Minggu, 24 Oct 2021
Bali Express
Home / Balinese
icon featured
Balinese

Tenung Tanya Lara (1) : Demam dan Kepala Pusing

18 Juli 2021, 11: 44: 55 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Tenung Tanya Lara (1) : Demam dan Kepala Pusing

ilustrasi (istimewa)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS-Beragam masalah kesehatan, mulai dari gejala, efek, cara mengobati, dan sarana untuk mengatasi sakit dirangkum, dan diambil dari Buku 'Berbagai Cara Pengobatan Menurut Lontar Usada, Pengobatan Tradisional Bali'. Kali ini yang dibeber khusus untuk ternak.

Buku yang ditulis oleh I Ketut Suwidja ini ditulis berseri, sesuai dengan yang dibeber dalam buku yang diterbitkan tahun 1991.

Inventaris 89, Halaman 231.Tidak ada nafsu makan. Sarana : kunir warangan (Curcuma longa L. Zingiberaceae) secukupnya, daun sembung (Blumea balsamifera L. DC. Asteraceae) secukupnya, adas (Foeniculum vulgare Mill Umbelliferaceae), direbus dan airnya diminum.

Baca juga: Ini Rentetan Ritual Magis Petani Tanam Padi Mensyukuri Berkah

Sarana lainnya : daun sembung, akar pule (Alstonia scholaris R. Br. Apocynaceae), sulasih harum (Ocinum basilicum L. Labiaceae), miana hitam Coleus Scutellarioides L. Bth. Labiaceae) kelapa dibakar, lungid, dipepes dan dipanggang dicampir air, diperas dan diminum.

Cara lainnya : gamongan (Zingiber Cassumianar Roxb.) ditumbuk dan ekstraknya dibuang, dicampur rempah-rempah, diperas, lalu diminum.

Kepala pusing. Sarana : gula yang disimpan bertahun-tahun, santan murni, kelapa muda (Bali : kameruk isinya masih sangat muda). Obat ini baik pula untuk membangkitkan nafsu makan. 

Sarana lainnya : bunga kamboja (Plumeria acuminate Roxb. Apocynaceae), menyan (Styrax benzoin Dryand, Styraceae), bawang (Allium ascalonicum L. Liliaceae) dan cendana (Santalum album L. Santaceae), dikerik, ketumbar (Coriandrum sativum L. Umbeliferaceae) untuk sembar.

Demam panas dan gelisah. Demam dan gelisah. Sarana : nasi yang baru dikaru diambil sejumput pada ujungnya, gula rontal (Borassus flabellifera L. Palmaceae), santan murni diremas dan dimakan. 

Jamunya : beras setangkup tangan (Bali : asangkop), diisi air, digosok dengan sepotong kelapa, airnya diminum. Kompres pada bagian dubur, bangle (Zingiber cassumiunar zingiberaceae) dipipis, ditetesi minyak kelapa, dibungkus daun pisang dan dibakar sampai matang.

Demam. Sarana : rempah-rempah, umbi-umbian 7 jenis kulit pohon duwet (Eugenia curmini Druse or Zyzygium cumini L. Skell Myrtaceae), kulit pohon kusambi (Schleichera oleosa Merr Sapindaceae) yang belum pernah berbuah sama-sama dijadikan dua bagian, rempah-rempah tiga bagian, dipakai bedak disiang hari 3 kali, malam hari tiga kali. 

(bx/wid/rin/JPR)

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia