BALIEXPRESS.ID – Dinas Kesehatan Provinsi Bali memastikan hingga saat ini belum ditemukan laporan kasus Super Flu di wilayah Bali.
Meski demikian, kewaspadaan tetap ditingkatkan dengan mengimbau masyarakat menjaga kesehatan dan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. I Nyoman Gde Anom mengatakan, pemerintah daerah terus memantau perkembangan informasi dari pusat terkait penyakit tersebut.
“Sampai hari ini belum ada laporan kasus ini di Bali, tapi kita selalu waspada dan mengingatkan masyarakat agar selalu menjaga kesehatan dan imunitas tubuh dgn PHBS, makan makanan bergizi, rajin olahraga, istirahat yang cukup, kalau mau keluar rumah pas kena flu atau lagi sakit, agar memakai masker, istirahat di rumah, rajin cuci tangan dan segera ke faskes kalau sakit flu tidak sembuh-sembuh,” ujarnya saat dihubungi, Selasa (6/1).
Ia menjelaskan, gejala Super Flu secara umum tidak jauh berbeda dengan flu biasa.
Masyarakat diminta tidak panik, namun tetap waspada apabila mengalami keluhan yang berkepanjangan.
Baca Juga: Mutasi Jabatan di Polres Buleleng, Kasat Samapta dan Tiga Kapolsek Resmi Berganti
“Gejalanya seperti flu biasa yaitu demam, batuk filek, sakit kepala, nyeri tenggorokan,” kata Anom.
Terkait tingkat bahaya penyakit tersebut, Anom menegaskan hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Kementerian Kesehatan yang menyebut Super Flu sebagai penyakit berbahaya atau fatal.
“Sampai saat Kemenkes belum mengeluarkan surat edaran, dan belum menyatakan penyakit ini berbahaya, hanya himbauan saja agar kita semua selalu mengajak masyarakat melalukan PHBS seperti yang sampaikan diatas untuk mencegah kita semua tertular penyakit apapun termasuk super flu ini,” jelasnya.(***)
Editor : Rika Riyanti