alexametrics
29.8 C
Denpasar
Wednesday, May 25, 2022

Ini Cara Pasupati Pis Bolong Arjuna

Pengasih-asih bertujuan membuat orang jatuh cinta kepada orang yang melaksanakan ilmu pangiwa. Hal ini biasanya menggunakan sarana berupa guna-guna. Salah satu sarana ilmu pangasih yang banyak digemari adalah Pis Bolong Arjuna. Konon, bagi yang membawa Pis Arjuna, akan terlihat tampan dan dikejar-kejar wanita.

Saat ini Pis Bolong Arjuna sudah sangat jarang ditemui. Kebanyakan Pis Arjuna yang dimiliki masyarakat adalah buatan manusia. Untuk membedakan Pis Bolong Arjuna yang asli dan buatan manusia, Jro Pandit menjelaskan, Pis Arjuna yang asli lebih tipis dibandingkan yang dibuat oleh manusia. Selain itu, gambar Arjuna pada Pis Arjuna asli tidak terlihat oleh kasat mata. Sementara yang dibuat oleh manusia dapat dilihat dengan jelas karena gambar Arjuna dibuat timbul dan jelas.

Meski dibuat oleh manusia, Jro Pandit mengungkapkan, Pis Arjuna dapat dihidupkan dengan pasupati. Sebelum dipasupati harus dicarikan hari baik yaitu Purnama, Anggarkasih dan Sukra Legi.  Sarana yang digunakan adalah Canang Burat Wangi dan dimohonkan kepada Dewa Arjuna. Tata cara dan mantram untuk ngurip Pis Arjuna adalah pertama Pis Arjuna diurip di atas pasepan dengan mantram :

OM aku sakti urip Sang Hyang Tunggal,

lamun urip Sang Hyang Tunggal,

urip Sang Hyang Wisesa,

OM urip sabda bayu idep,

Urip sabda, urip bayu, urip sarana,

 

Kemudian urip rerajahan dengan mantram :

Om aku sakti urip Sang Hyang Tunggal,

lamun urip Sang Hyang Tunggal,

urip Sang Hyang Wisesa,

Om ang Bhatara Brahma angurip bayu

Ong Bhatara Wwisnu angurp sabda

Om mang Iswara angurip idep,

setelah itu barulah pasupati aksara dengan mantram:

Om idep aku Bhatara Guru angurip sastra kabeh

Ong Kara Ang Kara Mang Kara Ung Kara urip

Bhagawan Cintya urip kabeh

Sang Hyang Saraswati kabeh urip kebaut Bhatara Guru akari pangurip sastra

 

Setelah Sang Hyang Parta Wijaya malinggih, kemudian dikukuhkan dengan mantram Arjuna:

Ih Sang Arjuna

Tyang nyelang kebagusan Sang Arjuna mangda ngerasuk ke jinah pis bolong puniki.

Untuk mempertahankan kekuatan magis Pis Bolong Arjuna, setiap Purnama atau Kamis, Pis Bolong Arjuna diasepin dan diolesi minyak.

Lebih lanjut Jro Pandit menjelaskan, ada beberapa jenis Pis Bolong Arjuna. Pis Arjuna dengan gambar Arjuna membawa panah digunakan untuk tebar pesona agar laki-laki terlihat tampan di mata wanita. Sementara Pis Arjuna dengan gambar Dewi Supraba digunakan untuk meluluhkan hati wanita yang diinginkan. Sedangkan Pis Arjuna dengan gambar Arjuna digunakan untuk kewibawaan. “Kegunaanya berbeda tergantung dari gambar yang ada di Pis Arjuna tersebut,” ungkapnya dalam kanal Youtube Jro Pandit Spiritual.






Reporter: Wiwin Meliana

Pengasih-asih bertujuan membuat orang jatuh cinta kepada orang yang melaksanakan ilmu pangiwa. Hal ini biasanya menggunakan sarana berupa guna-guna. Salah satu sarana ilmu pangasih yang banyak digemari adalah Pis Bolong Arjuna. Konon, bagi yang membawa Pis Arjuna, akan terlihat tampan dan dikejar-kejar wanita.

Saat ini Pis Bolong Arjuna sudah sangat jarang ditemui. Kebanyakan Pis Arjuna yang dimiliki masyarakat adalah buatan manusia. Untuk membedakan Pis Bolong Arjuna yang asli dan buatan manusia, Jro Pandit menjelaskan, Pis Arjuna yang asli lebih tipis dibandingkan yang dibuat oleh manusia. Selain itu, gambar Arjuna pada Pis Arjuna asli tidak terlihat oleh kasat mata. Sementara yang dibuat oleh manusia dapat dilihat dengan jelas karena gambar Arjuna dibuat timbul dan jelas.

Meski dibuat oleh manusia, Jro Pandit mengungkapkan, Pis Arjuna dapat dihidupkan dengan pasupati. Sebelum dipasupati harus dicarikan hari baik yaitu Purnama, Anggarkasih dan Sukra Legi.  Sarana yang digunakan adalah Canang Burat Wangi dan dimohonkan kepada Dewa Arjuna. Tata cara dan mantram untuk ngurip Pis Arjuna adalah pertama Pis Arjuna diurip di atas pasepan dengan mantram :

OM aku sakti urip Sang Hyang Tunggal,

lamun urip Sang Hyang Tunggal,

urip Sang Hyang Wisesa,

OM urip sabda bayu idep,

Urip sabda, urip bayu, urip sarana,

 

Kemudian urip rerajahan dengan mantram :

Om aku sakti urip Sang Hyang Tunggal,

lamun urip Sang Hyang Tunggal,

urip Sang Hyang Wisesa,

Om ang Bhatara Brahma angurip bayu

Ong Bhatara Wwisnu angurp sabda

Om mang Iswara angurip idep,

setelah itu barulah pasupati aksara dengan mantram:

Om idep aku Bhatara Guru angurip sastra kabeh

Ong Kara Ang Kara Mang Kara Ung Kara urip

Bhagawan Cintya urip kabeh

Sang Hyang Saraswati kabeh urip kebaut Bhatara Guru akari pangurip sastra

 

Setelah Sang Hyang Parta Wijaya malinggih, kemudian dikukuhkan dengan mantram Arjuna:

Ih Sang Arjuna

Tyang nyelang kebagusan Sang Arjuna mangda ngerasuk ke jinah pis bolong puniki.

Untuk mempertahankan kekuatan magis Pis Bolong Arjuna, setiap Purnama atau Kamis, Pis Bolong Arjuna diasepin dan diolesi minyak.

Lebih lanjut Jro Pandit menjelaskan, ada beberapa jenis Pis Bolong Arjuna. Pis Arjuna dengan gambar Arjuna membawa panah digunakan untuk tebar pesona agar laki-laki terlihat tampan di mata wanita. Sementara Pis Arjuna dengan gambar Dewi Supraba digunakan untuk meluluhkan hati wanita yang diinginkan. Sedangkan Pis Arjuna dengan gambar Arjuna digunakan untuk kewibawaan. “Kegunaanya berbeda tergantung dari gambar yang ada di Pis Arjuna tersebut,” ungkapnya dalam kanal Youtube Jro Pandit Spiritual.






Reporter: Wiwin Meliana

Most Read

Artikel Terbaru

/