alexametrics
28.7 C
Denpasar
Saturday, January 29, 2022

Mengenal Palinggih Dewa Gede Celak Kontong di Banyuatis (2-Habis)

Palinggih Dewa Gede Celak Kontong di Pura Desa Kayuputih, Kecamatan Banjar, Buleleng, Bali, diyakini bisa memberikan kesuburan. Hal itu disampaikan Jero Mangku Kubayan Made Mesin, pemangku di Pura Desa Kayu Putih sekaligus pemangku khusus Palinggih Dewa Gede Celak Kontong .

DEWA Gede Celak Kontong bagi masyarakat Desa Kayuputih masih diyakini menempati kedudukan penting, terutama yang berkaitan dengan hasil pertanian. Berbagai aktifitas masyarakat Desa Kayuputih yang terkait dengan pertanian, baik di persawahan maupun di kebun, selalu diawali dengan pelaksanaan ritual pemujaan terhadap Dewa Gede Celak Kontong. Harapannya hasil pertanian warga dapat terlepas dari gangguan segala macam penyakit.

Mangku Made Mesin mengatakan, selain diyakini sebagai Dewa Kesuburan yang dipuja di Pura Bale Agung Desa Kayuputih, Dewa Gede Celak Kontong sering pula dikaitkan sebagai simbol keselamatan, kelahiran, dan kesehatan manusia. Termasuk juga dipuja dan diyakini sebagai sebuah kekuatan yang memberikan penyembuhan dan pelindung dari gangguan makhluk-makhluk gaib atau dari kekuatan ilmu hitam.

Baca Juga :  Soal Pungli, Pasek Sebut Ada Upaya Pelemahan Desa Pakraman di Bali

Pemujaan terhadap Dewa Gede Celak Kontong berupa banten dan beberapa bahan pangan berupa hasil panen yang dipersmbahkan ketika ngusaba desa. Proses pemujaan dimulai pada saat Purnama Kaenem.

“Prosesnya lumayan panjang. Tempatnya diawali di Pura Ulunsui Subak, Segara, Pasiraman Toya Yeh Mampeh, dan yang terakhir pemujaan Dewa Gede Celak Kontong dilakukan di Pura Bale Agung,” ujarnya.






Reporter: I Putu Mardika

Palinggih Dewa Gede Celak Kontong di Pura Desa Kayuputih, Kecamatan Banjar, Buleleng, Bali, diyakini bisa memberikan kesuburan. Hal itu disampaikan Jero Mangku Kubayan Made Mesin, pemangku di Pura Desa Kayu Putih sekaligus pemangku khusus Palinggih Dewa Gede Celak Kontong .

DEWA Gede Celak Kontong bagi masyarakat Desa Kayuputih masih diyakini menempati kedudukan penting, terutama yang berkaitan dengan hasil pertanian. Berbagai aktifitas masyarakat Desa Kayuputih yang terkait dengan pertanian, baik di persawahan maupun di kebun, selalu diawali dengan pelaksanaan ritual pemujaan terhadap Dewa Gede Celak Kontong. Harapannya hasil pertanian warga dapat terlepas dari gangguan segala macam penyakit.

Mangku Made Mesin mengatakan, selain diyakini sebagai Dewa Kesuburan yang dipuja di Pura Bale Agung Desa Kayuputih, Dewa Gede Celak Kontong sering pula dikaitkan sebagai simbol keselamatan, kelahiran, dan kesehatan manusia. Termasuk juga dipuja dan diyakini sebagai sebuah kekuatan yang memberikan penyembuhan dan pelindung dari gangguan makhluk-makhluk gaib atau dari kekuatan ilmu hitam.

Baca Juga :  Tabuh Rah 33 Seet Saat Ngusaba Ngebekin di Pedawa

Pemujaan terhadap Dewa Gede Celak Kontong berupa banten dan beberapa bahan pangan berupa hasil panen yang dipersmbahkan ketika ngusaba desa. Proses pemujaan dimulai pada saat Purnama Kaenem.

“Prosesnya lumayan panjang. Tempatnya diawali di Pura Ulunsui Subak, Segara, Pasiraman Toya Yeh Mampeh, dan yang terakhir pemujaan Dewa Gede Celak Kontong dilakukan di Pura Bale Agung,” ujarnya.






Reporter: I Putu Mardika

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru