Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Uli Diyakini Bisa Jadi Penolak Bala Hingga Penawar Cetik

C
Uli Diyakini Bisa Jadi Penolak Bala Hingga Penawar Cetik
Uli Diyakini Bisa Jadi Penolak Bala Hingga Penawar Cetik

DENPASAR, BALI EXPRESS-Uli atau Akar Bahar, salah satu material yang berada di dasat laut ini,  diyakini sebagai penolak bala sekaligus berfungsi sebagai obat sakit non medis, bahkan sebagai penawar racun atau cetik.


Kolektor Uli di Denpasar, Ketut Siladharma, mengakui, dalam kepercayaan masyarakat Bali, Uli laut ini memiliki kekuatan dan daya magis tertentu. Sehingga bisa berfungsi sebagai penolak bala dan juga sebagai obat untuk sakit non medis alias niskala karena  black magic.


Jenis Uli yang dikenal dalam dunia pengobatan sangat beragam, tergantung pada bentuk dan warnanya. Dari bentuk dan warnanya inilah Uli mendapatkan namanya dan bisa diketahui manfaat dan fungsinya.


Jenis Uli yang dikenal di masyarakat antara lain, Uli Waringin Sungsang, Uli Brahma, Uli Selem, Uli Gringsing, dan Uli Gadang. Uli ini juga memiliki beragam karakter yang sesuai dengan bentuknya. 


Uli Waringin Sungsang misalnya. Uli ini dipercaya, baik dipakai sebagai pelindung dan penarik energi positif, juga sebagai sarana untuk membuat jimat penjaga rumah.


Selanjutnya Uli Brahma yang berwarna merah, diyakini berfungsi sebagai penentram batin, membawa aura wibawa, mengurangi rasa sakit rematik.


“Uli Selem (hitam) yang merupakan jenis Uli yang paling banyak ditemukan, memiliki fungsi menstabilkan jiwa dan batin dalam perjalanan jauh, hingga penetral rematik,” lanjutnya.


Selanjutnya Uli Gringsinh dengan ciri berwarna putih beruas hitam dan mudah patah ini, baik ditempatkan di dalam rumah untuk menetralisasi energi negatif yang ada. Juga bisa direndam di air panas untuk obat sakit perut.


Dari beragam jenis Uli tersebut, Uli Gadang (hijau) New Zealand, lanjut  Siladharma, memiliki khasiat dan kekuatan magis yang paling dahsyat. "Bahkan, saking terkenalnya kekuatan Uli ini, keberadaan Uli ini semakin langka. Bahkan harganya bisa mencapai puluhan juta rupiah,” paparnya.


Sebagai penolak bala,  lanjut Siladharma, Uli Gadang ini dipercaya mampu membuat pemakainya bisa membendung dan menetralisasi beberapa penyakit yang disebabkan ilmu hitam. Sebab, ketika Uli Gadang ini dipakai, maka si pemakai konon akan terhindar dari kekuatan jahat. 


Siladharma mengaku pernah melihat langsung, Uli Gadang ini terbakar ketika dipakai. Kebetulan saat itu orang tersebut mendapat serangan ilmu hitam.


Sebagai jenis Uli yang diyakini memiliki kekuatan paling besar, Uli Gadang yang ada di pasaran diakuinya ada dua jenis, yakni Uli Gadang yang berasal dari perairan Indonesia dan Uli Gadang New Zealand yang hanya tumbuh di perairan New Zealand.


Uli Gadang yang tumbuh dan ditemukan di perairan Indonesia memiliki ciri-ciri tertentu. Seperti warnanya yang tidak hijau sempurna, namun memiliki corak keabu-abuan.


Uli ini memiliki kegunakan sebagai penjaga diri, penetral energi gaib yang bersifat jahat, dan bisa dipakai sebagai sarana obat untuk sakit akibat terkena cetik (racun yang dibuat penekun Ilmu Hitam). 


Jika digunakan sebagai cincin, Uli Gadang dipercaya mampu menjaga energi pemakainya agar tidak terpengaruh dalam lingkaran hal-hal yang tidak baik.


Uli Gadang New Zealand, bagi  para kolektor dikenal sebagai jenis Uli premium. Uli ini memiliki ciri yang mudah dikenali, yakni warna hijaunya yang cerah dengan ukuran yang tidak terlalu besar.


Uli Gadang New Zealand ini memiliki fungsi sebagai penjaga diri pemakainya. Jika digunakan, dipercaya sebagai penetral dan penawar racun. Uli ini juga bisa menangkis energi negatif dan mampu melindungi serangan ilmu gaib.


Cara menggunakan Uli Gadang ini sebagai obat, diakui Siladharma, sangat mudah, yakni cukup rendam dalam air minum selama beberapa saat. Setelah itu, minum air rendaman Uli Gadang tersebut.


"Jika ingin digunakan sebagai pelindung diri, Uli Gadang ini biasanya digunakan sebagai liontin atau cincin. Dan, kebanyakan memang dipakai liontin,” paparnya.


Advertisement
Advertisement
Editor : Chairul Amri Simabur

Artikel Terkait

Siap Dukung MBG, Koster Persilakan Aset Pemprov Bali Dimanfaatkan

Siap Dukung MBG, Koster Persilakan Aset Pemprov Bali Dimanfaatkan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali menyatakan kesiapan mendukung pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto, salah satunya Makan Bergizi Gratis (MBG).

35 Pakar Medis dari 11 Negara Bahas Perkembangan Toksin Botulinum di Bali

35 Pakar Medis dari 11 Negara Bahas Perkembangan Toksin Botulinum di Bali

Sebanyak 35 pakar medis dari 11 negara berkumpul di Bali dalam forum NMC EXCLUSIVE Global KOL Summit Bali 2026 yang berlangsung pada 29–31 Oktober 2026.

Akui Salah Ikut Marahi Petugas SPBU, Koster: Sampai Rumah Saya Kepikiran

Akui Salah Ikut Marahi Petugas SPBU, Koster: Sampai Rumah Saya Kepikiran

Gubernur Bali Wayan Koster mengakui dirinya bersalah karena ikut terpancing emosi saat menegur petugas stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di tengah antrean panjang BBM beberapa waktu lalu.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer