BALIEXPRESS.ID- Universitas Mahasaraswati Denpasar didirikan pada tahun 1963 dan berkembang di bawah naungan Yayasan Perguruan Rakyat Saraswati Denpasar. Sejak bergabung, bertumbuh bersama tradisi keilmuan yang telah teruji oleh waktu, dan menjadi apoteker masa depan yang unggul dan bermartabat di bidang kesehatan dan kefarmasian.
Menurut Rektor Unmas Prof. Dr. I Ketut Sukewati Lanang Putra Perbawa, S.H., M.H. komitmen tersebut diwujudkan melalui berdirinya SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar pada tahun 1969, sebagai salah satu sekolah farmasi tertua dan pertama di Bali. Selama puluhan tahun, SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar telah berperan penting dalam mencetak tenaga kefarmasian tingkat menengah yang kompeten, berkarakter, dan siap mengabdi di dunia kesehatan. Dengan pengalaman lebih dari 50 tahun, lembaga ini fokus pada keahlian ilmu kefarmasian serta menjalin kemitraan dengan apotek, industri kosmetika, hingga peluang kerja bagi lulusan. Dari sinilah tradisi panjang pendidikan farmasi Saraswati bermula.
Perjalanan ini kemudian berlanjut dengan berdirinya Akademi Farmasi Saraswati Denpasar pada tahun 2008, sebagai peningkatan mutu pendidikan kefarmasian oleh Yayasan Perguruan Rakyat Saraswati Pusat Denpasar. Transformasi terus berlangsung hingga pada tahun 2019, Akademi Farmasi Saraswati Denpasar resmi bergabung dengan Universitas Mahasaraswati Denpasar dan berubah menjadi Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar, dengan Program Studi Diploma Tiga Farmasi dan Sarjana Farmasi.
Pada tahun 2026 ini, Fakultas Farmasi kembali mencatatkan tonggak sejarah penting. Berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 113/B/O/2026, Universitas Mahasaraswati Denpasar secara resmi memperoleh izin pembukaan Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker.
Capaian ini merupakan buah dari perjalanan panjang, kerja keras, dan doa seluruh civitas akademika. Semoga Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker ini menjadi wadah lahirnya apoteker profesional, beretika, dan berdaya saing, yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kesehatan masyarakat dan bangsa.
Baca Juga: Percepat Program 3 Juta Rumah, Menteri PKP Apresiasi Peran Strategis BRI
”Kami mengajak putra-putri terbaik Indonesia untuk melanjutkan estafet pengabdian di Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Universitas Mahasaraswati Denpasar. Mari bergabung, bertumbuh bersama tradisi keilmuan yang telah teruji oleh waktu, dan menjadi apoteker masa depan yang unggul dan bermartabat,” jelas Prof Lanang Perbawa. (art)
Editor : Wiwin Meliana