Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Banjir di Kota Denpasar: 33 Warga Jalan Gurita Dievakuasi Termasuk 4 Bayi

Putu Resa Kertawedangga • Rabu, 25 Februari 2026 | 06:51 WIB

Tim SAR melakukan evakuasi warga korban banjir di Bali, Selasa (24/2/2026).
Tim SAR melakukan evakuasi warga korban banjir di Bali, Selasa (24/2/2026).

BALIEXPRESS.ID- Hujan yang berlangsung di Kota Denpasar menyebabkan banjir di Jalan Gurita, Kelurahan Sesetan, Selasa (24/2/2026) sejak dini hari.

Kondisi ini menyebabkan 33 warga harus dievakuasi oleh BPBD Kota Denpasar bersama TNI AL lantaran ketinggian air terus meningkat.

Puluhan orang yang dievakuasi tersebut merupakan 5 anak-anak, 4 bayi, serta sisanya orang dewasa termasuk lansia.

Salah seorang warga yang anaknya ikut dievakuasi, Made Nana, 38, mengatakan, dirinya terbangun pukul 03.00 Wita karena teriakan tetangga.

Saat itu ia pun melihat air luapan sungai telah memasuki rumahnya. “Tetangga saya teriak banjir banjir, dan saat itu air sudah masuk kamar tapi masih datar-datar saja,” ujar Nana.

Ia menyebutkan, berselang satu jam berikutnya ketinggian air meningkat menjadi setinggi lutut orang dewasa.

Setelah beberapa jam saat terang, air mencapai pinggang orang dewasa. Nana pun berencana mengungsi sementara ke rumah kerabatnya di Sidakarya.

“Kasur sudah basah, kulkas terendam. Beberapa barang saya taruh di atas,” ungkap perempuan yang tinggal berempat bersama suami, anak, dan mertua.

Warga lainnya, Yanto, 32, menuturkan, air sudah mulai naik pukul 01.00 Wita.

Kemudian pukul 03.00 Wita warga mulai mengungsi mandiri. "Saya tinggal di Gang III, air setinggi pinggang. Ini yang paling besar selama 17 tahun saya tinggal di sini," ungkapnya.

Air pun disebutkan, telah masuk rumah dan merendam barang-barang miliknya di dalam kamar.

Banjir ini diakui bukan pertama kalinya terjadi di Jalan Gurita, meski demikian kondisi air pada 10 September 2025 tidak separah saat ini.

"Motor saya juga tenggelam. Sudah saya isi batako dua tumpuk tetap kena. Dari jam tiga saya mengungsi," imbuhnya.

Sementara, Koordinator TSC BPBD Kota Denpasar, I Gusti Ketut Kartika Udayana memaparkan, timnya melakukan evakuasi warga di tiga titik.

Evakuasi tidak hanya di Jalan Gurita, ada juga di Jalan Bumi Ayu, Jalan Pungutan Sanur.

“Banyak yang memilih bertahan di rumah saat kami evakuasi. Untuk kedalaman air bervariasi, paling tinggi sepinggang yang paling tengah,” jelasnya. (*)

Editor : I Made Mertawan
#sesetan #denpasar #banjir