alexametrics
25.8 C
Denpasar
Monday, June 27, 2022

Tradisi Matigtig untuk Nyomia Bhuta Kala di Geriana Kangin

Mendet dilakukan beberapa kali oleh Jero Desa Sangkepan berjumlah 28 orang itu. Begitu petabuhan terakhir ditumpahkan, seluruh peserta atau jero Desa Sangkepan berlari menuju tembok area utama Pura Puseh Desa Adat Geriana Kangin guna mengambil sampian yang telah diupacarai.

Begitu berhasil diraih, 28 orang jero Desa Sangkepan ini kemudian langsung saling menyerang dengan sampian. “Ritual Siat Sampian ini menyerupai perang, tapi senjata yang digunakan adalah sampian berbahan daun kelapa muda (janur),” kata Ketut Yasa, beberapa waktu lalu.

Metigtig bisa sebagai simbol ngayab atau pelengkap apabila dalam pelaksanaan Usaba, apabila ada sarana upacara yang kurang. Sehingga melalui Siat Sampian atau Matigtig, kekurangan tersebut dapat sekaligus dilengkapi.

“Dari sisi sekala, ritual Siat Sampian dimaknai sebagai ungkapan rasa suka-cita karena selama proses upacara Aci Usaba Goreng tidak ada hambatan. Upacara sudah berjalan dengan baik dan lancar sejak awal tahapannya,” pungkas Ketut Yasa.






Reporter: AGUS EKA PURNA NEGARA

Mendet dilakukan beberapa kali oleh Jero Desa Sangkepan berjumlah 28 orang itu. Begitu petabuhan terakhir ditumpahkan, seluruh peserta atau jero Desa Sangkepan berlari menuju tembok area utama Pura Puseh Desa Adat Geriana Kangin guna mengambil sampian yang telah diupacarai.

Begitu berhasil diraih, 28 orang jero Desa Sangkepan ini kemudian langsung saling menyerang dengan sampian. “Ritual Siat Sampian ini menyerupai perang, tapi senjata yang digunakan adalah sampian berbahan daun kelapa muda (janur),” kata Ketut Yasa, beberapa waktu lalu.

Metigtig bisa sebagai simbol ngayab atau pelengkap apabila dalam pelaksanaan Usaba, apabila ada sarana upacara yang kurang. Sehingga melalui Siat Sampian atau Matigtig, kekurangan tersebut dapat sekaligus dilengkapi.

“Dari sisi sekala, ritual Siat Sampian dimaknai sebagai ungkapan rasa suka-cita karena selama proses upacara Aci Usaba Goreng tidak ada hambatan. Upacara sudah berjalan dengan baik dan lancar sejak awal tahapannya,” pungkas Ketut Yasa.






Reporter: AGUS EKA PURNA NEGARA

Most Read

Artikel Terbaru

/