alexametrics
26.8 C
Denpasar
Saturday, June 25, 2022

Desa Adat Kota Tabanan Pertegas Keputusan Soal Ogoh-ogoh

“Agar tidak seperti tahun lalu. Banyak yang sudah buat (ogoh-ogoh) tetapi muncul larangan pawai. Sehingga banyak ogoh-ogoh yang sudah jadi akhirnya dibungkus. Ini tentu akan mengecewakan juga pada akhirnya,” pungkasnya.

Sebelumnya, beberapa yowana yang mengatasnamakan diri Forum Sekaa Teruta-teruni Se-Desa Adat Kota Tabanan berharap agar pawai ogoh-ogoh bisa dilaksanakan dalam kesempatan kali ini.

“Karena desa adat lainnya buat, mengapa di Desa Adat Kota Tabanan saja yang tidak,” ujar I Gede Putu Gita Kumara Putra.

Hal senada juga disampaikan beberapa yowana lainnya seperti I Wayan Adi Gunawan Putera dan I Putu Dika Ardiana Utama.

“Kami para yowana kangen dengan tardisi kami sendiri,” imbuhnya.

Semula, forumnya hendak menyampaikan pernyataan sikap agar aspirasinya bisa diakomodasi. Dengan kondisi sekarang, pihaknya berharap tahun depan pawai ogoh-ogoh benar-benar bisa dilaksanakan.






Reporter: Chairul Amri Simabur

“Agar tidak seperti tahun lalu. Banyak yang sudah buat (ogoh-ogoh) tetapi muncul larangan pawai. Sehingga banyak ogoh-ogoh yang sudah jadi akhirnya dibungkus. Ini tentu akan mengecewakan juga pada akhirnya,” pungkasnya.

Sebelumnya, beberapa yowana yang mengatasnamakan diri Forum Sekaa Teruta-teruni Se-Desa Adat Kota Tabanan berharap agar pawai ogoh-ogoh bisa dilaksanakan dalam kesempatan kali ini.

“Karena desa adat lainnya buat, mengapa di Desa Adat Kota Tabanan saja yang tidak,” ujar I Gede Putu Gita Kumara Putra.

Hal senada juga disampaikan beberapa yowana lainnya seperti I Wayan Adi Gunawan Putera dan I Putu Dika Ardiana Utama.

“Kami para yowana kangen dengan tardisi kami sendiri,” imbuhnya.

Semula, forumnya hendak menyampaikan pernyataan sikap agar aspirasinya bisa diakomodasi. Dengan kondisi sekarang, pihaknya berharap tahun depan pawai ogoh-ogoh benar-benar bisa dilaksanakan.






Reporter: Chairul Amri Simabur

Most Read

Artikel Terbaru

/