alexametrics
26.5 C
Denpasar
Friday, August 19, 2022

Usadha Babahi (14) : Sakit Tuju Babahi Bayu

DENPASAR, BALI EXPRESS-Beragam Babahi, mulai dari gejala, efek, cara mengobati, dan mantra untuk mengatasi akibat sakit karena dibuat oleh orang berniat jahat ini, akan dibeber lewat Usada Babahi.

Usada Babahi diserikan (dirilis bersambung) diambil dari Buku ‘Berbagai Cara Pengobatan Menurut Lontar Usada, Pengobatan Tradisional Bali’ yang ditulis oleh I Ketut Suwidja (1991).

Kena babahi, sakitnya pegal linu seperti ditusuk, terasa pada otot, sumsum, penyakit ini bernama Tuju Babahi Bayu. 

Sarana : daun kayu awon, daun liligundi,daun maduri, semua yang kuning, dipipis halus dan dibungkus dengan daun pisang, lalu dibakar, dipergunakan untuk sembar sebagian dan untuk bedak sebagian, air arak. 

Kena babahi taruna, sakit menusuk seperti tembus, sampai pada punggung, napas sesak, penyakit bikinan orang. Sarana : kulit pohon pule yang tebal, temu-tis, beras direndam, adas, pulasahi dipakai sembar.

Baca Juga :  Meski Ada yang 'Sakit', Sebentar Lagi Semua Desa di Gianyar Punya BUMDes

Kena babahi subatah (ulat pemakan kayu) sakitnya berpindah-pindah di seluruh tubuh, seperti tikus naik turun, disebut babahi tikus, penyakit bikinan manusia. Sarana: jebug arum, maswi, adas, dipipis dicampur cuka untuk bedak.

Kena babahi branjangan, badannya ngilu dan lembab terasa menusuk-nusuk di berbagai tempat. Sarana : jeruk sepohon (bagian-bagian pohonnya), rempah-rempah lengkap seharga 33 kepeng, beras merah, digoreng dengan panas (Bali : nyahnyah) dipipis halus pakai bedak. 

Jamu, sarana : miana cemeng, sepohon (atau bagian-bagian dari pohonnya,  ancak (Ficus Rumphii BI) sepohon, besar sepohon, terasi merah, bawang dipipis, air cuka diminum.

Kena babahi bikinan manusia, melalui dugalan Brahma. Sakitnya seperti menggantung di hulu hati. Sarana : kulit pohon kelor, diparut, laja, gamongan, jahe, cekuh, jebug arum, musi, akar pohon kayu dari jenis hangat 7 pohon, dipipis halus dicampur air limau, diminum. ampasnya ditempelkan di perut. 

Baca Juga :  Pertama Kali, Tawur Agung Kesanga di Gianyar Dipimpin Sarwa Sadhaka

DENPASAR, BALI EXPRESS-Beragam Babahi, mulai dari gejala, efek, cara mengobati, dan mantra untuk mengatasi akibat sakit karena dibuat oleh orang berniat jahat ini, akan dibeber lewat Usada Babahi.

Usada Babahi diserikan (dirilis bersambung) diambil dari Buku ‘Berbagai Cara Pengobatan Menurut Lontar Usada, Pengobatan Tradisional Bali’ yang ditulis oleh I Ketut Suwidja (1991).

Kena babahi, sakitnya pegal linu seperti ditusuk, terasa pada otot, sumsum, penyakit ini bernama Tuju Babahi Bayu. 

Sarana : daun kayu awon, daun liligundi,daun maduri, semua yang kuning, dipipis halus dan dibungkus dengan daun pisang, lalu dibakar, dipergunakan untuk sembar sebagian dan untuk bedak sebagian, air arak. 

Kena babahi taruna, sakit menusuk seperti tembus, sampai pada punggung, napas sesak, penyakit bikinan orang. Sarana : kulit pohon pule yang tebal, temu-tis, beras direndam, adas, pulasahi dipakai sembar.

Baca Juga :  Meski Ada yang 'Sakit', Sebentar Lagi Semua Desa di Gianyar Punya BUMDes

Kena babahi subatah (ulat pemakan kayu) sakitnya berpindah-pindah di seluruh tubuh, seperti tikus naik turun, disebut babahi tikus, penyakit bikinan manusia. Sarana: jebug arum, maswi, adas, dipipis dicampur cuka untuk bedak.

Kena babahi branjangan, badannya ngilu dan lembab terasa menusuk-nusuk di berbagai tempat. Sarana : jeruk sepohon (bagian-bagian pohonnya), rempah-rempah lengkap seharga 33 kepeng, beras merah, digoreng dengan panas (Bali : nyahnyah) dipipis halus pakai bedak. 

Jamu, sarana : miana cemeng, sepohon (atau bagian-bagian dari pohonnya,  ancak (Ficus Rumphii BI) sepohon, besar sepohon, terasi merah, bawang dipipis, air cuka diminum.

Kena babahi bikinan manusia, melalui dugalan Brahma. Sakitnya seperti menggantung di hulu hati. Sarana : kulit pohon kelor, diparut, laja, gamongan, jahe, cekuh, jebug arum, musi, akar pohon kayu dari jenis hangat 7 pohon, dipipis halus dicampur air limau, diminum. ampasnya ditempelkan di perut. 

Baca Juga :  Unik, Ada Pelinggih Mobil di Kahyangan Tiga Sangket, Ini Sejarahnya

Most Read

Artikel Terbaru

/