alexametrics
26.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Pasca Pencurian, Krama Tajen Gelar Pakemitan

TABANAN, BALI EXPRESS – Pasca pencurian di dua tempat sekaligus, Pura Prajapati dan Pura Dalem, krama Desa Adat Tajen, Desa Tajen, Kecamatan Penebel, Tabanan, mulai mengefektifkan kegiatan pakemitan (jaga malam).

Kegiatan tersebut mulai dilakukan sejak 28 Juni 2021 lalu. Setelah menghaturkan upacara Guru Piduka. Upacara tersebut dilakukan di dua tempat sekaligus. Baik di Pura Prajapati dan Pura Dalem desa adat setempat.

“Sejak 28 Juni yang lalu. Setelah kami melaksanakan upacara Guru Piduka karena kejadian itu. Istilahnya karena kabrebehan,” jelas Bendesa Adat Tajen, I Gusti Nyoman Ardika, Kamis (8/7).

Selain itu, koordinasi dengan pihak desa adat tetangga juga diefektifkan. Termasuk dengan Desa Adat Geluntung, Desa Geluntung, di Kecamatan Marga yang juga mengalami pencurian pada Pura Bale Agung Umakaang.

“Begitu juga dengan desa adat terdekat seperti di Biaung dan Cepik. Kami sama-sama berkoordinasi,” jelasnya.

Pakemitan dilakukan dengan mengerahkan 17 orang petugas. Setiap malam. Baik dari pacalang maupun Linmas. Terlebih lagi saat ini, Satgas Gotong Royong Covid-19 juga mesti berpatroli berhubung diberlakukannya PPKM Darurat.

“Selain itu, kami juga melakukan antisipasi lainnya. Sekarang ini pratima kami tempatkan pada tempat suci yang lebih aman. Kami terali. Agar kejadian kemarin tidak terulang lagi,” pungkasnya. 


TABANAN, BALI EXPRESS – Pasca pencurian di dua tempat sekaligus, Pura Prajapati dan Pura Dalem, krama Desa Adat Tajen, Desa Tajen, Kecamatan Penebel, Tabanan, mulai mengefektifkan kegiatan pakemitan (jaga malam).

Kegiatan tersebut mulai dilakukan sejak 28 Juni 2021 lalu. Setelah menghaturkan upacara Guru Piduka. Upacara tersebut dilakukan di dua tempat sekaligus. Baik di Pura Prajapati dan Pura Dalem desa adat setempat.

“Sejak 28 Juni yang lalu. Setelah kami melaksanakan upacara Guru Piduka karena kejadian itu. Istilahnya karena kabrebehan,” jelas Bendesa Adat Tajen, I Gusti Nyoman Ardika, Kamis (8/7).

Selain itu, koordinasi dengan pihak desa adat tetangga juga diefektifkan. Termasuk dengan Desa Adat Geluntung, Desa Geluntung, di Kecamatan Marga yang juga mengalami pencurian pada Pura Bale Agung Umakaang.

“Begitu juga dengan desa adat terdekat seperti di Biaung dan Cepik. Kami sama-sama berkoordinasi,” jelasnya.

Pakemitan dilakukan dengan mengerahkan 17 orang petugas. Setiap malam. Baik dari pacalang maupun Linmas. Terlebih lagi saat ini, Satgas Gotong Royong Covid-19 juga mesti berpatroli berhubung diberlakukannya PPKM Darurat.

“Selain itu, kami juga melakukan antisipasi lainnya. Sekarang ini pratima kami tempatkan pada tempat suci yang lebih aman. Kami terali. Agar kejadian kemarin tidak terulang lagi,” pungkasnya. 


Most Read

Artikel Terbaru

/