BALIEXPRESS.ID - Jalur tengkorak Tabanan tepatnya di jalan Nasional Denpasar-Gilimanuk, wilayah Banjar Soka Kaja, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, kembali memakan korban jiwa.
Kali ini satu penumpang mobil angkutan barang meninggal dunia di lokasi kejadian pada Rabu (25/2/2026).
Kasi Humas Polres Tabanan, AKP Gusti Made Berata, ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.
Disebutkan Berata ada beberapa unit kendaraan besar terlibat dalam kecelakaan tersebut.
"Kecelakaan terjadi sekitar pukul 08.00 Wita. Akibat kecelakaan ini, arus lalu lintas di lokasi kejadian sempat tersendat," jelasnya.
Adapun kronologi kecelakaan maut ini disebutkan Berata, bermula dari kendaraan truk Mitsubishi Tronton Nopol B-9611-WV yang dikemudikan oleh Prasetya Rahma Dana Nasution,26, asal Lumajang, Jawa Timur datang dari arah selatan (Gilimanuk) menuju arah utara ( Denpasar).
Ketika sampai di lokasi, pengemudi truk tronton ini mendahului tronton yang ada di depannya.
Saat bersamaan, ternyata dari arah Selatan (arah Denpasar) datanglah satu unit minibus, minibus ini melakukan pengereman mendadak untuk menghindari tronton tersebut.
Satu unit truk colt yang ada dibelakang minibus ini membanting kemudi ke kanan karena tidak mengetahui ada tronton di depannya, sehingga Mitsubishi Colt dengan nopol DK 8869 DD yang dikemudikan oleh Martinus Lelu Dappa, 40, asal Sumba Barat Daya, langsung menghantam tronton yang mendahului dari arah Gilimanuk yang posisinya sudah masuk ke jalur sebelah barat as jalan.
"Akibat tabrakan tersebut, penumpang Mitsubishi Colt yang yang bernama Arianto Bulu Lero, 22, mengalami benturan keras hingga terjepit, sehingga menyebabkannya meninggal dunia di lokasi kejadian," lanjutnya.
Selain korban meninggal, yang saat ini jenazahnya sudah dititipkan dikamar jenazah RSUD Nyitdah, kecelakaan ini juga menyebabkan tiga orang lainnyaeninggal dunia. Sedangkan untuk kerugian material AKP. Berata menyatakan pihaknya belum bisa memastikan nilai kerugian. (*)
Editor : I Made Mertawan