Minggu, 24 Oct 2021
Bali Express
Home / Balinese
icon featured
Balinese

Usada Sato (5) : Kenali Ciri Sapi Berdasarkan Warna Bulu

15 Juli 2021, 09: 48: 08 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Usada Sato (5) : Kenali Ciri Sapi Berdasarkan Warna Bulu

ilustrasi (istimewa)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS-Beragam masalah kesehatan, mulai dari gejala, efek, cara mengobati, dan sarana untuk mengatasi sakit dirangkum, dan diambil dari Buku 'Berbagai Cara Pengobatan Menurut Lontar Usada, Pengobatan Tradisional Bali'. Kali ini yang dibeber khusus untuk ternak.

Buku yang ditulis oleh I Ketut Suwidja ini ditulis berseri, sesuai dengan yang dibeber dalam buku yang diterbitkan tahun 1991.

Buah pelir besar sebelah (Bali : sanglir), biasa-biasa saja dalam air, baik dipelihara, tetapi gegehan (sikap berubah-ubah). Sapi-sapi yang dikebiri harus dimandikan dengan kancuh (alat sendok air dari seng bertangkai kayu, lalu disimburkan pada sapi atau kuda), bisa selamat, kalau direndam berbahaya. Berbahaya pula kalau direndam pada air yang diempanng (Bali : bebengan). 

Baca juga: Crystal Healing Atasi Racun Tubuh Hingga Gangguan Ilmu Hitam

Pada waktu mengikatnya di kandang jangan ditutup atau diberi pagar digantung. Akan sakit karenanya. Ikatlah seperti banteng yang belum dikebiri, tan wenang mawuwangin makaruh. 

Apabila keharusan mandi 5 kali, lakukan sebanyak 3 kali. Keharusan 3 kali, lakukan sekali saja sangat baik dan selamat. Pinggang lebar dan tegap tetapi kaku, rupa seperti siksik nenas, mandi 3, 5, kali.

Buah pelir tersembunyi di dalam keluar pada bagian yang dipegang, tetapi agak tersedot ke dalam, mandi 3, 5, kali.

Ketahui ciri-ciri pada sapi. Warna hitam sampai pada kakinya, ujung ekornya putih, bernama Komala-ulung, berpengaruh.

Lembu putih sampai pada tanduknya, matanya, kukunya, bernama Kanaka-drawa, berpengaruh. Kalau ada lembu mukanya merah terus sampai kakinya, tanduknya putih, bernama Bungalan, berpengaruh.

Lembu putih, sampai dengan matanya, tanduknya juga putih, bernama Purnajati, berpengaruh. Lembu hitam mulus, bulu dahinya berbintik-bintik putih, bernama Semut Grajang (mengangkut) antiga, berpengaruh.

Lembu segala warna, bupu padang punggungnya berdiri berleret bernama Jajar-pari, berpengaruh.

Lembu segala warna, bulu pada punggung berwarna putih-putih, bernama Jajar-pipis, berpengaruh. 

(bx/wid/rin/JPR)

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia