencana terus dilakukan. "Pembersihan dan pengangkutan puing-puing sisa banjir yang dilaksanakan pada malam hari guna mempercepat pemulihan kondisi lingkungan, " pungkas Ida Bagus Suamba.*

Editor : Putu Agus Adegrantika