alexametrics
26.8 C
Denpasar
Monday, June 27, 2022

Makna dan Posisi Lima Jenis Buah atau Panca Pala dalam Ritual Hindu

Jika buah cereme tidak diperoleh, maka bisa digantikan dengan buah tingkih atau kemiri yang sama-sama memiliki daging buah berwarna putih.

Arah Barat disimbulkan warna kuning untuk Dewa Maha Dewa. Buah yang dipakai untuk itu adalah pisang, karena semua warna pisang yang ranum dagingnya berwana kuning termasuk warna kulitnya.

“Kalau pisang terkendala, dapat dipakai buah ceroring karena warna kulit buah yang matang kuning,” jelas Suardika.

Kemudian untuk arah Utara disimbulkan dengan warna hitam untuk Dewa Wisnu dipakai warna gelap seperti hijau atau ungu tua. Buah yang dipakai adalah pangi. Karena warna daging buah matangnya berwarna hitam.

Untuk arah selatan warna merah simbul Dewa Brahma. Buah yang dipakai adalah buah pinang karena warna buah pinang yang ranum kulitnya merah. Jika sulit mendapatkan buah pinang maka bisa dipakai manggis, karena kulit buah manggis ranum berwarna merah sampai merah tua.

Sedangkan untuk lokasi di tengah-tengah simbulnya manca warna (lima warna) yakni dipakai buah nenas. Alasannya sejak buah muda sampai ranum memang ke lima warna ada pada buah nenas. Sehingga disimbolkan dengan manca warna.

Selain kelima jenis buah tersebut, ada pula penggunaan Buah kelapa yang senantiasa menjadi pilihan utama dalam membuat sesajen. Ada beberapa jenis kelapa yang wajib digunakan sebagai sarana upakara.






Reporter: I Putu Mardika

Jika buah cereme tidak diperoleh, maka bisa digantikan dengan buah tingkih atau kemiri yang sama-sama memiliki daging buah berwarna putih.

Arah Barat disimbulkan warna kuning untuk Dewa Maha Dewa. Buah yang dipakai untuk itu adalah pisang, karena semua warna pisang yang ranum dagingnya berwana kuning termasuk warna kulitnya.

“Kalau pisang terkendala, dapat dipakai buah ceroring karena warna kulit buah yang matang kuning,” jelas Suardika.

Kemudian untuk arah Utara disimbulkan dengan warna hitam untuk Dewa Wisnu dipakai warna gelap seperti hijau atau ungu tua. Buah yang dipakai adalah pangi. Karena warna daging buah matangnya berwarna hitam.

Untuk arah selatan warna merah simbul Dewa Brahma. Buah yang dipakai adalah buah pinang karena warna buah pinang yang ranum kulitnya merah. Jika sulit mendapatkan buah pinang maka bisa dipakai manggis, karena kulit buah manggis ranum berwarna merah sampai merah tua.

Sedangkan untuk lokasi di tengah-tengah simbulnya manca warna (lima warna) yakni dipakai buah nenas. Alasannya sejak buah muda sampai ranum memang ke lima warna ada pada buah nenas. Sehingga disimbolkan dengan manca warna.

Selain kelima jenis buah tersebut, ada pula penggunaan Buah kelapa yang senantiasa menjadi pilihan utama dalam membuat sesajen. Ada beberapa jenis kelapa yang wajib digunakan sebagai sarana upakara.






Reporter: I Putu Mardika

Most Read

Artikel Terbaru

/